Daftar Kesalahan Florentino Perez Sebagai Presiden Real Madrid

Editor Bolanet | 8 Oktober 2014 10:44
Daftar Kesalahan Florentino Perez Sebagai Presiden Real Madrid
Florentino Perez

Bola.net - Selama menjabat menjadi presiden Real Madrid, Florentino Perez memang sangat berjasa dalam mendaratkan banyak pemain dengan status bintang. Kesuksesan El Real meraih La Decima juga berkat keberanian Perez mendatangkan Gareth Bale ke Santiago Bernabeu dengan status sebagai pesepakbola termahal di dunia.

Meski banyak berjasa, Perez juga manusia yang tak lepas dari kesalahan. Lantas kesalahan-kesalahan besar apa sajakah yang sudah diperbuat Perez selama menjadi presiden Real Madrid? (pf/jrc)

1 dari 6 halaman

Kurangnya Rejuvenasi Skuat

Kurangnya Rejuvenasi Skuat

Casillas adalah salah satu legenda Real Madrid yang sudah mengabdi bagi klub selama 15 tahun lebih. Seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan Casillas terlihat jelas jauh menurun. Salah satu kritik yang dilontarkan kepada Perez adalah kegagalannya untuk mendapatkan pengganti jangka panjang bagi Santo Iker.

Perez mungkin bisa membanggakan kekuatan lini depan timnya saat ini. Namun sekali lagi ia telah melupakan jika lini pertahanan Real Madrid juga butuh tenaga tambahan, utamanya di posisi penjaga gawang.
2 dari 6 halaman

Mendepak Robben dan Sneijder

Mendepak Robben dan Sneijder

Pada tahun 2009, Real Madrid berhasil menciptakan skuat yang sangat menakutkan dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo, Kaka, Xabi Alonso, dan Karim Benzema. Saat itu pula Florentino Perez kembali terpilih untuk menjabat sebagai presiden Real Madrid. Keputusan mengejutkan langsung ia buat dengan mendepak duo Belanda, Arjen Robben dan Wesley Sneijder.

Keputusan tersebut mungkin adalah salah satu yang sangat disesali Perez. Pasalnya Robben dan Sneijder justru menjelma menjadi sosok penting bagi tim barunya. Mereka berdua bahkan tampil di final Liga Champions, masing-masing bersama Inter Milan dan Bayern Munich. Ironisnya, final tersebut justru digelar di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu.
3 dari 6 halaman

Hobi Melakukan Intervensi

Hobi Melakukan Intervensi

Salah satu tabiat buruk Florentino Perez adalah kegemarannya melakukan intervensi dalam menentukan starting XI tim. Ada beberapa kesaksian yang menyebutkan jika Perez kerap memaksakan pendapatnya dalam penentuan pemain yang akan menjadi starter.

Bahkan sosok seperti Luis Figo mengakui pernah menjadi korban intervensi Perez. Akibatnya mantan pemain Barcelona itu harus rela menuruti kemauan sang presiden untuk menjadi pemain cadangan.
4 dari 6 halaman

Melego Makelele dan Memecat Del Bosque

Melego Makelele dan Memecat Del Bosque

Claude Makelele merupakan gelandang bertahan terbaik yang pernah dimiliki Real Madrid. Maka tak heran banyak fans yang kaget dan kecewa dengan keputusan klub melegonya ke Chelsea pada tahun 2003.

Ditengarai kepindahan tersebut berawal dari keputusan Perez memecat Vicente Del Bosque dan penolakan kenaikan gaji yang diajukan oleh Makelele. Dampak yang ditimbulkan dari kepergian Makelele dan Del Bosque sangatlah besar. Tim berjuluk Los Galacticos yang bertabur bintang itu tidak mampu meraih trofi apapun selama tiga musim beruntun!
5 dari 6 halaman

Terlalu Fokus Pada Galacitcos

Terlalu Fokus Pada Galacitcos

Semua tim di dunia ini dibuat iri saaat Real Madrid berhasil mendatangkan Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo, dan David Beckham. Namun kebijakan Galacticos itu ternyata memiliki kekurangan.

Kebijakan transfer Florentino Perez sebenarnya sangat mudah ditebak. Bukanya membeli pemain yang sangat dibutuhkan klub, Perez justru membeli para pemain bintang yang namanya sedang naik daun yang mayoritas semuanya haus gol.

Berkat kebijakan tersebut, kekuatan serangan Real Madrid memang sangat menakutkan. Namun akibatnya terciptalah lubang-lubang besar di lini pertahanan. Pembelian Jonathan Woodgate, Thomas Gravesen dan Walter Samuel terbukti merupakan keputusan yang buruk.
6 dari 6 halaman

Kebijakan Transfers 2014

Kebijakan Transfers 2014

Usai menikmati sukses besar di Liga Champions musim lalu, Perez mengawali musim baru dengan sangat baik, yakni dengan mendatangkan Toni Kroos. Langkah selanjutnya, diluar dugaan justru sangat mengecewakan. Setidaknya itulah yang dirasakan para fans dan beberapa pemain Real Madrid. Perez memutuskan untuk menjual Angel Di Maria dan Xabi Alonso.

Bukti nyatanya adalah posisi Real Madrid di klasemen sementara saat ini. Kehilangan dua sosok senior telah membuat skuat Real Madrid yang sebenarnya sudah solid dan padu harus mulai menyesuaikan diri lagi dengan pemain-pemain baru yang datang.

LATEST UPDATE