Arema FC Nilai Kenaikan Dana Komersial Belum Ideal
Serafin Unus Pasi | 4 Juni 2020 20:27
Bola.net - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, membeber pendapatnya soal kenaikan dana komersial yang akan diterima klub jika Shopee Liga 1 musim 2020 dilanjutkan lagi. Ia menyebut bahwa sejatinya kenaikan dana komersial yang disebut-sebut belakangan ini masih belum ideal.
"Kalau ditanya apakah dana komersial, yang naik menjadi Rp 800 juta, cukup atau tidak, saya menjawab tidak," ujar Ruddy, Kamis (04/06).
"Saya yakin, semua dari 18 klub peserta akan bilang tidak cukup," sambungnya.
Menurut Ruddy, secara kalkulasi, dengan kapasitas stadion hanya terisi 50 persen dan jangka kompetisi enam bulan, secara rata-rata jumlah ideal dana komersial sebesar Rp 1,2 miliar. Perhitungan tersebut, sambung manajer berusia 48 tahun ini, dengan asumsi kapasitas stadion terisi separuhnya.
"Apalagi, kondisinya seperti ini. Mau tak mau kami menilai bahwa dana komersial ini tak lagi sebagai suplemen, tapi sebagai makanan pokok," tutur Ruddy.
Sebelumnya, muncul wacana bahwa 18 klub Liga 1 mendapat dana komersial sebesar Rp 800 juta per bulan. Wacana ini menguat pada rapat virtual yang dihelat PSSI dan klub-klub peserta Liga 1, Selasa (02/06).
Jumlah Rp 800 juta ini berarti ada kenaikan jumlah dana komersial yang diterima klub. Sebelumnya, tiap bulan, klub-klub peserta Liga 1 musim 2020 menerima Rp 520 juta. Ini belum dipotong pajak.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Renegosiasi Kontrak
Sementara itu, selain kenaikan dana komersial, Ruddy menyebut perlunya ada renegosiasi kontrak dengan pelatih dan pemain. Hal ini, sambung pria asal Madiun tersebut, penting untuk mengurangi pengeluaran tim.
"Ini sama sekali bukan upaya untuk meraih keuntungan dari situasi ini. Yang kami lakukan adalah semata upaya memperkecil kerugian," tegas Ruddy.
"Kami harap semua pihak bisa paham dan memiliki tekad yang sama untuk menyelamatkan industri sepak bola Indonesia," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









