Daftar Kesalahan Florentino Perez Sebagai Presiden Real Madrid
Editor Bolanet | 8 Oktober 2014 10:44
Bola.net - Selama menjabat menjadi presiden Real Madrid, Florentino Perez memang sangat berjasa dalam mendaratkan banyak pemain dengan status bintang. Kesuksesan El Real meraih La Decima juga berkat keberanian Perez mendatangkan Gareth Bale ke Santiago Bernabeu dengan status sebagai pesepakbola termahal di dunia.
Meski banyak berjasa, Perez juga manusia yang tak lepas dari kesalahan. Lantas kesalahan-kesalahan besar apa sajakah yang sudah diperbuat Perez selama menjadi presiden Real Madrid? (pf/jrc)
Kurangnya Rejuvenasi Skuat

Perez mungkin bisa membanggakan kekuatan lini depan timnya saat ini. Namun sekali lagi ia telah melupakan jika lini pertahanan Real Madrid juga butuh tenaga tambahan, utamanya di posisi penjaga gawang.
Mendepak Robben dan Sneijder

Keputusan tersebut mungkin adalah salah satu yang sangat disesali Perez. Pasalnya Robben dan Sneijder justru menjelma menjadi sosok penting bagi tim barunya. Mereka berdua bahkan tampil di final Liga Champions, masing-masing bersama Inter Milan dan Bayern Munich. Ironisnya, final tersebut justru digelar di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu.
Hobi Melakukan Intervensi

Bahkan sosok seperti Luis Figo mengakui pernah menjadi korban intervensi Perez. Akibatnya mantan pemain Barcelona itu harus rela menuruti kemauan sang presiden untuk menjadi pemain cadangan.
Melego Makelele dan Memecat Del Bosque

Ditengarai kepindahan tersebut berawal dari keputusan Perez memecat Vicente Del Bosque dan penolakan kenaikan gaji yang diajukan oleh Makelele. Dampak yang ditimbulkan dari kepergian Makelele dan Del Bosque sangatlah besar. Tim berjuluk Los Galacticos yang bertabur bintang itu tidak mampu meraih trofi apapun selama tiga musim beruntun!
Terlalu Fokus Pada Galacitcos

Kebijakan transfer Florentino Perez sebenarnya sangat mudah ditebak. Bukanya membeli pemain yang sangat dibutuhkan klub, Perez justru membeli para pemain bintang yang namanya sedang naik daun yang mayoritas semuanya haus gol.
Berkat kebijakan tersebut, kekuatan serangan Real Madrid memang sangat menakutkan. Namun akibatnya terciptalah lubang-lubang besar di lini pertahanan. Pembelian Jonathan Woodgate, Thomas Gravesen dan Walter Samuel terbukti merupakan keputusan yang buruk.
Kebijakan Transfers 2014

Bukti nyatanya adalah posisi Real Madrid di klasemen sementara saat ini. Kehilangan dua sosok senior telah membuat skuat Real Madrid yang sebenarnya sudah solid dan padu harus mulai menyesuaikan diri lagi dengan pemain-pemain baru yang datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Siapkan Perombakan Besar, Enam Pemain Baru Direncanakan
Liga Spanyol 30 Maret 2026, 14:13
-
Real Madrid vs Bayern Munchen, Antonio Rudiger Ungkap Ancaman Harry Kane
Liga Champions 27 Maret 2026, 15:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Manchester City vs Liverpool: Erling Haaland
Liga Inggris 4 April 2026, 21:56
-
Bayern Munchen Ikhlaskan Bintang Mereka Gabung Manchester United?
Liga Inggris 4 April 2026, 20:00
-
Kasihan! Impian Marcus Rashford Bersama Barcelona Bakal Kandas
Liga Inggris 4 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13














