Mimpi Napoli dan Tantangan Mengulangi Era Kejayaan Maradona
Gia Yuda Pradana | 16 November 2015 12:38
Bola.net - Bola.net - Di bawah asuhan pelatih baru Maurizio Sarri, musim ini sanggup mengawali langkah di Serie A dengan memuaskan. Mimpi mengulangi kejayaan meraih Scudetto seperti era Diego Maradona pun menyala di seantero kota Naples.
Terakhir kali Napoli merajai Serie A adalah ketika dilatih Alberto Bigon dan diperkuat Maradona pada musim 1989/90 silam. Itu adalah Scudetto kedua Partenopei setelah gelar pertama mereka di musim 1986/87.
Musim ini, hingga giornata 12, Napoli sudah mengumpulkan 25 poin di peringkat empat atau hanya terpaut satu poin dari AS Roma serta masing-masing dua poin di belakang pemimpin klasemen Fiorentina serta Inter Milan.
Sejauh ini, Napoli baru sekali kalah, yakni 1-2 melawan Sassuolo pada giornata perdana. Tujuh kemenangan telah mereka amankan, termasuk membantai Lazio 5-0, mempermalukan juara bertahan Juventus 2-1 serta menghabisi AC Milan di San Siro empat gol tanpa balas.
Dengan trio Jose Callejon, Gonzalo Higuain dan Lorenzo Insigne yang jadi andalan di lini depan, Napoli memiliki serangan paling tajam ketiga. Napoli sudah mencetak 22 gol dalam 12 pertandingan, hanya kalah AS Roma (27) dan Fiorentina (24). Lini belakang yang dikawal Raul Albiol dan Kalidou Koulibaly juga istimewa.
Hingga giornata 12, Napoli baru kebobolan delapan. Itu merupakan angka kebobolan terbaik kedua setelah Inter, yang cuma kemasukan tujuh dalam 12 pekan awal.
Kami mengawali musim ini dengan baik. Kami tak jauh dari puncak klasemen dan kami ingin melanjutkannya. Kami bermain bagus dan mencetak banyak gol, yang disukai oleh para tifosi, kata Callejon kepada stasiun radio Cadena COPE.
Jika kami sanggup menjuarainya (Serie A 2015/16), saya akan undang Anda semua makan malam, imbuh penyerang 28 tahun asal Negeri Matador tersebut.
Mengulangi era kejayaan Maradona di Naples tidak mudah. Selama bertahun-tahun lamanya, termasuk ketika masih memiliki tridente maut Marek Hamsik, Ezequiel Lavezzi dan Edinson Cavani, Napoli sudah mencobanya. Namun, hasilnya belum sesuai harapan.
Musim ini, hanya Marek Hamsik yang masih bertahan. Tak ada Lavezzi maupun Cavani, Napoli masih punya Callejon, mesin gol Argentina pada diri Higuain dan Insigne yang sedang on-fire untuk diandalkan. Tangan dingin Sarri juga sudah terbukti hasilnya. Tantangan besar mengulangi era sang legenda Argentina pun siap coba diwujudkan.
Ini sebuah tantangan yang sangat besar, dan sesuatu seperti ini belum pernah terjadi sejak era Maradona. Semoga kami bisa melakukannya musim ini, pungkas Callejon.
Solid di belakang, Napoli racikan Sarri juga ganas di depan. Dua penyerang andalan, Higuain sudah mencetak sembilan gol dan Insigne enam.
Napoli musim ini punya segalanya untuk berdiri di puncak Italia. Dengan konsistensi, plus tambahan amunisi baru yang tepat di bursa musim dingin demi menambah kedalaman skuat agar konsentrasi tak terganggu meski juga harus turun di Liga Europa, Napoli seharusnya bisa bersaing dengan para rival.
Jika seperti itu, mimpi Napoli merajai Italia dan ambisi mereka menaklukkan tantangan mengulangi era kejayaan Diego Maradona di Naples pun bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


