Rivalitas Ronaldo dan Messi Selama Hampir Satu Dekade
Aga Deta | 10 Januari 2017 10:26
Bola.net - Bola.net - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali bersaing dan kali ini dalam perebutan penghargaan The Best FIFA Men's Player 2016. Namun, CR7 akhirnya muncul sebagai pemenang, seperti juga dalam penghargaan Ballon d'Or bulan lalu.
Sejak memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2007 lalu, bintang Real Madrid dan itu selalu mendominasi dalam perebutan penghargaan individu tertinggi. Mereka berdua sepertinya tidak mau memberikan kesempatan kepada pemain lainnya untuk menjadi pemenang.
Namun, bagaimanakah lika-liku persaingan Ronaldo dan Messi dalam perebutan penghargaan individu tertinggi selama sembilan tahun belakangan ini. Berikut ini daftarnya.
2008

Ronaldo: Bintang Portugal ini masih berada di Manchester United, mencetak banyak gol, memenangkan gelar Premier League dan Liga Champions. Prestasi tersebut membuat Ronaldo diganjar penghargaan FIFA World Player of the Year dan Ballon d'Or.
Messi: Belum berada di masa puncak, pemain Barcelona ini meneken kontrak baru di klub setelah finis di posisi ketiga di La Liga. Ia memenangkan medali emas Olimpiade bersama Argentina dan Josep Guardiola menjadikan Messi lebih tajam dari sebelumnya. La Pulga hanya meraih posisi runner up dalam perebutan Ballon d'Or dan FIFA World Player of the Year.
2009

Messi: Pemain Argentina ini mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim untuk pertama kalinya sehingga mengumpulkan 41 gol dari 64 penampilan dalam satu tahun. Ia juga menjadi pemain kunci Barcelona saat memenangkan enam trofi termasuk Liga Champions, dengan mencetak gol langka dari kepala di final melawan Manchester united. La Pulga kemudian memenangkan Ballon d'Or dan FIFA World Player of the Year.
2010

Messi: Bersinar bersama Barcelona, Messi mengakhiri musim 2009/10 dengan 47 gol dari 53 pertandingan dan menembus semifinal di Piala Dunia dengan Argentina. Meski beberapa rekan setimnya di klub memenangkan Piala Dunia, Messi mampu mengangkat Ballon d'Or dan FIFA World Player of the Year di depan Andres Iniesta dan Xavi.
2011

Messi: Bintang Argentina ini kembali menjadi superstar setelah mencetak 53 gol dari 55 pertandingan dan mengumpulkan 23 assist dibandingkan Ronaldo yang cuma 15. Barcelona masih terus menyabet banyak trofi dengan mengklaim La Liga untuk ketiga beruntun bersama dengan Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Messi tentu saja berhasil memenangkan Ballon d'Or.
2012

Messi: Bintang Argentina ini meraih puncaknya dalam urusan mencetak gol. Ia mampu mengemas 73 gol bersama 29 assist dalam 60 penampilan di tahun 2012 sehingga mampu merebut Ballon d'Or keempat secara beruntun. Di level internasional. Messi mencetak 12 gol dari sembilan penampilan untuk Argentina. Dalam satu tahun kalender Messi mengumpulkan 91 gol dari 69 laga.
2013

Messi: La Pulga membantu Barcelona meraih gelar La Liga tapi kemudian menurun menuju akhir tahun karena mengalami cedera. Hal tersebut membuat Ronaldo mampu menyalip Messi dalam perebutan penghargaan individual tertinggi.
2014

Messi: Dibandingkan dengan standarnya yang tinggi, performa Messi termasuk menurun mengingat Barcelona gagal memenangkan trofi major. Messi mengakhiri Piala Dunia dengan kesedihan setelah kalah di final melawan Jerman. Namun, Messi terpilih sebagai pemain terbaik turnamen meski hal tersebut dianggap kontroversi karena banyak yang menilai Thomas Muller, James Rodriguez dan Neymar lebih pantas mendapatkannya.
2015

Messi: Bersama dengan Luis Suarez dan Neymar, Messi tampil hebat dengan Barcelona dan meraih banyak gelar. Mereka memenangkan La Liga, Liga Champions, Copa del Rey, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Namun, kegagalan di turnamen Copa America bersama Argentina tidak menghentikan Messi untuk merengkuh Ballon d'Or lagi.
2016

Messi: Bersama Barcelona, Messi mampu memenangkan La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Namun, Messi harus kembali gigit jari di kancah internasional. Argentina mencapai final Copa America dan kalah dalam adu penalti melawan Chile. Meski gagal mengeksekusi penalti di final tapi Messi mampu mengumpulkan lima gol di turnamen tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Real Madrid vs Oviedo 15 Mei 2026
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 22:29
-
Giliran Man City yang Dicela Spesialis Runner-up
Liga Inggris 14 Mei 2026, 22:15
-
Di Balik Gapura Baru Dongko, Ada Harapan Menjaga Denyut Budaya Trenggalek
News 14 Mei 2026, 21:33
-
Mikel Arteta Fokus ke Arsenal, Tak Peduli Hasil Manchester City
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:29
-
Prediksi Aston Villa vs Liverpool 16 Mei 2026
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:05
-
Cherki dan Mainoo Masuk Nominasi Pemain Muda Terbaik Premier League
Liga Inggris 14 Mei 2026, 21:03
-
Arne Slot Yakin Tetap Latih Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:29
-
Arteta Cari Solusi untuk Posisi Bek Kanan Arsenal
Liga Inggris 14 Mei 2026, 20:02
-
Inter Milan Kantongi Jutaan Euro Usai Juara Coppa Italia
Liga Italia 14 Mei 2026, 19:59
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24












