Rekor 11 Laga Putus! Senne Lammens Ungkap Dosa Kolektif Manchester United di Markas Newcastle

Rekor 11 Laga Putus! Senne Lammens Ungkap Dosa Kolektif Manchester United di Markas Newcastle
Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Bola.net - Manchester United harus rela rekor tak terkalahkan mereka di tahun 2026 terhenti secara dramatis di tangan Newcastle United. Kekalahan 2-1 di St James’ Park menjadi noda pertama bagi Setan Merah setelah melewati 11 pertandingan tanpa kekalahan.

Gol telat Will Osula pada menit ke-90 memastikan tim pulang tanpa poin, meski sempat unggul jumlah pemain. Padahal, momentum sempat berpihak pada United setelah Casemiro menyamakan kedudukan sebelum turun minum.

Kiper Senne Lammens mengakui seluruh elemen tim tampil di bawah standar saat bertandang ke Tyneside. Ia menilai hasil ini sebagai kekecewaan besar karena United gagal memanfaatkan situasi di lapangan.

Kini, fokus United harus dialihkan pada laga krusial melawan Aston Villa dalam perebutan tiket Liga Champions. Jeda internasional selama 11 hari akan dimanfaatkan untuk evaluasi menyeluruh skuat asuhan Michael Carrick.

Analisis Performa yang Jauh dari Standar

Analisis Performa yang Jauh dari Standar

Duel udara antara pemain Manchester United, Harry Maguire dengan pemain Newcastle United, Harvey Barnes. (c) Owen Humphreys/PA via AP

Lammens tidak mencari alasan atas kekalahan di Newcastle. Ia menyebut seluruh pemain kehilangan ritme permainan dan tampil jauh dari level biasanya.

Sejak awal laga, United kesulitan menandingi intensitas tuan rumah. Lammens menilai timnya tidak menunjukkan performa yang cukup untuk bersaing di Premier League yang ketat.

"Hari ini kami tidak cukup baik di semua aspek. Kami harus belajar dari pertandingan ini," kata Lammens.

"Bisa saja ada hari performa menurun, tapi ini penurunan kolektif, dan itu tidak boleh terjadi, terutama melawan tim seperti mereka," tambahnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 5 Maret 2026
Newcastle Newcastle
03:15 WIB
Man United Man United

Gagal Manfaatkan Momentum Kartu Merah

Gagal Manfaatkan Momentum Kartu Merah

Pemain Manchester United, Leny Yoro (kiri), dan pemain Newcastle United, Joelinton, beraksi dalam laga Premier League, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. (c) Owen Humphreys/PA via AP

Kartu merah Jacob Ramsey di babak pertama menjadi peluang besar bagi United. Ditambah sundulan Casemiro yang sempat menyamakan skor, harapan sempat muncul untuk membalikkan keadaan.

Namun, keunggulan jumlah pemain tidak terlihat di babak kedua karena United gagal mendikte permainan. Lammens mengungkapkan manajer sudah memperingatkan agar mereka tidak lengah.

"Manajer bilang ini tidak akan mudah. Kami harus menekan dan memecah kebuntuan dengan cepat. Semakin lama skor 1-1 bertahan, peluang lawan bisa menentukan," ujar Lammens.

"Tadi itu yang terjadi. Masuk babak kedua kami percaya diri, tapi peringatan manajer terbukti benar," tambahnya.

Kalah Secara Fisik dan Intensitas

Atmosfer St James’ Park memberi energi tambahan bagi Newcastle meski bermain dengan 10 orang. Lammens menilai United kalah dalam adu fisik dan kerja keras sepanjang laga.

Dukungan suporter tuan rumah membuat Newcastle tetap memberi perlawanan sengit hingga menit akhir, yang akhirnya berujung pada gol kemenangan melalui serangan efektif.

"Fisik dan usaha kami tidak cukup. Mereka tampil lebih keras, apalagi dengan fans di belakang mereka. Kami tahu laga tandang ini akan sulit, dan manajer sudah memperingatkan," tambahnya.

Misi Bangkit Menuju Zona Liga Champions

United kini memiliki 11 hari untuk memulihkan mental sebelum menjamu Aston Villa di Old Trafford. Laga ini sangat penting karena kedua tim memburu posisi empat besar.

Lammens menekankan reaksi tim dalam latihan akan menentukan hasil pertandingan berikutnya. Fokus dan intensitas menjadi kunci agar United bisa segera kembali ke jalur kemenangan.

"Mulai besok kami akan berlatih, menjaga intensitas, dan menyiapkan performa untuk laga berikutnya," ujar Lammens.

"Hari ini mengecewakan, tapi beberapa hari ke depan harus bersatu dan memikirkan cara bereaksi," pungkasnya.