5 Rivalitas Antarklub Paling Panas di Dunia (Bagian 1)
Serafin Unus Pasi | 15 September 2020 18:30
Bola.net - Sepakbola bukan hanya sekedar pertandingan biasa. Tak jarang setiap orang menantikan duel dan drama yang disajikan dalam sepakbola, terlebih pertandingan yang disajikan antara tim yang disebut sebagai rival abadi.
Di berbagai penjuru dunia, selalu ada saja dua tim yang memiliki sejarah rivalitas yang panjang karena beberapa faktor. Masing-masing klub memiliki ambisi dipenuhi ambisi untuk menjadi lebih baik dari sang rival, terutama kala kedua tim bertemu di atas lapangan.
Kondisi ini membuat pertandingan antar dua rival tersebut biasanya berjalan dengan tensi tinggi dan atmosfer yang membara. Karena masing-masing tim enggan harga diri mereka tercoreng dengan kalah dari musuh bebuyutan. Sehingga para pemain mengerahkan segala cara untuk menang. Pertandingan ini pun tentu banyak ditunggu pecinta sepakbola.
Dari semua rivalitas-rivalitas yang ada di penjuru dunia, ada beberapa rivalitas yang sangat ikonik. Bahkan rivalitas-rivalitas ini berpredikat sebagai rivalitas terpanas di dunia. Berikut, lima rivalitas abadi yang selalu dinantikan pertandingannya:
1. Kolkata Derby
Meskipun menjadi negara dengan minim prestasi di sepakbola, nyatanya India memiliki salah satu rivalitas yang paling fenomenal. The Boro Match yang dalam bahasa Bengali berarti pertandingan besar.
Pertandingan ini merupakan pertemuan antara dua klub lintas kota yaitu Mohun Bagan vs East Bengal. Dengan mayoritas pendukung East Bengal dari Bangladesh dan Mohun Bagan asli India, kedua tim selalu diliputi konflik sosial dan keriuhan di laganya.
Derby ini telah tersaji sejak tahun 1921 dan telah menjalani 327 pertandingan. Paling fenomenal tentu ketika pertandingan tersebut dihadiri hampir 132 ribu penonton di Salt Lake Stadium, yang kemudian menjadi rekor jumlah penonton terbanyak di stadion tersebut.
2. Cairo Derby
Siapa sangka derby yang keras juga terjadi di sepakbola Mesir. Pertandingan ini merupakan pertandingan yang paling ditunggu di benua Afrika. Al-ahly dan Zamalek merupakan dua klub paling terkenal di Mesir.
Tidak hanya di lapangan, derby yang telah tersaji sejak 1970-an itu juga panas sampai kursi pendukung. Hal tersebut terjadi karena ada unsur kebencian yang terbentuk, salah satu pemicunya adalah Zamalek yang erat kaitannya dengan sentimen Inggris.
Di setiap pertandingannya selalu dipenuhi pihak keamanan untuk mengantisipasi kerusuhan di setiap pertandingan yang tak jarang dihadiri lebih dari 100 ribu penonton.
3. Derby Fla-Flu
Flamengo vs Fluminese, selalu menjadi pertandingan yang memacu adrenalin. Dua klub yang berbasiskan di kota Rio de Janeiro ini selalu dipenuhi pertarungan hidup dan mati di lapangan untuk sebuah kemenangan.
Derby Fla-Flu tidak hanya berkaitan dengan sepakbola, namun di pertandingannya juga selalu diiringi dengan masalah sosial. Flamengo yang merupakan pecahan Fluminese dianggap sebagai tim yang lebih sederhana. Sedangkan Fluminese erat kaitannya dengan kaum bangsawan di Rio.
Dengan tensi panas yang terjadi, stadion Maracana pun menjadi saksi keramaian pendukung di derby Fla-Flu ini. Tercatat pada tahun 1963, pertandingan keduanya menghadirkan 194 ribu lebih orang yang menjadi rekor tertinggi di satu pertandingan.
4. The Old Firm
Celtic dan Rangers merupakan dua klub tersukses di Skotlandia. Pertandingan keduanya kerap diiringi simbol agama antar pendukungnya. Dalam derby tersebut konflik Katolik dan Protestan kerap hadir mengiringi sebuah pertandingan sepakbola.
Pertandingan yang terjadi di Glasgow ini juga menghadirkan permasalahan politik dan situasi sosial. Kedua tim kerap dikaitkan dengan dua ideologi dan identitas yang berbeda, dan selama 132 tahun kedua tim selalu diiringi dengan kekerasan. Tahun 1980, menjadi saksi dari kerasnya derby ini, ribuan penonton saling jotos di tengah lapangan selepas pluit akhir berbunyi.
5. Liverpool vs Manchester United
Sama-sama berada di daerah North-West, dua tim berkostum utama merah ini menjadi salah satu rivalitas paling sengit di Premier League. Dua tim ini juga bersaing untuk mengukuhkan namanya sebagai klub terbaik di Premier League, Liverpool memilik 19 gelar liga dan Manchester United 20.
Sejak tahun 1984 keduanya telah bertemu sebanyak 204 kali, The Reds Devils masih unggul head-to-head dengan 80 kemenangan berbanding 67. Tak jarang pertandingannya diiringi kontroversi, yang teringat di era modern tentu konflik rasisme antara Luis Suarez dan Patrice Evra.
Sumber: Sportskeeda
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Siapkan Tawaran 1,5 Triliun untuk Bek Tottenham sebagai Pengganti Van Dijk
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:52
-
Michael Carrick Bidik Dua Gelandang untuk Perkuat Manchester United
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:15
-
Anfield Mulai Hilang Kesabaran: Arne Slot Dikecam Usai Liverpool Ditahan Burnley
Liga Inggris 19 Januari 2026, 13:57
-
Carrick Effect di Old Trafford: Derby Menang, Manchester United Terlihat Hidup Lagi
Liga Inggris 19 Januari 2026, 12:58
LATEST UPDATE
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








