EDITORIAL: Dirajam Oranje, Spanyol di Pucuk Tanduk
Editor Bolanet | 18 Juni 2014 10:56
Bola.net - Oleh: Jeffrie Liem
Setelah kekalahan menyakitkan 5-1 di tangan Belanda, Vicente del Bosque dan Spanyol akan menghadapi tantangan terberat dari era keemasan mereka di Piala Dunia Brasil kali ini.
Belum pernah sekalipun generasi La Furia Roja ini merasakan pembantaian sedemikian tragis - bahkan statistik mencatat jika Spanyol adalah juara bertahan dengan kekalahan terburuk dalam sejarah Piala Dunia. Hal tersebut tentu menjadi keprihatinan besar bagi sang juara dunia.
Kita bisa saja memaklumi kekalahan itu, mengingat Spanyol juga mengalami kekalahan saat pertandingan pembukaan di Piala Dunia Afrika Selatan tahun 2010 silam, namun akhirnya mereka toh keluar sebagai juara. Akan tetapi pasukan Del Bosque saat ini punya masalah berbeda dan lebih pelik - mereka harus bersaing dengan selisih gol.
Lawan berikutnya, Chile dan Australia, mungkin hanyalah tim dengan ranking FIFA lebih rendah dari Spanyol. Namun kesalahan kecil saja bisa membuat Iker Casillas dkk angkat koper lebih dini, bahkan sebelum babak penyisihan grup usai.
Selain itu, bahkan jika Belanda terpeleset di salah satu pertandingan sisa mereka, dengan selisih gol saat ini (-4) Spanyol butuh perjuangan ekstra keras jika ingin memuncaki grup dengan dua kemenangan. Lolos sebagai runner-up, maka skenario terburuk juga sudah menanti dengan potensi sua Brasil, tuan rumah yang diprediksi keluar sebagai juara Grup A.
Jadi bagaimana Tim Matador bisa memupuk kebangkitan? Tugas Del Bosque semestinya cukup sederhana. Cukup mengubah gaya permainan Spanyol menjadi lebih praktis dan pragmatis dalam mencetak gol, karena mereka punya masalah akan hal itu.
Spanyol Kurang Produktif
Data pertandingan Spanyol beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa generasi La Roja saat ini telah jauh dari kata produktif di depan gawang lawan, bahkan meski mereka sangat sukses sejak tahun 2008.
Pada 26 pertandingan gabungan dari Piala Dunia 2010, Euro 2012, Kualifikasi Piala Dunia 2014 dan Piala Konfederasi 2013, anak-anak asuhan Del Bosque ini hanya mencetak rata-rata 1,88 gol per pertandingan.
Dan jika kita mengesampingkan kemenangan 10-0 atas Tahiti Juni lalu, Spanyol hanya memiliki rata-rata 1,56 gol per pertandingan di semua laga kompetitif yang mereka jalani dari tahun 2010 sampai saat ini.
Spanyol dipastikan akan bermain habis-habisan untuk mengalahkan Chile dan Australia. Xavi dkk bakal berjuang keras mengatasi masalah produktivitas agar bisa kembali bersaing dengan Belanda di Grup B, sembari berharap Robin Van Persie dkk menderita kerugian di salah satu dari dua pertandingan mereka yang tersisa.
Sebagai catatan, selisih gol yang mengerikan juga memberi Spanyol sedikit margin untuk melakukan kesalahan. Jika Chile berhasil memaksakan hasil imbang melawan sang juara bertahan, dan di laga lain Belanda bisa mengatasi Australia, maka pasukan Del Bosque harus mengejar selisih enam gol di laga pamungkas kontra Australia dan berharap De Oranje tak bermain mata di tempat lain. Sebuah tuntutan skenario yang teramat berat .... (jef/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











