AK-37 Nilai Komite Banding Tak Transparan
Editor Bolanet | 19 September 2016 12:54
AK-37 membeber beberapa hal yang jadi bukti tidak transparannya proses banding. Pertama, Komite Banding tidak serius bekerja terbukti dari tidak adanya undangan untuk menghadiri sidang banding bagi mereka. Kedua, AK-37 telah menunggu di kantor KOI, tapi setelah menunggu beberapa jam disuruh pulang dan hanya akan diberitahu hasilnya nanti.
Sangat disayangkan Komite Banding tidak transparan dan akuntabel dalam bekerja, ujar Pendiri Save Our Soccer, sekaligus anggota AK-37, Apung Widadi.
Tidak ada pembelajaran demokrasi dalam kongres PSSI. Transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas tidak dijunjung tinggi. Akan tetapi subjektifitas dan politik perkoncoan dominan, sambungnya.
Pernyataan senada datang dari Arif Putra Wicaksono, CEO Nine Sport, yang juga anggota AK-37. Menurutnya, sejak mengajukan surat banding, hingga sekarang tidak ada undangan dan konfirmasi data.
Proses yang tidak transparan ini sungguh disayangkan. Upaya memperbaiki tata kelola dari sisi industri pun sudah dipotong sejak awal melalui proses administrasi yang tidak subtansial, tuturnya.
Sementara itu, Rhendie Arindra juga menyoroti tak transparannya Komite Banding ini. Menurut mantan Direktur Persikabo Bogor ini, Komite banding sama tertutupnya dengan Komite Pemilihan.
Kalaupun mereka menganggap ini bukan untuk konsumsi publik, minimal mereka hubungi saya langsung mengenai apa penyebab ketidaklolosan saya, karena di surat pendaftaran tercantum jelas nomor telp dan email pribadi saya, tuturnya.
Lebih lanjut, tertutupnya Komite Banding ini juga mendapat kritik pedas Richard Achmad Supriyanto. Ketua Umum The Jak ini menilai Komite Banding, juga Komite Pemilihan, tidak mencerminkan niatan untuk memperbaiki sepakbola Indonesia.
Kami menyayangkan proses KP dan KB yang tidak transparan serta menunjukan tebang pilih dalam menjalankan tugasnya, ada kesan tidak ingin dievaluasi maupun menerima kritik, ujar Richard.
Kalau prosesnya sudah begini apa jadinya nanti dalam proses pemilihan dan ketika kongres? Pastinya akan banyak pertanyaan besar di masyarakat sepakbola, tukasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





