EDITORIAL: Tito Vilanova, Seorang Petarung
Editor Bolanet | 26 April 2014 06:02
Bola.net - Tito Vilanova bukanlah sosok yang suka menjadi pusat perhatian, bahkan ketika menjadi pelatih salah satu klub terbesar dunia; Barcelona FC. Vilanova lebih suka tampil kalem, termasuk dalam membuat komentar.
Vilanova lebih suka bekerja daripada harus berhadapan dengan pers atau membuat komentar provokatif. Ia juga merupakan sosok yang rendah hati.
Jika dibandingkan dengan dari sisi mana pun, saya jelas akan kalah, itu ucapan Vilanova ketika dipresentasikan menjadi pelatih Barcelona. Lalu Vilanova harus menghadapi cobaan terberatnya sebagai manusia; serangan kanker.
Setelah menjalani operasi pertamanya, ia berkata kepada para penggawa Barca: Hargailah apa yang kalian miliki; kita tak pernah tahu kapan waktu kita akan habis.
Ucapan itu begitu mengena di hati para penggawa Barca. Ucapan Tito benar-benar membuat kami termotivasi, terang Hernandez.
Sayangnya, kanker kelenjar ludah yang diderita Vilanova ternyata sudah mencapai stadium lanjut. Vilanova pun harus meninggalkan tim Barca untuk menjalani pengobatan selama tiga bulan di New York. Ketika menjalani pengobatan pun, Vilanova masih memikirkan timnya dan berkomunikasi dengan menggunakan teleconference bersama asistennya; Jordi Roura.
Saya tidak pernah berpikir untuk menyerah sedetik pun. Jika saya berada di rumah dua hari saja, saya akan bosan karena tak tahu apa yang harus saya lakukan. Pekerjaan saya adalah hidup saya, Vilanova menegaskan kepada para wartawan bahwa ia akan terus berjuang baik menjadi pelatih maupun melawan kanker. Ia mengucapkannya ketika baru kembali dari Amerika Serikat.
Musim itu, dengan berbagai rintangan yang dihadapi, Vilanova masih mampu mengantarkan Barca menjadi juara La Liga dengan perolehan 100 poin. Namun Vilanova tidak mau mengambil sendiri pujian atas kesuksesan itu.
Ini bukan gelar milik Tito. Gelar ini untuk para pemain Barca. Saya bukan orang yang percaya pada usaha satu orang saja, tegas Vilanova setelah Barca dipastikan menjadi juara La Liga.
Sayangnya kondisi Vilanova tak kunjung membaik hingga ia harus membuat keputusan sulit. Vilanova memutuskan untuk meninggalkan Barca sebelum musim ini dimulai. Ia ingin menjalani pengobatan dengan tenang, jauh dari intaian kamera wartawan serta riuhnya media.
Lama tak terdengar kabarnya, berita mengejutkan datang ketika Vilanova dilarikan ke rumah sakit Quiron karena berada dalam kondisi kritis. Kabar yang lebih sedih datang sehari kemudian ketika Vilanova akhirnya kalah oleh kanker.
Namun satu yang pasti, Vilanova kalah tanpa pernah menyerah. Ia tidak mau begitu saja membiarkan kanker itu merenggut hidupnya. Ia memiliki motivasi besar untuk mengalahkan penyakit ganas tersebut.
Saya akan berjuang untuk anak-anak saya yang baru berusia 14 dan 17 tahun. Mereka masih membutuhkan saya, ujar Vilanova kepada TV3. Meski pada akhirnya harus kalah, Vilanova telah memberikan perlawanan hebat. Ia memberikan teladan bagi kita untuk selalu memberikan yang terbaik meski kekalahan sudah di depan mata. Vilanova kalah secara terhormat.
Selamat jalan Tito. Semoga kedamaian menyertaimu. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
-
Lawan Barcelona di Liga Champions Sudah Tidak Bermain Selama Lebih dari Sebulan
Liga Champions 19 Januari 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










