Lima Imbas Buruk Embargo Transfer Bagi Barca
Editor Bolanet | 3 April 2014 04:47
Bola.net - Raksasa Spanyol Barcelona FC baru saja mendapat hantaman besar dari FIFA. Barca dijatuhi hukuman larangan melakukan aktivitas transfer selama dua bursa transfer ke depan.
FIFA menganggap Barca melakukan pelanggaran serius dengan mendatangkan pemain-pemain muda tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Investigasi FIFA menunjukkan bahwa ada sepuluh transfer pemain muda yang bermasalah.
Namun fokus utama Barca saat ini pasti adalah bagaimana membuat embargo transfer itu dibatalkan. Pasalnya, larangan transfer akan membuat Barca berada dalam posisi sulit musim depan.
Barca sudah merencanakan dan mengeksekusi beberapa transfer penting untuk musim panas nanti. Berikut kami sajikan lima masalah yang bakal dihadapi Barca jika embargo transfer ini tidak dibatalkan. (afp/hsw)
Rapuhnya Lini Belakang

Barca sebelumnya diprediksi bakal membeli minimal dua defender untuk menambal lini belakang yang menjadi kelemahan mereka dalam tiga musim terakhir. Selain itu Barca juga kabarnya belum mendaftarkan transfer Marc-Andre Ter Stegen.
Tanpa tambahan di lini belakang, Barca terancam akan mengalami masalah yang sama dan bahkan lebih parah musim depan.
Reputasi Klub Yang Memburuk

Kesuksesan besar Barca pada era Josep Guardiola juga didukung oleh banyak sekali pemain lulusan La Masia. Bisa dikatakan bahwa Barca sempurna di semua sisi kala itu.
Namun Guardiola kemudian pergi bersamaan dengan datangnya sponsor komersial di bagian depan jersey Barca. Tradisi yang sudah berlangsung sangat lama pun berakhir.
Setelah itu, muncul kasus transfer Neymar. Para petinggi Barca mendapat banyak tuduhan, termasuk tidak membayar pajak transfer tersebut. Belum kelar kisruh transfer Neymar, Barca kini sudah dihantam kasus lain lagi.
Referendum Camp Nou

Dewan direksi Barca pimpinan Presiden Josep Maria Bartomeu bakal menawarkan proyek besar Espai Barca yang bernilai 600 juta euro. Mereka butuh persetujuan dari mayoritas socios Barca agar proyek itu bisa berjalan.
Namun yang terdengar saat ini adalah suara-suara ketidakpuasan para pemilik suara terhadap petinggi klub. Hal pertama yang bakal ditanyakan bukan lagi soal Espai Barca, tetapi mengapa Barca tidak menggelar pemilihan Presiden anyar ketika Sandro Rosell mundur.
Ditambah dengan berbagai kisruh belakangan, dukungan buat Bartomeu dan rekan-rekannya di klub akan menipis.
Efek Terhadap Tim

Barca bakal menghadapi tantangan yang sangat berat di Vicente Calderon dalam leg kedua nanti. Selain itu, mereka juga bakal bermain di final Copa del Rey melawan Real Madrid pada tengah bulan nanti.
Di La Liga, Barca juga masih terlibat persaingan dengan Atleti dan Madrid untuk bisa juara. Hukuman yang dijatuhkan FIFA ini tentunya akan menghadirkan efek buruk bagi penampilan tim, minimal bakal memecah konsentrasi mereka.
Bisa dipastikan akan ada banyak berita negatif yang datang. Tim pelatih Barca dan juga para pemain harus pintar-pintar membentengi diri dari serangan media Spanyol, terutama yang datang dari kota Madrid.
Terancamnya Pencarian Bakat La Masia

Bahkan produk terbaik La Masia (setidaknya dalam satu dekade terakhir) adalah Lionel Messi, pemain asal Argentina. Messi bergabung dengan akademi Barca itu pada usia 13 tahun, langsung dari Argentina.
Hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA ini bisa saja memberikan preseden buruk terhadap La Masia nantinya. Secara gampang, bisa dikatakan hukuman FIFA ini akan membuat La Masia kesulitan menemukan Messi berikutnya dari luar negeri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


