Arema FC Susun Protokol Medis Cegah Penyebaran Corona, Ini Dia Isinya
Serafin Unus Pasi | 17 Juni 2020 19:30
Bola.net - Arema FC meneruskan persiapan jelang lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Setelah memulai lagi aktivitas kantor mereka, klub berlogo singa mengepal ini mulai bersiap untuk menggelar lagi latihan.
Namun, sebelum latihan dimulai lagi, Arema sudah menyusun protokol medis di masa pandemi ini. Protokol tersebut disusun oleh dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO.
Dalam protokol tersebut, disusun hal-hal yang harus dilakukan para penggawa Arema sebelum memulai latihan. Salah satunya, mereka wajib untuk datang 14 hari sebelum latihan resmi di Malang untuk melakukan karantina mandiri. Namun, para pemain ini juga bisa datang paling lambat tujuh hari sebelum latihan dimulai. Syaratnya, mereka harus membawa hasil rapid test, yang wajib nonreaktif. Hasil ini pun harus diulang lagi di Malang sebelum bergabung bersama tim.
Bagi yang rapid test-nya reaktif, bisa bergabung dengan tim jika hasil swab test mereka negatif.
Selain itu, dalam perjalanan ke Malang pun, para penggawa Arema memiliki protokol yang harus dipenuhi. Mereka harus bisa meminimalisir kontak dengan orang lain selama perjalanan, terutama ketika berada di bandara, terminal, dan kendaraan umum.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Protokol Latihan
Sebelum latihan pun, ada protokol yang harus dipenuhi para penggawa Arema. Salah satunya, mereka harus mandi sebelum berangkat, mengenakan pakaian yang sudah dicuci dan masker. Mereka dilarang berangkat ke lokasi latihan bisa ada gejala demam dan batuk atau pilek.
Saat latihan, mereka harus meminimalisir kontak fisik, berupa jabat tangan atau berpelukan dengan orang lain. Mereka pun dilarang meludah di lapangan dan area berkumpul. Selain itu, para penggawa Arema juga dilarang minum dari gelas atau botol yang sama dengan pemain lain.
Usai latihan, para penggawa Arema wajib cuci tangan dan kaku atau mandi dengan sabun. Mereka pun harus mengumpulkan baju kotor di lokasi yang telah disiapkan. Selain itu, para pemain ini tetap wajib menggunakan masker.
Dibuat Sederhana
Sementara itu, dr. Nanang menyebut bahwa protokol ini sengaja dibuat untuk mencegah persebaran virus Corona di internal tim Arema. Selain bagi tim, tim medis Arema FC juga sudah menyusun protokol kesehatan untuk tim medis, bagian dapur, kitman, dan driver.
"Sengaja protokol-protokol ini kami buat sederhana. Ini agar mudah dipahami dan dijalankan oleh semua pihak," kata dr. Nanang, pada Bola.net, Rabu (17/06).
"Isinya sendiri modifikasi dari berbagai sumber, termasuk dari PSSI dan IOC," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











