ADS Siap Jembatani PSM dan YOSS Soal Stadion
Editor Bolanet | 28 Oktober 2013 19:32
- PSM Makassar siap menghadapi tahapan verifikasi yang akan dilakukan PSSI akhir November nanti. Ini adalah tahapan untuk mendapatkan tempat di penyatuan liga musim depan.
Beberapa poin verifikasi ini mencakup finansial, pembinaan usia dini, serta manajemen dan SDM. Untuk persyaratan ini, manajemen optimis bisa memenuhinya. Manajemen memenuhi kewajiban kepada pemain dengan membayar gaji mereka. Selain itu, masalah pembinaan sudah dilakukan termasuk menggelar liga divisi lokal kelompok umur yang saat ini digalakkan melalui Kalla Liga PSM.
Namun, ada satu poin yang krusial dan masih menjadi pemikiran manajemen, yaitu infrastruktur stadion. Setiap klub harus punya stadion sendiri atau menyewa dengan standar AFC. Penilaian stadion meliputi lampu, lapangan, tribun, pagar, loker, bench, dan lainnya.
Poin terakhir ini yang belum bisa dipenuhi manajemen, lantaran terkendala komunikasi soal renovasi stadion dengan pihak Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) yang menaungi Stadion Andi Mattalatta, yang selama ini menjadi home base PSM Makassar.
Saat ini, kondisi Stadion Andi Mattaatta dianggap sudah tidak berstandar untuk dihelat pertandingan sekelas liga Indonesia. Karena itu, manajemen PT PSM berniat untuk merenovasinya dengan syarat diberikan hak kelola stadion.
Namun, hal itu ditolak oleh pihak YOSS dan bersikeras untuk mempersilahkan manajemen PSM merenovasi stadion dengan catatan pengelolaan tetap berada di pihak mereka. Artinya, meski PSM sudah merenovasi stadion tetap harus mengeluarkan biaya sewa.
Karena tidak ada jalan keluar dari kedua belah pihak membuat Andi Darussalam Tabussalla atau yang akrab disapa ADS angkat bicara. Ketua Komite Olahraga nasional Indonesia (KONI) Sulsel ini merasa perlu untuk turun tangan langsung menengahi antara pihak manajemen PT PSM dengan pihak Stadion Andi Mattalatta dibawah naungan YOSS.
Saya sebagai ketua KONI merasa perlu menengahi antara keduanya. Kita akan undang kedua pihak nanti untuk bertemu dan berbicara masalah tersebut, Ujar ADS.
Mantan ketua badan liga Indonesia ini mengatakan bahwa PSM yang saat ini sudah lolos babak playoff perlu secepatnya menyelesaikan permasalahan renovasi stadion, apalagi tahapan verifikasi akan dimulai sebentar lagi.
Sekarang ini PSM dikejar waktu, jangan sampai tim verifikasi-nya sudah datang lantas dianggap stadion kurang memadai. Makanya secepatnya pihak manajemen PT PSM dan YOSS harus duduk bersama dan kami dari KONI Sulsel akan berada di tengah, diharapkan ada solusi yang terbaiklah untuk ini, sambungnya.
Sementara itu, pihak PT PSM melalui CEO nya, Rully Habibie, mengapresiasi dengan sangat baik niat dari KONI Sulsel untuk menjadi penengah antara pihak Stadion dengan PT PSM. (nda/dzi)
Beberapa poin verifikasi ini mencakup finansial, pembinaan usia dini, serta manajemen dan SDM. Untuk persyaratan ini, manajemen optimis bisa memenuhinya. Manajemen memenuhi kewajiban kepada pemain dengan membayar gaji mereka. Selain itu, masalah pembinaan sudah dilakukan termasuk menggelar liga divisi lokal kelompok umur yang saat ini digalakkan melalui Kalla Liga PSM.
Namun, ada satu poin yang krusial dan masih menjadi pemikiran manajemen, yaitu infrastruktur stadion. Setiap klub harus punya stadion sendiri atau menyewa dengan standar AFC. Penilaian stadion meliputi lampu, lapangan, tribun, pagar, loker, bench, dan lainnya.
Poin terakhir ini yang belum bisa dipenuhi manajemen, lantaran terkendala komunikasi soal renovasi stadion dengan pihak Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) yang menaungi Stadion Andi Mattalatta, yang selama ini menjadi home base PSM Makassar.
Saat ini, kondisi Stadion Andi Mattaatta dianggap sudah tidak berstandar untuk dihelat pertandingan sekelas liga Indonesia. Karena itu, manajemen PT PSM berniat untuk merenovasinya dengan syarat diberikan hak kelola stadion.
Namun, hal itu ditolak oleh pihak YOSS dan bersikeras untuk mempersilahkan manajemen PSM merenovasi stadion dengan catatan pengelolaan tetap berada di pihak mereka. Artinya, meski PSM sudah merenovasi stadion tetap harus mengeluarkan biaya sewa.
Karena tidak ada jalan keluar dari kedua belah pihak membuat Andi Darussalam Tabussalla atau yang akrab disapa ADS angkat bicara. Ketua Komite Olahraga nasional Indonesia (KONI) Sulsel ini merasa perlu untuk turun tangan langsung menengahi antara pihak manajemen PT PSM dengan pihak Stadion Andi Mattalatta dibawah naungan YOSS.
Saya sebagai ketua KONI merasa perlu menengahi antara keduanya. Kita akan undang kedua pihak nanti untuk bertemu dan berbicara masalah tersebut, Ujar ADS.
Mantan ketua badan liga Indonesia ini mengatakan bahwa PSM yang saat ini sudah lolos babak playoff perlu secepatnya menyelesaikan permasalahan renovasi stadion, apalagi tahapan verifikasi akan dimulai sebentar lagi.
Sekarang ini PSM dikejar waktu, jangan sampai tim verifikasi-nya sudah datang lantas dianggap stadion kurang memadai. Makanya secepatnya pihak manajemen PT PSM dan YOSS harus duduk bersama dan kami dari KONI Sulsel akan berada di tengah, diharapkan ada solusi yang terbaiklah untuk ini, sambungnya.
Sementara itu, pihak PT PSM melalui CEO nya, Rully Habibie, mengapresiasi dengan sangat baik niat dari KONI Sulsel untuk menjadi penengah antara pihak Stadion dengan PT PSM. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming BRI Super League: PSM vs Persib
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














