Boncos! 5 Klub Ini Rugi Besar Usai Tukar Tambah Pemain, Liverpool Mau Ulangi?
Aga Deta | 20 Juni 2025 17:45
Bola.net - Isu transfer Victor Osimhen ke Liverpool lewat skema tukar tambah kembali menghangatkan bursa transfer. Di tengah regulasi PSR, model transfer seperti ini mulai dilirik lagi.
Sayangnya, skema barter pemain tak selalu berakhir manis. Sejumlah klub justru menyesal setelah melepas bintangnya begitu saja.
Terkadang, pemain yang datang tidak sesuai ekspektasi. Sementara yang dilepas malah bersinar di tempat baru.
Dalam beberapa kasus, kesalahan dalam pertukaran pemain berdampak besar pada performa tim. Bahkan sampai memengaruhi musim klub secara keseluruhan.
Berikut ini lima klub yang jadi korban pertukaran pemain paling merugikan. Semoga Liverpool tidak bernasib serupa.
1. Inter Milan

Hanya Clarence Seedorf yang bisa pindah dari Inter ke Milan dan tetap dianggap legenda oleh fans kedua kubu. Transfernya pada 2002 disertai Francesco Coco yang bergerak ke arah sebaliknya.
Coco gagal saat ditugaskan menggusur Paolo Maldini, misi yang dari awal tampak mustahil. Inter tetap yakin pertukaran itu setara, meski Seedorf baru dibeli £20 juta dua tahun sebelumnya.
Seedorf tampil luar biasa bersama Milan, mengoleksi trofi demi trofi dan menjadi penguasa lini tengah. Sementara itu, Coco sibuk cedera, dipinjamkan ke sana-sini, dan sering muncul di acara TV.
Dia sempat coba gabung Manchester City tapi gagal total karena datang sambil mengisap rokok. Akhir kariernya? Jual-beli properti di Milan usai pulang dari Hollywood dengan tangan kosong.
2. Inter Milan

Inter Milan benar-benar menjadi korban di bursa transfer musim panas 2004. Mereka menukar Fabio Cannavaro dengan Fabian Carini, kiper cadangan abadi yang nyaris tak mendapat kesempatan bermain di Juventus.
Padahal dua tahun sebelumnya, Inter menebus Cannavaro dengan harga €23 juta. Namun pada hari terakhir bursa, mereka menyetujui pertukaran yang disebut "seimbang" dengan Carini, meski sang kiper minim pengalaman bermain.
Hasilnya? Cannavaro menjadi kapten timnas Italia di Piala Dunia, tampil 96 kali bersama Juventus, meraih Ballon d’Or, dan kemudian dibajak Real Madrid setelah skandal Calciopoli.
Sementara Carini hanya tampil empat kali untuk Inter. Ia gagal bersaing dengan Francesco Toldo dan Julio Cesar, kemudian tenggelam bersama Cagliari dan hanya duduk di bangku cadangan Murcia.
3. Barcelona

Barcelona tampaknya terlalu percaya diri saat memboyong Zlatan Ibrahimovic dari Inter Milan pada 2009. Mereka rela melepas Samuel Eto’o plus tambahan £40 juta demi mendatangkan top skor Serie A tersebut.
Namun proyek megabintang itu gagal total karena konflik pribadi. Zlatan tak akur dengan Josep Guardiola, dan semuanya memuncak usai kekalahan dari Inter di ajang Liga Champions.
Zlatan hanya bertahan satu musim sebelum dipinjamkan ke AC Milan. Akhirnya, ia dilepas secara permanen dengan harga sekitar £21,6 juta—hanya setengah dari nilai transfer awal.
Yang ironis, Eto’o justru langsung bersinar di Inter dan meraih treble winner. Komentarnya tajam: “Guardiola membuat Inter mencetak kesepakatan terbaik dalam sejarah.”
4. Blackburn Rovers

Blackburn Rovers benar-benar salah langkah ketika menukar James Beattie plus £7 juta demi Kevin Davies. Mereka tergoda oleh performa semusim Davies di Southampton, padahal sang striker belum menunjukkan konsistensi.
Roy Hodgson bahkan langsung menghadiahi Davies dengan kontrak berdurasi tujuh tahun. Sayangnya, keputusan itu berujung bencana karena Davies hanya mencetak satu gol dari sembilan kali tampil sebagai starter di Premier League.
Setelah Hodgson dipecat, manajer baru lebih memilih Ashley Ward sebagai ujung tombak. Namun siapa pun yang dimainkan, hasilnya tetap buruk: Blackburn terdegradasi di akhir musim.
Sementara itu, Beattie justru bersinar bersama Southampton dan membantu klubnya bertahan di Premier League. Ironisnya, setahun kemudian Davies kembali ke Southampton dalam barter lain yang kembali merugikan Blackburn.
5. Manchester United

Transfer tukar guling antara Alexis Sanchez dan Henrikh Mkhitaryan ternyata hanya menghasilkan satu pemenang: Inter Milan. Mkhitaryan memang tak tampil luar biasa di Arsenal, tapi setidaknya ia tidak merepotkan klub.
Sementara itu, Sanchez justru menjadi sumber masalah besar bagi Manchester United. Ia digaji sangat tinggi, namun hanya mampu mencetak lima gol dari 45 penampilan — kontribusi yang jauh dari ekspektasi.
Lebih parahnya lagi, Sanchez pernah mengaku ingin kembali ke Arsenal hanya beberapa hari setelah menjalani sesi latihan pertamanya di Carrington. "Ada yang tidak beres," ucapnya, dan ia sempat meminta kontraknya dibatalkan.
Akhirnya, United melepas Sanchez secara gratis ke Inter Milan, disusul Mkhitaryan yang juga bergabung ke klub yang sama. Arsenal mendapatkan pemain yang fungsional, sementara United hanya menanggung beban mahal yang akhirnya mereka buang.
Baca Juga:
7 Pemain dengan Gol Tendangan Bebas Terbanyak di Dunia: Messi Ungguli Ronaldo
5 Pemain Termahal Manchester United: Adakah yang Berhasil?
5 Bintang Premier League yang Performanya Anjlok Musim 2024/2025, Hojlund Salah Satunya!
Arsenal Belum Belanja? Ini 5 Pemain yang Bisa Saja Datang ke Emirates
8 Pemain yang Didatangkan Liverpool Musim Panas 2015, Siapa Masih Bertahan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Lagi, Raphinha Makin Nyaman Jadi Ujung Tombak Barcelona
Liga Champions 10 September 2026, 05:40
-
Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
Liga Champions 10 September 2026, 05:20
-
Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer!
Liga Inggris 10 September 2026, 04:26
-
Man of the Match Liverpool vs Atletico Madrid: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 10 September 2026, 04:17
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




