Abaikan AFC, BOPI Tegaskan Punya Nilai Verifikasi Sendiri
Editor Bolanet | 1 April 2015 20:00
- Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Noor Aman, memaparkan alasan tidak memberikan rekomendasi kepada Arema Cronus dan Persebaya Surabaya untuk berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Dikatakannya, kepemilikan Arema masih dipersoalkan dua pihak antara kubu Iwan Budianto dan Lucky Acub Zainal. Sedangkan Persebaya, menjadi rebutan dua pengelola, masing-masing PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) dan PT Persebaya Indonesia.
Kami sudah memberi waktu kepada mereka agar berdamai, tapi ternyata sampai saat ini masalahnya belum selesai. Setelah melalui proses verifikasi, mereka masuk kategori C dan tidak direkomendasikan untuk kompetisi, kata Noor Aman.
Hal tersebut, membuat BOPI mengabaikan pengakuan dari AFC, karena Arema sudah mendapat rekomendasi sebagai klub profesional dan berlaga di AFC Cup. Namun bagi Noor Aman dan kawan-kawan, pihaknya menilai verifikasi yang dilakukan AFC berbeda dengan BOPI.
Sebab dilanjutkannya, proses verifikasi AFC fokus pada aspek insfrastruktur dan hal-hal terkait persepakbolaan, sedangkan BOPI mengarah pada sisi lain seperti badan hukum, keuangan hingga hal detail kontrak pemain/pelatih.
Kami minta Arema dan Persebaya ini segera mengakhiri konflik. Tapi untuk mengikuti ISL musim ini sudah terlambat karena deadline kami berikan paling lambat Selasa (31/3) kemarin, tegasnya.
Tercatat, sebanyak 16 klub yang dinyatakan lolos verifikasi, lima di antaranya masuk kategori A, yaitu Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Persipura Jayapura.
Sedangkan kategori B adalah Bali United, Barito Putra, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya dan Gresik United.
Dengan keputusan ini, maka kami memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia sebagai operator untuk menyelenggarakan ISL yang dimulai kick off pada 4 April. Tapi dengan ketentuan, setiap pertandingan harus direkam video, dibuat laporan, dan diserahkan ke BOPI, tutupnya. (esa/dzi)
Dikatakannya, kepemilikan Arema masih dipersoalkan dua pihak antara kubu Iwan Budianto dan Lucky Acub Zainal. Sedangkan Persebaya, menjadi rebutan dua pengelola, masing-masing PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) dan PT Persebaya Indonesia.
Kami sudah memberi waktu kepada mereka agar berdamai, tapi ternyata sampai saat ini masalahnya belum selesai. Setelah melalui proses verifikasi, mereka masuk kategori C dan tidak direkomendasikan untuk kompetisi, kata Noor Aman.
Hal tersebut, membuat BOPI mengabaikan pengakuan dari AFC, karena Arema sudah mendapat rekomendasi sebagai klub profesional dan berlaga di AFC Cup. Namun bagi Noor Aman dan kawan-kawan, pihaknya menilai verifikasi yang dilakukan AFC berbeda dengan BOPI.
Sebab dilanjutkannya, proses verifikasi AFC fokus pada aspek insfrastruktur dan hal-hal terkait persepakbolaan, sedangkan BOPI mengarah pada sisi lain seperti badan hukum, keuangan hingga hal detail kontrak pemain/pelatih.
Kami minta Arema dan Persebaya ini segera mengakhiri konflik. Tapi untuk mengikuti ISL musim ini sudah terlambat karena deadline kami berikan paling lambat Selasa (31/3) kemarin, tegasnya.
Tercatat, sebanyak 16 klub yang dinyatakan lolos verifikasi, lima di antaranya masuk kategori A, yaitu Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Persipura Jayapura.
Sedangkan kategori B adalah Bali United, Barito Putra, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya dan Gresik United.
Dengan keputusan ini, maka kami memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia sebagai operator untuk menyelenggarakan ISL yang dimulai kick off pada 4 April. Tapi dengan ketentuan, setiap pertandingan harus direkam video, dibuat laporan, dan diserahkan ke BOPI, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






