5 Pemain Muda yang Berpotensi Unjuk Gigi di Timnas Indonesia
Asad Arifin | 29 April 2021 11:12
Bola.net - Shin Tae-yong memanggil banyak pemain muda untuk mengisi skuad Timnas Indonesia yang menjalani pemusatan latihan pada 1-10 Mei 2021. Dari nama-nama yang ada, beberapa nama mungkin akan jadi pemain kunci.
Timnas Indonesia menghadapi tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G di Uni Emirat Arab (UEA). Untuk itu, pelatih Shin Tae-yong memanggil 34 nama pemain untuk mengikuti TC.
Pada pemanggilan ini didominasi oleh pemain muda proyeksi SEA Games 2021 mendatang seperti Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, Egy Maulana, M Riyandi. Lalu, ada juga debutan seperti Attalariq Ballah dan Irfan Jauhari.
Selain itu, juga beberapa nama pemain senior juga ada, yakni Evan Dimas, Yanto Basna, Ryuji Utomo, Dendi Sulistyawan, dan Adam Alis.
Simak ulasan tentang 5 wonderkid yang bakal unjuk kemampuan di Timnas Indonesia dalam agenda kali ini. Simak ulasan berikut ini:
Pratama Arhan (PSIS Semarang)

Bek kiri muda PSIS Semarang, Pratama Arhan, langsung mencuri perhatian dalam penampilannya di ajang Piala Menpora 2021. Pemain berusia 19 tahun itu ikut berperan meloloskan tim Mahesa Jenar ke babak delapan besar dengan status juara Grup A.
Peran vital Pratama Arhan yang beroperasi di sektor kiri pertahanan PSIS. Meski memiliki posisi asli sebagai bek kiri, oleh pelatih Dragan Djukanovic dirinya agak sedikit digeser ke depan atau lebih bermain ofensif.
Pemain Timnas Indonesia U-19 itu tidak membutuhkan waktu lama menyesuaikan dengan taktik pelatih yang memainkannya lebih ke depan. Bahkan pemain yang akrab disapa Arho tersebut menjadi salah satu senjata permainan PSIS, melalui tusukan dan kecepatannya dari kiri.
Pratama Arhan ikut menjadi mesin gol maupun memberi assist bagi rekannya. Ia mengoleksi dua gol untuk PSIS Semarang, masing-masing ke gawang Persikabo melalui eksekusi penalti, dan gol cantik hasil tendangan bebas ke gawang Arema FC.
Gelar individu pemain muda terbaik sendiri diraih oleh Pratama Arhan. Pemain satu ini layak menyabet gelar itu karena kualitasnya yang lengkap. Status ini membuatnya diprediksi akan masuk skuad inti Timnas Indonesia.
Braif Fatari (Persija Jakarta)

Menempati posisi gelandang serang, Braif mampu menjadi alternatif dalam Persija dalam melakukan serangan. Dia menyumbang satu gol dalam leg pertama, setelah memanfaatkan bola yang membentur Taufik.
Itu merupakan satu-satunya gol yang dicetak oleh Braif Fatari dalam lima penampilan di Piala Menpora 2021. Menariknya, Braif hanya sekali membukukan satu tembakan tepat sasaran, dan itu langsung berbuah gol.
Meski masih berusia 19 tahun, Braif Fatari tidak segan berduel dengan gelandang lawan dalam perebutan bola. Kualitasnya ini akan sangat membantu sebagai alternatif pemain lini tengah tim Merah Putih.
Saddam Gaffar (PSS Sleman)

Striker muda berusia 19 tahun ini sempat tidak menjadi pilihan utama PSS saat melakoni laga di fase grup. Pelatih Dejan Antonic lebih memilih memainkan Irfan Bachdim di ujung tombak serangan.
Namun, Irfan Bachdim kemudian mengalami cedera, dan Saddam Gaffar pun harus menggantikan perannya. Saddam sempat kesulitan beradaptasi dengan permainan tim, apalagi rekan-rekannya berisi pemain senior.
Saddam kemudian menunjukkan kualitasnya dalam dua laga semifinal kontra Persib Bandung. Dia berhasil mencetak masing-masing satu gol dalam dua pertandingan tersebut. Bahkan, gol PSS memang hanya tercipta darinya di semifinal.
Kualitasnya sebagai ujung tombak serangan juga akan berguna untuk menjadi opsi lain di lini depan.
Muhammad Riyandi (Barito Putera)

Terdapat tiga penjaga gawang yang dipanggil oleh Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan kali ini. Mereka adalah Nadeo Argawinata (Bali United), Muhammad Riyandi (Barito Putera), dan Aqil Savik (Persib Bandung).
Dari tiga nama itu, hanya Riyandi saja yang mendapat kesempatan tampil di Piala Menpora 2021. Sedangkan Nadeo dan Aqil harus puas hanya menonton rekan-rekannya berjuang di lapangan.
Riyandi tercatat membukukan tiga penampilan dari empat pertandingan yang dimainkan oleh Barito Putera di turnamen pramusim itu. Statusnya sebagai penjaga gawang utama di klub menguatkan kemungkinan kans menjadi kiper utama di Timnas Indonesia.
Pemain kelahiran Bogor itu juga sudah berpengalaman bersama Timnas Indonesia kelompok usia. Performanya selama Piala Menpora 2021 cukup apik. Dia punya reflek yang bagus dalam menghalau serangan lawan.
Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya)

Kapten Persebaya ini termasuk pemain serba bisa yang mampu beroperasi di berbagai posisi. Dia berposisi asli sebagai bek tengah. Namun, pemain akrab disapa Rian itu juga pernah dipasang sebagai gelandang bertahan dan bek kiri.
Jangan lupakan kemampuannya dalam berduel, merebut bola, melakukan tekel, intersep, dan clearance sudah tentu menjadi modal penting menghalau serangan lawan.
Ketangguhannya di lini belakang sudah terbukti dengan kiprahnya bersama Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Pemain berusia 21 tahun itu mengawalinya sejak Timnas Indonesia U-19 dan Timnas Indonesia U-22 yang di kedua tim itu dia menjadi kapten tim.
Kini, dia mendapat panggilan membela Timnas Indonesia senior dan menjadi awal kiprahnya di level baru.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Aditya Wany/Editor: Wiwig Prayugi, 29 April 2021)
Baca Ini Juga:
- Aji Santoso Tak Risau Banyak Bek Persebaya Dipanggil Timnas Indonesia
- Dipanggil ke TC Timnas Indonesia, M Rafli dan Kushedya Hari Yudo Diminta Jaga Diri
- 5 Bintang di Piala Menpora 2021 yang tak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas
- Kiprah 7 Pemain dari Luar Negeri yang Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
- Putranya Dipanggil ke Timnas Indonesia, Legenda Arema Bahagia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








