Agus Soroti Mental Tanding Persegres
Editor Bolanet | 30 Desember 2013 19:57
- Arsitek Persegres, Agus Yuwono mengaku kecewa karena timnya ditahan imbang klub Malaysia Super League (MSL) Terengganu FA, Senin (30/12) sore tadi di stadion Petrokimia Gresik. Agus pun menyoroti mental tanding dan penyelesaian akhir David Faristian dan kawan-kawan.
Menurut Agus, penyelesaian akhir pasukannya kurang memuaskan. Padahal striker Pape Ndiaye mendapat cukup banyak kesempatan untuk mencetak angka. Selain itu, mental tanding pemainnya juga kurang greng. Padahal Persegres tampil di depan suporter setianya, Ultras Gresik.
Secara permainan tidak ada perbedaan saat turun antara hari ini maupun ketika tampil di Piala Gubernur lalu, ucap Agus kepada wartawan usai pertandingan, Senin petang.
Pada pertandingan sore tadi, Terengganu unggul lebih dulu melalui Zairo Anuar Zalani di menit ke-16. Persegres membalas di menit ke-21 lewat Reza Mustofa. Skor imbang 1-1 bertahan hingga kedua tim memasuki kamar ganti.
Heading Pape Ndiaye di menit ke-74 membuat Persegres berbalik unggul. Sayang skor kembali imbang setelah Fakhrurazi Musa mencetak gol menyama pada menit ke-79. Hingga wasit Iwan Sukoco meniup pluit panjang, skor masih imbang 2-2.
Sayang, finishing anak-anak dan mental tanding di depan suporter sendiri belum terbentuk, imbuh pelatih asal Malang ini. Eks juru taktik Persijap Jepara ini tak segan mengakui timnya masih canggung tampil di depan Ultras Gresik.
Agus menambahkan, kondisi timnya juga belum mencapai peak performance. Sampai laga tadi kondisi anak-anak masih 80 persen. Atas hasil ini, kami memandang masih perlu ada perbaikan dan evaluasi lagi, jelas Agus.[initial]
(faw/dzi)
Menurut Agus, penyelesaian akhir pasukannya kurang memuaskan. Padahal striker Pape Ndiaye mendapat cukup banyak kesempatan untuk mencetak angka. Selain itu, mental tanding pemainnya juga kurang greng. Padahal Persegres tampil di depan suporter setianya, Ultras Gresik.
Secara permainan tidak ada perbedaan saat turun antara hari ini maupun ketika tampil di Piala Gubernur lalu, ucap Agus kepada wartawan usai pertandingan, Senin petang.
Pada pertandingan sore tadi, Terengganu unggul lebih dulu melalui Zairo Anuar Zalani di menit ke-16. Persegres membalas di menit ke-21 lewat Reza Mustofa. Skor imbang 1-1 bertahan hingga kedua tim memasuki kamar ganti.
Heading Pape Ndiaye di menit ke-74 membuat Persegres berbalik unggul. Sayang skor kembali imbang setelah Fakhrurazi Musa mencetak gol menyama pada menit ke-79. Hingga wasit Iwan Sukoco meniup pluit panjang, skor masih imbang 2-2.
Sayang, finishing anak-anak dan mental tanding di depan suporter sendiri belum terbentuk, imbuh pelatih asal Malang ini. Eks juru taktik Persijap Jepara ini tak segan mengakui timnya masih canggung tampil di depan Ultras Gresik.
Agus menambahkan, kondisi timnya juga belum mencapai peak performance. Sampai laga tadi kondisi anak-anak masih 80 persen. Atas hasil ini, kami memandang masih perlu ada perbaikan dan evaluasi lagi, jelas Agus.[initial]
Semua Tentang Kompetisi Indonesia Ada Disini!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Liga 2: Gresik United Bungkam PSIM Yogyakarta dengan skor 2-0
Open Play 1 Oktober 2022, 18:07
-
Hasil Liga 2: Gresik United Akhiri 'Bulan Madu' PSIM dengan Erwan Hendarwanto
Bola Indonesia 1 Oktober 2022, 17:12
-
Persija Coret Mantan Bomber Timnas Indonesia U-19
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 13:48
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





