Di Balik Gapura Baru Dongko, Ada Harapan Menjaga Denyut Budaya Trenggalek

Di Balik Gapura Baru Dongko, Ada Harapan Menjaga Denyut Budaya Trenggalek
BRI Kantor Cabang Trenggalek menyalurkan bantuan senilai Rp400 juta kepada Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko (c) Dok. Humas BRI

Bola.net - Angin siang berembus pelan di Lapangan Budaya Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Selasa, 12 Mei 2026. Di tengah hamparan lapangan yang selama ini menjadi ruang berkumpul masyarakat, sebuah langkah baru dimulai lewat pembangunan gapura dan pagar kawasan budaya.

Pembangunan itu bukan sekadar proyek fisik biasa. Ada harapan besar agar ruang budaya yang selama ini hidup lewat pertunjukan seni, tradisi lokal, hingga aktivitas sosial warga bisa memiliki wajah yang lebih representatif dan nyaman.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), BRI Kantor Cabang Trenggalek menyalurkan bantuan senilai Rp400 juta kepada Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan gapura sekaligus pagar Lapangan Budaya Dongko.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ketua Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko, Didit Sasongko. Di mata masyarakat setempat, keberadaan fasilitas baru itu diharapkan menjadi penanda bahwa ruang budaya tetap mendapat tempat penting di tengah perkembangan zaman.

Pemimpin Cabang BRI Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, menilai budaya bukan hanya soal tradisi yang diwariskan turun-temurun. Menurutnya, budaya juga menjadi fondasi sosial yang menjaga identitas masyarakat tetap hidup.

“BRI meyakini bahwa budaya merupakan bagian penting dari identitas dan kekuatan sosial masyarakat. Melalui bantuan pembangunan gapura dan pagar Lapangan Budaya Dongko ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki ruang budaya yang semakin representatif, aman, dan nyaman untuk berbagai aktivitas seni, budaya, maupun sosial kemasyarakatan,” ujar Ikhwan.

Ruang Budaya dan Harapan Baru untuk Masyarakat Dongko

Ruang Budaya dan Harapan Baru untuk Masyarakat Dongko

BRI Kantor Cabang Trenggalek menyalurkan bantuan senilai Rp400 juta kepada Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko (c) Dok. Humas BRI

Bagi masyarakat Dongko, lapangan budaya bukan sekadar area terbuka. Tempat itu telah lama menjadi ruang bertemunya kesenian, kegiatan adat, hingga berbagai aktivitas sosial warga dari berbagai generasi.

Karena itu, pembangunan gapura dan pagar dinilai memiliki makna simbolik yang cukup kuat. Selain mempertegas identitas kawasan budaya, fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung keamanan dan kenyamanan saat berbagai kegiatan digelar.

Ikhwan menambahkan, pembangunan fasilitas penunjang budaya juga diharapkan membuka peluang tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat sekitar. Aktivitas seni dan budaya dinilai memiliki potensi besar untuk menghadirkan dampak ekonomi jika dikelola secara berkelanjutan.

“Selain mendukung pelestarian budaya, BRI juga berharap fasilitas ini dapat membuka ruang tumbuhnya ekonomi kreatif lokal berbasis seni dan warisan budaya. Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan dari sisi sosial dan budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko, Didit Sasongko, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan BRI terhadap pengembangan ruang budaya masyarakat. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi para pegiat budaya di Dongko.

Kini, masyarakat berharap Lapangan Budaya Dongko tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan acara seremonial semata. Kawasan itu diharapkan terus tumbuh sebagai ruang kolaborasi seni, pelestarian tradisi, sekaligus penggerak potensi ekonomi lokal berbasis budaya.