6 Pemain Yang Bisa Menjadi Pilar Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2023
Asad Arifin | 13 Januari 2021 12:49
Bola.net - FIFA telah memutuskan menunda Piala Dunia U-20 2021 menjadi 2023. Indonesia tetap berstatus tuan rumah. Lantas, siapa saja pemain yang bisa menjadi pilar Skuad Garuda kelak?
Para pemain yang kini berada di skuad Timnas Indonesia U-19 jelas tak bisa bermain di Piala Dunia U-20. Sebab, rata-rata mereka akan berada pada usia 22 atau 23 tahun saat Piala Dunia digelar.
Dengan begitu, para dari Timnas Indonesia U-16 yang saat ini dipoles oleh Bima Sakti berpeluang besar tampil di Piala Dunia U-20 2023. Alexandro Felix Kamuru dkk rata-rata lahir pada 2004 dan 2005.
Generasi Timnas Indonesia U-16 ini yang nantinya kemungkinan promosi ke Timnas Indonesia U-19 proyeksi Piala Dunia U-20 2021.
Lantas, siapa saja pemain berpotensi dari Timnas Indonesia U-16 yang bisa menjadi senjata di Piala Dunia U-20 2023? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan adalah pemain tersubur Timnas Indonesia U-16 dalam dua turnamen terakhir. Pemain Persebaya Surabaya itu mencetak lima gol di Piala AFF U-15 dan tujuh gol di Kualifikasi Piala AFC U-16 2021.
Posisinya sebagai gelandang tak menjadi penghalang bagi Marselino Ferdinan untuk tampil produktif. Pemain kelahiran Jakarta in dianugerahi bakat menyerang yang mumpuni.
Setahun setelah dua turnamen itu, Marselino Ferdinan masih menjadi langganan Timnas Indonesia U-16. Dia selalu dipanggil pelatih Bima Sakti dalam beberapa pemusatan latihan terakhir.
Di Piala Dunia U-20 23, Marselino Ferdinan bakal berusia 19 tahun. Kemampuannya akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Dan, jangan kaget jika ia bakal menjadi jenderal lapangan tengah Timnas Indonesia U-20 di turnamen itu.
Alexandro Felix Kamuru
Banyak pihak yang melabeli Alexandro Felix Kamuru sebagai 'the next Boaz Solossa'. Namun, predikat tersebut dirasa kurang cepat.
Meski sama-sama dari Papua dan berteknik tinggi, keduanya berbeda posisi. Jika Boaz Solossa bermain sebagai striker, Kamuru kerap diplot sebagai bek sayap.
Bima Sakti memercayai Kamuru menjadi bek sayap kiri di Timnas Indonesia U-16.
Kamuru juga menjadi satu di antara pemain kesayangan Bima Sakti sejak 2019. Dia hampir tidak pernah absen dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16.
Berdasarkan posisinya, Kamuru bakal meneruskan eksistensi bek sayap asal Papua di Timnas Indonesia. Sebelumnya, Bumi Cendrawasih pernah melahirkan nama-nama seperti Ortizan Solossa, Erol FX Iba hingga Ruben Sanadi.
Sebagai bek sayap, Kamuru justru agresif dalam membantu serangan. Maklum, posisi aslinya adalah penyerang sayap. Jika kualitasnya terus meningkat, satu tiket Piala Dunia U-20 2023 otomatis bakal menjadi miliknya.
Marcell Januar Putra
Bima Sakti memuji habis penampilan Marcell Januar Putra pada gim internal Timnas Indonesia U-16 dalam pemusatan latihan di Yogyakarta, Desember 2020. Bek asal Bali United itu tampil prima menggalang lini pertahanan.
Sebagai pemain belakang, Marcell Januar Putra dinilai Bima Sakti sangat vokal mengomandoi lini pertahanan. Dia menyukai tipe bek seperti itu.
"Marcell Januar Putra mengoordinasi lini belakang dengan baik. Dia juga yang suaranya terdengar hingga tempat saya duduk di tribune penonton. Itu yang saya inginkan dari pemain lain," ucap Bima Sakti.
Jika bisa menjaga performanya, Marcell Januar Putra diyakini bakal menjadi tembok kokoh di Piala Dunia U-20 2023.
I Made Putra Kaicen
I Made Putra Keicen hampir tidak pernah absen mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16. Dia telah menjadi pemain kesayangan Bima Sakti sejak 2019.
I Made Putra Kaicen mulai mengunci posisi inti Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-15 2019 dan dilanjutkan di Kualifikasi Piala AFC U-16 2020.
I Made Putra Kaicen merupakan penjaga gawang yang berasal dari Bali United. Situs PSSI merangkum, tinggi badannya 173 cm. Dia masih memiliki waktu sekitar tiga tahun untuk bertumbuh menjadi kiper yang lebih proporsional.
Dengan rekam jejaknya yang menjanjikan di Timnas Indonesia U-16, I Made Putra Kaicen akan mudah terpilih untuk Piala Dunia U-20 2023. Dia belum mempunyai saingan hingga saat ini.
Ferre Murarri dan Sandy Kusuma Triandy
Ferre Murarri dan Sandy Kusuma Triandy menjadi bintang lapangan Timnas Indonesia U-16 dalam gim internal terakhir di pemusatan latihan Yogyakarta. Keduanya mendapat sanjungan lebih dari Bima Sakti.
Ferre Murarri berposisi sebagai bek tengah. Adapun, Sandy Kusuma Triandy merupakan seorang gelandang tengah.
"Ferre Murrari menggalang lini belakang dengan baik. Dia tak mengizinkan satu pun lawan yang masuk ke daerahnya," jelas Bima Sakti.
"Kemudian Sandy Kusuma Triandy. Dia mengoordinasi lini tengah dan menjadi jenderal lapangan tengah. Dia tahu kapan harus bertahan dan menyerang sehingga tim bisa bermain baik," ucapnya.
Berdasarkan penilaian dari Bima Sakti, keduanya diprediksi akan menjadi pemain penting di Piala Dunia U-20 2023. Namun, keduanya butuh kerja keras agar posisinya tidak digeser pemain lain.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Yus Mesi Sawitri, 13 Januari 2021)
Baca Ini Juga:
- Tidak Selamanya Buntung, 4 Pemain Ini Bersinar Usai Meninggalkan Manchester United
- 6 Pemain dengan Status Unsung Heroes di Premier League
- Di Balik Koneksi Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas: Saling Kenal Sejak 1997
- Bergaji 5,28 miliar per Pekan, 10 Cara Paul Pogba Menikmati Hidup Mewahnya
- Cerita Park Ji-sung: Momen Getir di Tengah Pesta Juara Liga Champions 2008
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


