Deretan Pemain Yang Karirnya Tenggelam di Real Madrid

Aga Deta | 12 November 2015 10:08
Deretan Pemain Yang Karirnya Tenggelam di Real Madrid
Kaka (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Bermain di klub sebesar Real Madrid merupakan kesempatan yang langka bagi setiap pemain. Oleh karena itu, banyak pemain berlomba-lomba memberikan yang terbaik agar bisa menginjakkan kakinya di Santiago Bernabeu.

Meskipun begitu, tidak semua pemain mampu meraih kesuksesan ketika menjadi bagian dari skuat Los Blancos. Bahkan, ada beberapa pemain yang karirnya justru hancur di Real Madrid.

Advertisement

Berikut ini adalah pemain-pemain yang kariernya langsung meredup setelah mengenakan jersey Real Madrid.

1 dari 10 halaman

Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate

Real Madrid mendatangkan Jonathan Woodgate dari Newcastle United pada tahun 2004. Namun rentetan cedera selalu menunda debut Woodgate bersama Los Blancos.

Saat akhirnya mendapat kesempatan menjalani laga perdana di El Real, Woodgate malah mengacaukannya. Ia mencetak satu gol bunuh diri dan juga diusir wasit setelah mendapat kartu merah. Woodgate hanya membuat 9 penampilan di liga sebelum akhirnya dilepas ke Middlesbrough.
2 dari 10 halaman

Thomas Gravesen

Thomas Gravesen

Sebelum bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2005, Thomas Gravesen adalah ikon di Goodison Park. Mantan gelandang asal Denmark diboyong raksasa Spanyol tersebut dengan biaya sebesar 2,5 juta pounds, cukup murah jika melihat kualitasnya.

Fabio Capello memainkan Gravesen sebagai gelandang bertahan, tapi karirnya di Santiago Bernabeu tidak berlangsung lama. Ia pun kerap bersinggungan dengan Capello karena sikapnya yang tempramental dan hal tersebut membuatnya cuma bertahan satu musim di Spanyol.
3 dari 10 halaman

Royston Drenthe

Royston Drenthe

Royston Drenthe bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2007, bersama rekan senegaranya Wesley Sneijder. Pemain Belanda ini melakukan debut melawan Sevilla di mana ia mencetak gol mengagumkan dari jarak 40 yard.

Drenthe menjalani musim pertamanya di Santiago Bernabeu cukup bagus, tapi setelahnya justru memudar dan posisinya digeser Marcelo. Ia hanya mampu membuat 65 penampilan untuk Real Madrid dan mencetak empat gol.
4 dari 10 halaman

Julien Faubert

Julien Faubert

Real Madrid melakukan transfer yang cukup aneh ketika memboyong Julien Faubert. Pemain asal Prancis itu dipinjam dari West Ham pada tahun 2009.

Faubert ternyata tak mampu menembus tim utama dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan selama berkarir di Santiago Bernabeu. Ia cuma berhasil membuat dua kali penampilan untuk Los Blancos dan akhirnya dipulangkan kembali ke West Ham.
5 dari 10 halaman

Elvir Baljic

Elvir Baljic

Nama Elvir Bajlic mencuat saat bermain saat bermain di Liga Turki bersama Bursaspor setelah mencetak 42 gol dalam 87 pertandingan. Penampilan striker asal Bosnia itu tetap mengesankan setelah pindah ke Fenerbahce dan membuat Real Madrid kepincut memboyongnya.

Namun karir Baljic di Santiago Bernabeu justru tidak berjalan mulus. Bajlic hanya membuat 11 penampilan liga selama tiga tahun berseragam Los Blancos. Rentetan cedera ternyata membuatnya gagal menampilkan yang terbaik di Madrid.
6 dari 10 halaman

Antonio Cassano

Antonio Cassano

Antonio Cassano adalah salah satu pemain terbaik di awal 2000-an. Namun Cassano juga merupakan sosok yang tempramental dan sulit dikendalikan.

Setelah namanya bersinar di AS Roma, Cassano bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim dingin 2006. Ia sukses mencetak gol pada laga debutnya, tapi gagal tampil mengesankan di sisa musim sebelum akhirnya dilepas ke Sampdoria.
7 dari 10 halaman

Jerzy Dudek

Jerzy Dudek

Dudek menjalani karir yang sukses selama enam tahun di Liverpool, termasuk memenangkan Liga Champions pada tahun 2005. Kiper asal Polandia itu kemudian pindah ke Real Madrid pada tahun 2007.

Ketika bergabung dengan Los Blancos, Dudek berusia 34 tahun dan semua orang tahu bahwa tidak mungkin menggeser Iker Casillas. Dudek hanya membuat 12 penampilan selama empat tahun di Santiago Bernabeu. Dudek sudah memberikan yang terbaik di Anfield dan transfernya ke Real Madrid mungkin adalah sebuah kesalahan.
8 dari 10 halaman

Emerson

Emerson

Setelah Juventus terdegradasi ke Serie B karena skandal Calciopoli pada tahun 2006, Fabio Capello menjadi manajer Real Madrid. Ia memutuskan membawa serta Emerson yang penampilannya cukup mengesankan bersama Juventus.

Namun Emerson tak mampu mengulangi performanya seperti saat bersama Bianconeri. Gelandang asal Brasil tersebut meninggalkan Madrid pada akhir musim dan pindah ke AC Milan dengan biaya 5 juta pounds.
9 dari 10 halaman

Gabriel Heinze

Gabriel Heinze

Gabriel Heinze mungkin membuat kesalahan terbesar dalam hidupnya ketika memutuskan meninggalkan Manchester United dan bergabung Real Madrid. Padahal bek asal Argentina itu merupakan sosok yang dicintai di Old Trafford, tapi ia tetap meninggalkan Setan Merah.

Madrid membayar 8 juta pounds untuk mendapatkan Heinze pada tahun 2007. Namun  Heinze hanya bertahan dua musim di Santiago Bernabeu setelah telah membuat 58 penampilan dalam dua musim dan mencetak tiga gol.
10 dari 10 halaman

Kaka

Kaka

Kaka merupakan ikon AC Milan dan hampir memenangkan segalanya di sana. Ia kemudian pindah ke Real Madrid pada 2009 dan semua orang berharap ia bisa menampilkan permainan terbaiknya seperti di Rossoneri.

Namun karir Kaka di Santiago Bernabeu ternyata justru tenggelam. Cedera kerap menghambat performa Kaka di lapangan dan akhirnya ia kembali ke Milan di awal musim 2012/2013.

LATEST UPDATE