Ironi Schalke dan Felix Magath
Editor Bolanet | 17 Maret 2011 03:17
Bola.net - Oleh: Zulfikar Aleksandri
Final Piala Jerman dan satu tempat di antara delapan klub terbaik Eropa tak cukup menyelamatkan kursi pelatih Felix Magath.
Magath resmi dipecat Schalke 04 pada Rabu (16/3) sepekan setelah dkk menyingkirkan Valencia dengan skor agregat 4-2 dan memastikan tiket perempat final Liga Champions.
Magath dipecat sesaat setelah Schalke resmi menjadi satu-satunya harapan Jerman di Liga Champions, menyusul tersingkirnya Bayern Munich secara dramatis dari juara bertahan Inter Milan.
Sebenarnya rumor pemecatan Magath bukan hal baru. Ia bahkan 'sudah tahu' akan kehilangan pekerjaannya 12 jam setelah laga lawan Valencia.
Bahkan sebelum pertandingan menghadapi El Che, direktur klub Clemens Toennies mengatakan, "Kami harus membuat keputusan sekarang, apa pun hasil yang kami raih di Liga Champions. Situasi ini memberi efek negatif pada keseluruhan tim,"
Mengejutkan memang. Royal Blues menjuarai penyisihan grup menyingkirkan Lyon dan Benfica.
Publik Gelsenkichen juga sukses menyingkirkan Bayern Munich di semifinal DFB Pokal alias Piala Jerman.
Perjalanan mengesankan di Eropa dan final piala domestik memang berbanding terbalik dengan kondisi Schalke di Bundesliga. Empat kekalahan beruntun di awal kompetisi menjadi indikasi buruknya penampilan runner up musim lalu itu.
Kebijakan tranfser dan metode kepelatihan Magath yang ala militer dituding menjadi pangkal buruknya Schalke musim ini. Magath adalah putra seorang tentara Jerman. Ia punya julukan "Saddam" dan "Quaelix". Magath membangun tebing buatan di dekat komplek latihan Schalke. Ia mewajibkan pemainnya lari berjam-ham.
Mantan pemain Magath di Frankfurt, Jan Fjortoft, mengatakan, "Aku tak tahu apakah Magath bisa menyelamatkan Titanic. Tapi yang aku tahu pemain yang 'selamat' (dari metode latihannya) akan benar-benar fit,"
Rafinha, bek sayap Schalke musim lalu, menolak bermain di Liga Champions dan lebih memilih pindah ke Italia bersama Genoa. "Aku menjadi seperti tentara Brasil di sana (Schalke),"
Selain Rafinha, pemain lain yang hengkang dari Schalke adalah Ivan Rakitic dan Jefferson Farfan. Magath kemudian mengeluarkan dana takkurang dari 46 juta Euro untuk mendatangkan Klaas-Jan Huntelaar, Jose Manuel Jurado, dan Raul Gonzales. Nama terakhir didapat secara gratis setelah kontraknya di Barnebeu habis dan kehadiran Jose Mouirnho di Real Madrid.
Saat Magath membawa Schalke menjadi runner up Bundesliga musim lalu, kekuatan penting The Royals adalah lini belakang. Saat pemain-pemainnya banyak yang pergi, Magath mendatangkan banyak pemain baru yang harus merasakan adaptasi latihan ala militer khas Magath. Hasilnya bisa dilihat, kolaps.
Fans Schalke sudah lama menginginkan Magath pergi. Mereka membuat banner besar bertuliskan "Don't Like" untuk 'melawan' halaman Facebook resmi yang diluncurkan Felix Magath dengan lebih dari 140.000 fans.
Kini fans Schalke dipastikan telah benar-benar "Like" Magath. Suka dengan pemecatan Magath, pelatih yang membawa Schalke sejajar dengan Barcelona, Inter Milan, dan Manchester United serta ke final Piala Jerman. (bola/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andre Villas-Boas dan Deretan Pelatih Muda di Era Sepak Bola Modern
Editorial 24 Juni 2011, 19:35 -
SPECIAL ONE: Perjalanan Karir Andre Villas-Boas
Editorial 23 Juni 2011, 19:12 -
MARTIN JOL: 10 Hal Menarik Tentang Pelatih Baru Fulham
Editorial 8 Juni 2011, 20:25 -
Ironi Schalke dan Felix Magath
Editorial 17 Maret 2011, 03:17
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59


