Mengenang Diogo Jota: 5 Momen Terbaiknya di Liverpool
Aga Deta | 4 Juli 2025 15:29
Bola.net - Dunia sepak bola berduka atas kepergian salah satu talenta terbaiknya. Diogo Jota, penyerang andalan Liverpool, meninggal dunia pada usia 28 tahun dalam kecelakaan mobil tragis di Zamora, Spanyol.
Jota dan sang adik, Andre Silva, tengah dalam perjalanan kembali ke Inggris saat insiden nahas itu terjadi. Kabar duka ini mengejutkan dan menyentak komunitas sepak bola global.
Sejak bergabung dari Wolves pada 2020, Jota langsung menjadi elemen penting di lini serang Liverpool. Ia dikenal sebagai penyerang tajam, pekerja keras, dan selalu tampil dengan semangat tinggi.
Banyak momen istimewa yang ia ciptakan selama berseragam The Reds. Gol-gol krusialnya sering menjadi penentu hasil dalam laga-laga penting.
Sebagai bentuk penghormatan atas kiprah luar biasanya, berikut kami hadirkan lima momen terbaik Diogo Jota bersama Liverpool—warisan yang akan selalu dikenang.
Gol Debut Kontra Arsenal

Liverpool mendatangkan Diogo Jota dari Wolves pada 2020 untuk menambah kedalaman lini serang. Meski bersaing dengan nama-nama besar seperti Mohamed Salah dan Sadio Mane, Jota langsung mencuri perhatian.
Pada laga debutnya melawan Arsenal, Jota turun dari bangku cadangan dan mencetak gol. Kontrol bola dengan lutut disusul tendangan voli ke pojok gawang jadi penanda awal kariernya di Anfield.
Tak ada gemuruh suporter saat itu karena pandemi masih melanda. Tapi Jota segera memenangkan hati fans lewat performa konsistennya di laga-laga selanjutnya.
Hattrick Sempurna ke Gawang Atalanta

Di awal kariernya bersama Liverpool, Diogo Jota langsung bersinar di panggung Liga Champions. Melawan Atalanta, ia mencetak tiga gol sekaligus dalam satu pertandingan.
Gol pertamanya sangat indah, menceploskan bola dengan cerdik melewati kiper di bawah tekanan. Tak lama kemudian, ia mencetak gol kedua usai menaklukkan bek dengan gerakan memotong dan tembakan ke tiang dekat.
Untuk gol ketiga, Jota menunjukkan ketenangan luar biasa dengan melewati kiper dan menyelesaikannya ke gawang kosong. Penampilan itu langsung menegaskan kualitasnya sebagai predator di kotak penalti.
Gol Favorit Lawan Arsenal di Anfield

Diogo Jota benar-benar punya cerita spesial setiap kali bertemu Arsenal. Pada laga di Anfield, ia mencetak gol brilian yang membantu Liverpool menang telak 4-0.
Diberi bola oleh kesalahan Nuno Tavares, Jota tidak menyia-nyiakan peluang. Ia mempermainkan Ben White, mengecoh Ramsdale, lalu dengan tenang menuntaskan aksi lewat sontekan ke gawang kosong.
Jota kemudian mengaku bahwa itu adalah gol favoritnya selama membela The Reds. Wajar saja, aksi solo tersebut menjadi sorotan dan menunjukkan kelasnya sebagai penyerang top.
Gol Terakhir yang Sempurna di Derby Merseyside

Diogo Jota menutup kariernya dengan cara yang sangat emosional, mencetak gol dalam laga panas melawan Everton. Sebuah momen langka yang akhirnya menjadi penutup sempurna.
Berawal dari tekanan tinggi, ia berhasil mencuri bola dan menyodorkannya ke Luis Diaz. Umpan balik diterima Jota dengan cermat dan satu gocekan membuka ruang tembak.
Sepakannya menembus sudut gawang saat Pickford bergerak ke arah sebaliknya. Sebuah gol penentu yang tidak hanya memenangkan laga, tapi juga mengukir memori terakhir dari sang penyerang Portugal.
Nomor 20 untuk Gelar ke-20

Diogo Jota baru saja merayakan gelar Premier League pertamanya, tak sampai dua bulan sebelum kabar duka datang. Momen dirinya mengangkat trofi menjadi gambar terakhir yang terekam penuh makna dalam kariernya.
Musim ini, angka 20 bukan sekadar angka bagi Liverpool. Itu adalah simbol mimpi besar: mengejar gelar liga ke-20 dan menyamai pencapaian rival abadi mereka.
Menariknya, semua itu dijalani bersama pemain bernomor 20 yang tak pernah setengah hati. Ia mencetak gol, bekerja keras, dan meninggalkan warisan emosional yang tak tergantikan.
Sumber: Give Me Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


