APPI Imbau Pemain Boikot Kompetisi
Editor Bolanet | 18 Desember 2012 05:10
- CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak, mengimbau seluruh pemain sepak bola nasional untuk memboikot kompetisi musim 2012/2013. Dengan catatan, masih terjadi persoalan klub melakukan penunggakan gaji kepada para pemainnya.
Dengan begitu, Valentino berharap para pemain memiliki sikap tegas terhadap permasalahan penunggakan gaji. Dikatakannya lagi, hal tersebut wajib dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada klub-klub yang bermasalah.
APPI tidak bisa berbuat banyak menanggulangi permasalahan gaji apabila tidak mendapat dukungan dari para pemain. Karena itu, semuanya harus dimulai dari sikap tegas para pemain, ujarnya.
Apalagi, wacana boikot sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, karena tidak ada dukungan, batal terlaksana, sambungnya.
Karena itu, diharapkannya para pemain bisa bersatu demi memajukan sepak bola Indonesia. Namun, dikatakannya lagi, APPI sudah memiliki langkah-langkah lainnya jika persoalan gaji tidak kunjung terselesaikan.
APPI akan melaporkan operator liga dan klub bermasalah kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), tegasnya.
Sebelumnya, APPI sudah merilis daftar klub yang menunggak gaji pemain. Dalam daftar tersebut, tercatat hanya sembilan klub di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) yang tidak memiliki masalah pembayaran gaji pemain.
Klub asal ISL yakni Persipura, Mitra Kutai Kartanegara, Persiram Samarinda, Persegres, Persib Bandung. Sementara di kompetisi IPL, hanya ada tiga, yaitu Semen Padang, Persebaya dan Arema.
Klub ISL, PSPS Pekanbaru menjadi klub yang paling banyak melakukan penunggakan dengan rincian 10 bulan, sedangkan Klub IPL Bontang FC tercatat menunggak gaji selama 6-7 bulan.
Karena itu, kami dari APPI menunggu kesiapan teman-teman pemain. Kami tentu menganjurkan semuanya untuk bersikap tegas berjuang demi hak masing-masing, pungkasnya. (esa/gia)
Dengan begitu, Valentino berharap para pemain memiliki sikap tegas terhadap permasalahan penunggakan gaji. Dikatakannya lagi, hal tersebut wajib dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada klub-klub yang bermasalah.
APPI tidak bisa berbuat banyak menanggulangi permasalahan gaji apabila tidak mendapat dukungan dari para pemain. Karena itu, semuanya harus dimulai dari sikap tegas para pemain, ujarnya.
Apalagi, wacana boikot sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, karena tidak ada dukungan, batal terlaksana, sambungnya.
Karena itu, diharapkannya para pemain bisa bersatu demi memajukan sepak bola Indonesia. Namun, dikatakannya lagi, APPI sudah memiliki langkah-langkah lainnya jika persoalan gaji tidak kunjung terselesaikan.
APPI akan melaporkan operator liga dan klub bermasalah kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), tegasnya.
Sebelumnya, APPI sudah merilis daftar klub yang menunggak gaji pemain. Dalam daftar tersebut, tercatat hanya sembilan klub di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) yang tidak memiliki masalah pembayaran gaji pemain.
Klub asal ISL yakni Persipura, Mitra Kutai Kartanegara, Persiram Samarinda, Persegres, Persib Bandung. Sementara di kompetisi IPL, hanya ada tiga, yaitu Semen Padang, Persebaya dan Arema.
Klub ISL, PSPS Pekanbaru menjadi klub yang paling banyak melakukan penunggakan dengan rincian 10 bulan, sedangkan Klub IPL Bontang FC tercatat menunggak gaji selama 6-7 bulan.
Karena itu, kami dari APPI menunggu kesiapan teman-teman pemain. Kami tentu menganjurkan semuanya untuk bersikap tegas berjuang demi hak masing-masing, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
APPI Minta AFC dan FIFA Investigasi Penghentian Liga 2 dan Liga 3
Bola Indonesia 14 Januari 2023, 13:27
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




