Italia dan Senjata Bernama Fleksibilitas
Gia Yuda Pradana | 1 Juni 2016 15:05
Bola.net - Bola.net - Skuat yang disusun pelatih Antonio Conte untuk EURO 2016 mungkin bukan skuat terbaik dalam sejarah tim nasional . Namun, Azzurri punya satu senjata yang bisa mengantarkan mereka menuju kesuksesan.
Merujuk sebuah artikel di Gazzetta, senjata yang dimaksud adalah fleksibiltias.
Conte sudah memilih 23 pemain, yang hampir semuanya mampu menempati dua atau lebih posisi berbeda. Harus diakui, beberapa memang cukup mengejutkan.
Ambil contoh Stefano Sturaro, gelandang Juventus yang lebih dipilih daripada Jorginho (Napoli). Pemain 23 tahun itu bisa mendapatkan cukup banyak menit bermain jika mengingat kendala stamina Daniele De Rossi dan Thiago Motta.
Sturaro juga lebih berpengalaman main di lapangan tengah, baik dengan satu maupun dua pemain di sampingnya, daripada Jorginho.
Tak bisa dibantah bahwa titik paling lemah Italia saat ini adalah posisi sentral. Itu wajar seiring absennya Claudio Marchisio dan . Namun, meski begitu, Azzurri punya kesempatan untuk menerapkan sistem 3-4-2 atau 3-5-2 sebagai struktur dasar mereka.
Selain itu, berkat fleksibilitas para pemain yang dipanggil Conte, skema permainan Italia juga bisa bertransformasi menjadi 4-4-2 untuk bertahan atau 3-4-3 ketika menyerang. Fondasinya sudah kuat.
Lini belakang Italia juga dihuni pemain-pemain yang sanggup menempati beberapa posisi berbeda. Dari situ, mereka pun memiliki sejumlah pilihan.
Angelo Ogbonna dan Matteo Darmian mampu beroperasi di hampir setiap lini pertahanan. Sementara itu, Alessandro Florenzi dan Mattia De Sciglio bisa memainkan peran sebagai winger maupun bek sayap. Marco Parolo pun sanggup bermain di tengah maupun dipasang melebar, begitu pula Federico Bernardeschi dan Antonio Candreva.
Bicara fleksibilitas, rasanya tak ada yang mendekati level Florenzi. Bintang AS Roma itu ibarat lima pemain dalam satu tubuh. Full back? OK. Winger kanan? OK. Winger kiri? OK. Gelandang sentral? OK. Striker? OK.
Skuat Italia:
Kiper - Gianluigi Buffon (Juventus), Federico Marchetti (Lazio), Salvatore Sirigu (PSG).
Belakang - Andrea Barzagli (Juventus), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Matteo Darmian (Manchester United), Mattia De Sciglio (AC Milan), Angelo Ogbonna (West Ham United).
Tengah - Federico Bernardeschi (Fiorentina), Antonio Candreva (Lazio), Daniele De Rossi (Roma), Stephan El Shaarawy (Roma), Alessandro Florenzi (Roma), Emanuele Giaccherini (Bologna), Stefano Sturaro (Juventus), Thiago Motta (PSG), Marco Parolo (Lazio).
Depan - Eder (Inter), Ciro Immobile (Torino), Lorenzo Insigne (Napoli), Graziano Pelle (Southampton), Simone Zaza (Juventus).
Nomor punggung skuat Italia: 1 Buffon, 2 De Sciglio, 3 Chiellini, 4 Darmian, 5 Ogbonna, 6 Candreva, 7 Zaza, 8 Florenzi, 9 Pelle', 10 Motta, 11 Immobile, 12 Sirigu, 13 Marchetti, 14 Sturaro, 15 Barzagli, 16 De Rossi, 17 Eder, 18 Parolo, 19 Bonucci, 20 Insigne, 21 Bernardeschi, 22 El Shaarawy, 23 Giaccherini.
Italia yang ini mungkin tidak punya 'nomor 10' sejati seperti Roberto Baggio, Alessandro Del Piero atau Francesco Totti. Namun, dengan fleksibilitas skuatnya, Azzurri cukup punya peluang untuk bersaing di Prancis 2016.
Saya percaya saya sudah memilih yang terbaik, kata Conte tentang skuatnya.
Era Baggio, Totti dan Del Piero sudah lewat. Sang maestro Pirlo pun tidak dibawa. Namun, meski tak terlalu difavoritkan, Italia siap menyajikan kejutan dengan senjata mereka yang bernama fleksibilitas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Inter vs Napoli: Conte Mengamuk lalu Membisu, Asisten Pelatih Beri Penjelasan
Liga Italia 12 Januari 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








