EDITORIAL: Ironi 12 Poin Napoli
Editor Bolanet | 12 Desember 2013 12:48
Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
Sungguh tragis nasib . Wakil Italia itu mengumpulkan 12 poin dari enam pertandingan di fase grup Liga Champions 2013/14, tapi harus rela menerima kenyataan bahwa mereka tak bisa lolos ke babak 16 besar. Ini sungguh ironis bagi Partenopei. Pasalnya, beberapa tim di grup-grup lain yang raihan poinnya lebih sedikit justru sukses melenggang ke putaran berikutnya.
Kenyataan pahit itu didapat Napoli di matchday pemungkas Grup F, Kamis (12/12). Dibebani salah satu syarat kelolosan berupa menang minimal tiga gol tanpa balas melawan pemimpin klasemen di San Paolo (dengan asumsi Borussia Dortmund mengalahkan Marseille) rupanya terlalu berat untuk pasukan Rafael Benitez. Mereka menang, tetapi hanya 2-0 lewat gol Gonzalo Higuain (73') dan Jose Callejon (90+3').
Di tempat lain pada saat yang bersamaan, meski susah payah, Dortmund menekuk Marseille 2-1 dan memastikan diri maju ke fase knockout sebagai juara dari 'group of death' ini, sedangkan Arsenal tergeser ke peringkat dua.
Grup F memang grup dengan tingkat persaingan paling ketat. Manajer Arsenal Arsene Wenger saja geleng-geleng kepala karena 12 poin yang sudah dikumpulkan The Gunners pada matchday 5 belum bisa memastikan mereka lolos ke babak 16 besar.
(Klasemen Grup F per matchday 5)
(Klasemen akhir Grup F © Wikipedia)
Napoli jadi korban 'seleksi alam'. Dengan raihan poin ketiga tim sama-sama 12, maka three-way head-to-head dijadikan acuan. Di sini, Napoli kalah dari kedua rivalnya. Mereka sebenarnya hanya butuh satu gol lagi untuk menyingkirkan Arsenal dan mendampingi Dortmund.
Namun itu tak terjadi. Napoli berakhir di tangga ketiga dan terdegradasi ke Liga Europa, sama seperti Juventus di Grup B, dan membuat AC Milan jadi wakil tunggal Italia di babak 16 besar.
Total 12 poin pun ternyata tidak cukup untuk menjadikan Napoli salah satu wakil dari grup maut ini. Padahal, beberapa tim lain bernasib lebih baik meski poinnya lebih kecil. Sebagian besar bahkan lolos hanya dengan satu digit.
Sebut saja Bayer Leverkusen (10 poin, runner-up Grup A), Galatasaray (7 poin, runner-up Grup B), Olympiacos (10 poin, runner-up Grup C), Schalke (10 poin, runner-up Grup E) juga Milan (9 poin, runner-up Grup H).
Napoli mungkin lebih geram lagi kalau melihat pencapaian Zenit St Petersburg, yang mengklaim posisi runner-up Grup G hanya dengan 6 angka hasil satu kemenangan dan tiga kali imbang.
Napoli kini tercatat sebagai tim pertama yang tereliminasi dari fase grup Liga Champions dengan 12 poin. 'Rekor' yang pasti tak mau dikenang oleh para penggawanya.
Better luck next time, Partenopei. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



