3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?

Asad Arifin | 11 Maret 2026 23:04
3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?
Marcos Santos ketika melatih Arema FC pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Bola.net - Arema FC sedang berada dalam periode sulit di BRI Super League 2025/2026. Tiga kekalahan beruntun membuat posisi tim berjuluk Singo Edan mulai tertekan.

Hasil buruk itu terjadi pada pekan ke-23 hingga ke-25. Arema tak mampu meraih satu pun poin saat menghadapi Borneo FC, Bali United, dan Bhayangkara FC.

Advertisement

Situasi ini langsung memunculkan pertanyaan soal masa depan pelatih Marcos Santos. Arema dikenal sebagai klub yang tidak segan mengganti pelatih ketika hasil buruk datang berturut-turut.

Kondisi tersebut membuat posisi Marcos Santos kembali menjadi sorotan. Terlebih target manajemen musim ini adalah membawa Arema finis di papan atas klasemen.

1 dari 4 halaman

Rekam Jejak Arema yang Kerap Mengganti Pelatih

Rekam Jejak Arema yang Kerap Mengganti Pelatih

Skuad Arema FC jelang laga melawan Bali United pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Arema

Dalam sejarahnya, Arema FC cukup dikenal sebagai klub yang tegas terhadap pelatih. Pergantian pelatih di tengah musim bukan hal baru bagi manajemen Singo Edan.

Biasanya keputusan tersebut muncul ketika tim mengalami tiga kekalahan beruntun. Situasi yang kini kembali terjadi pada musim ini.

Namun hingga pekan ke-25, manajemen belum memberikan sinyal pasti terkait masa depan Marcos Santos. General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, menyebut bahwa evaluasi tetap akan dilakukan.

“Kita melakukan analisis ke depannya,” kata pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Menurut manajemen, kekalahan terbaru dari Bhayangkara FC tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelatih. Banyaknya kartu merah yang diterima pemain juga dianggap sebagai faktor besar.

2 dari 4 halaman

Musim Tidak Stabil dan Target Lima Besar Terancam

Musim Tidak Stabil dan Target Lima Besar Terancam

Starting XI Arema FC pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Arema FC

Secara keseluruhan, performa Arema musim ini memang belum stabil. Tim asal Malang itu kini berada di posisi ke-11 klasemen dengan koleksi 31 poin.

Padahal manajemen sebelumnya menargetkan tim finis di lima besar. Target tersebut kini mulai terasa semakin sulit dicapai.

Arema saat ini tertinggal sepuluh poin dari Persita Tangerang yang menempati peringkat kelima. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, jarak itu cukup berat untuk dikejar.

Meski begitu, posisi Marcos Santos masih aman untuk sementara. Kompetisi hanya menyisakan sembilan pertandingan sehingga manajemen kemungkinan akan berpikir dua kali untuk mengganti pelatih.

3 dari 4 halaman

Tantangan Berat Menanti Arema FC

Tantangan Berat Menanti Arema FC

Selebrasi pemain Malut United, Yance Sayuri, dalam laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-3 BRI Super League di di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/8/2025) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Situasi semakin rumit bagi Arema menjelang laga berikutnya. Mereka harus menghadapi Malut United pada 3 April di Stadion Kanjuruhan.

Pertandingan tersebut diprediksi tidak mudah. Malut United saat ini berada di papan atas klasemen dan sedang dalam performa stabil.

Di sisi lain, Arema harus menghadapi masalah absensi pemain. Beberapa pemain kunci dipastikan absen setelah menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

“Kami kehilangan Pablo Oliveira, Dalberto Luan dan Matheus Blade. Selain itu ada yang akumulasi kartu kuning. Sama seperti pertandingan melawan Bhayangkara. Akan jadi hal yang sulit,” sambung Marcos.

Disadur dari: Bola.com/Iwan Setiawan