5 Alasan PSSI Kirim Timnas Indonesia U-19 TC di Kroasia
Yaumil Azis | 21 Agustus 2020 05:38
Bola.net - PSSI telah mengumumkan negara tempat tujuan Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) untuk persiapan Piala AFC U-19 2020. Negara itu adalah Kroasia.
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan dalam keterangan tertulisnya menyebutkan beragam alasan mengapa akhirnya memilih Kroasia. Bukan Korea Selatan misalnya, negara yang sejak awal diincar menjadi tempat TC.
Dari keterangan pria yang akrab disapa Iwan Bule ini, setidaknya ada lima alasan yang bisa ditangkap mengapa Timnas Indonesia U-19 akhirnya dikirim ke Kroasia. Berikut lima alasan tersebut:
Paling Cepat Merespons
Dari bahasa yang disampaikan Iwan Bule, diketahui PSSI telah mengirim surat ke banyak negara di Eropa sebagai permohonan Timnas Indonesia U-19 mengggelar TC. "Federasi sepak bola Kroasia paling cepat merespons surat dari PSSI," ujarnya.
Wajar saja jika PSSI mencari yang paling cepat merespons. Sebab, penyelenggaraan Piala AFC U-19 2020 Uzbekistan waktunya sudah mepet, yaitu pada 14-31 Oktober.
"Nanti Timnas Indonesia U-19 pada 4 Oktober 2020 sudah harus berangkat ke Uzbekistan," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.
Tidak Perlu Karantina
Alasan ini kiranya paling penting. Kroasia disebut PSSI tidak perlu menerapkan karantina untuk orang asing yang datang, kendati saat ini masih pandemi COVID-19.
Sesuai protokol kesehatan, banyak negara menerapkan isolasi 14 hari untuk orang asing yang baru datang. Termasuk Korea Selatan yang sejak awal menjadi incaran Timnas Indonesia U-19 sebagai tempat TC.
"Begitu Timnas Indonesia U-19 mendarat di Kroasia, kami dapat informasi kalau tidak perlu karantina. Ini menguntungkan buat Timnas Indonesia U-19," ucap Iwan Bule.
Tidak adanya karantina membuat para pemain bisa langsung berlatih di lapangan. Tak perlu lagi menghabiskan waktu 14 hari untuk berdiam di hotel.
Cuaca Mendukung
Adaptasi cuaca wajib dilakukan suatu tim bila akan bertanding di suatu tempat. Hal itu untuk membiasakan para pemain dengan tempat yang dipakai bermain.
Iwan Bule mengemukakan bila cuaca di Kroasia relatif sama dengan Uzbekistan, sehingga bisa dipakai untuk adaptasi. Dengan begitu istilahnya adalah sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Ada Turnamen
Selama menggelar TC, Timnas Indonesia U-19 juga ingin mencari lawan uji coba. Itulah yang membuat PSSI reaktif dengan jawaban dari Krosia. Pasalnya, Kroasia berencana menggelar turnamen untuk pemain U-19, pada 2-8 September 2020.
"Turnamen itu rencananya diikuti empat negara, termasuk Kroasia. Jadi ini sangat strategis untuk mengukur kemampuan bermain Timnas Indonesia U-19 melawan negara Eropa," tutur Iwan Bule.
Kelas Dunia
Ini tidak kalah penting. Kroasia adalah negara yang menjadi runner-up di Piala Dunia 2018, sehingga bisa dikatakan memiliki derajat tinggi di peta sepak bola dunia, terutama dalam pembinaan pemain.
"Kroasia salah satu negara hebat di sepak bola. Selain runner-up Piala Dunia, sekarang juga ada di peringkat enam ranking FIFA," imbuh Iwan Bule.
(Bola.net/Fitri Apriyani)
Baca juga:
Kabar 5 Pemain Akan Dinaturalisasi, Exco PSSI: Investasi Bagus, Barangkali Shin Tae-yong Tertarik
Akibat Cedera, Timnas Indonesia U-19 Kehilangan 1 Pemain
Calon Pemain Timnas U-20 Bakal Merapat ke Madura United
Dua Hari Lagi, 36 Pemain Timnas Indonesia U-19 Akan Kembali Latihan
Shin Tae-yong Panggil Bintang Persebaya U-16, Syukran Arabia Samual ke Timnas Indonesia U-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





