31 Asprov PSSI Tolak KLB Tim Transisi
Editor Bolanet | 15 September 2015 20:29
- Sebanyak 31 Asprov PSSI dengan tegas menolak Kongres Luar Biasa yang akan dilakukan Tim Transisi. Jika sesuai rencana, KLB akan dilakukan pada akhir 2015 dengan agenda membentuk kepengurusan baru PSSI alias menggantikan posisi La Nyalla Mahmud Matalitti.
Ada perwakilan 31 Asprov yang hadir di PSSI hari ini. Namun, tiga Asprov terkendala datang karena persoalan transportasi. Masing-masing yaitu, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara. Kehadiran para Asprov untuk program PSSI, termasuk soal Pra-PON, Liga Nusantara, dan futsal, ungkap Mauris Tuguis, Sekretaris Asprov Maluku Utara.
Dilanjutkannya, beberapa perwakilan Asprov PSSI menyatakan penolakan terhadap rencana KLB tersebut. Pasalnya, karena Asprov PSSI tetap solid berinduk kepada PSSI dengan kepengurusan periode 2015-2019 yang terpilih lewat KLB di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4).
Saya pikir itu bukan solusi. Sampai kapan pun federasi baru yang akan dibentuk tidak mungkin diterima FIFA. Itu angan-angan dan tidak mungkin. Posisi Indonesia memang digantung, tapi pengurus PSSI masih diakui, tambah Rocky Bebena, Sekretaris Umum Persipura yang mewakili Asprov PSSI Papua.
Sebagai bagian dari PSSI, tetap konsisten dengan PSSI Pusat. Apalagi ditambah putusan PTUN yang sebelumnya memenangkan PSSI, imbuhnya didampingi Indra Armen Daris, Ketua Asprov PSSI Bali.
Sedangkan Sekretaris Asprov Nangroe Aceh Darusalam, Chaidir, berharap Menpora, Imam Nahrawi, bersikap bijaksana. Dengan demikian, Menpora Imam segera mencabut pembekuan PSSI sehingga sepak bola Indonesia bisa kembali berjalan.
Kami tidak terpengaruh dengan kemelut dari Menpora. Aceh tetap bersemangat setelah selesai konflik. Di Aceh tidak ada hiburan lain selain sepak bola. Sepak bola adalah idola. Kalau Menpora keras, akan berbahaya karena berpotensi terjadi perpecahan bangsa. Apabila Menpora masih bersikap begitu, kami akan pilih cara lain, pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Ada perwakilan 31 Asprov yang hadir di PSSI hari ini. Namun, tiga Asprov terkendala datang karena persoalan transportasi. Masing-masing yaitu, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara. Kehadiran para Asprov untuk program PSSI, termasuk soal Pra-PON, Liga Nusantara, dan futsal, ungkap Mauris Tuguis, Sekretaris Asprov Maluku Utara.
Dilanjutkannya, beberapa perwakilan Asprov PSSI menyatakan penolakan terhadap rencana KLB tersebut. Pasalnya, karena Asprov PSSI tetap solid berinduk kepada PSSI dengan kepengurusan periode 2015-2019 yang terpilih lewat KLB di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4).
Saya pikir itu bukan solusi. Sampai kapan pun federasi baru yang akan dibentuk tidak mungkin diterima FIFA. Itu angan-angan dan tidak mungkin. Posisi Indonesia memang digantung, tapi pengurus PSSI masih diakui, tambah Rocky Bebena, Sekretaris Umum Persipura yang mewakili Asprov PSSI Papua.
Sebagai bagian dari PSSI, tetap konsisten dengan PSSI Pusat. Apalagi ditambah putusan PTUN yang sebelumnya memenangkan PSSI, imbuhnya didampingi Indra Armen Daris, Ketua Asprov PSSI Bali.
Sedangkan Sekretaris Asprov Nangroe Aceh Darusalam, Chaidir, berharap Menpora, Imam Nahrawi, bersikap bijaksana. Dengan demikian, Menpora Imam segera mencabut pembekuan PSSI sehingga sepak bola Indonesia bisa kembali berjalan.
Kami tidak terpengaruh dengan kemelut dari Menpora. Aceh tetap bersemangat setelah selesai konflik. Di Aceh tidak ada hiburan lain selain sepak bola. Sepak bola adalah idola. Kalau Menpora keras, akan berbahaya karena berpotensi terjadi perpecahan bangsa. Apabila Menpora masih bersikap begitu, kami akan pilih cara lain, pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yunus Nusi Mundur, Ratu Tisha dan Menpora Jadi Wakil Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 17:38
-
Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir Akui Ditunggu Tantangan Berat
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 17:16
-
Diduga Banyak Kertas Suara Hilang, Pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI Diulang
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 15:57
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




