Arema Indonesia Ingin Jadi Produsen Pemain Bintang
Editor Bolanet | 6 Juni 2016 14:35
Kita nggak mungkin langsung akan memboyong pemain-pemain bintang yang mahal-mahal, ujar Direktur Operasional Arema Indonesia, Haris Fambudi.
Seperti kata Mas Lucky (pendiri Arema, (alm) Lucky Adrianda Zaenal), kita ini memproduksi pemain. Bukan membeli pemain, sambungnya.
Namun demikian, menurut Haris, Arema Indonesia sama sekali tak anti dengan pemain bintang. Menurutnya, sebagai salah satu faktor bisnis, kehadiran pemain bintang adalah sebuah keniscayaan.
Kita berharap pemain ini bisa membimbing pemain-pemain kita untuk bisa jadi bintang, tuturnya.
Kita juga sudah ada kandidat pemain, yang istilahnya marquee. Salah satunya penyerang asal Argentina yang saat ini masih main di kompetisi negaranya, sambung Haris.
Lebih lanjut, demi melancarkan niat mereka sebagai produsen pemain, Arema Indonesia mengisyaratkan bakal menggunakan jasa pemain asing. Menurut Haris, mereka intens berkomunikasi dengan seorang pelatih asal Cile yang kini sedang melatih di Thailand.
Karena kompetisi Thailand masih berjalan, sementara kita dilatih Abdulrahman Gurning, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
-
Arema Indonesia Sambut Positif Aksi Saweran Aremania
Bola Indonesia 22 Mei 2017, 16:26
-
Arema Indonesia Belum Puas Usai Petik Kemenangan Pertama
Bola Indonesia 18 Mei 2017, 19:58
-
Arema Indonesia Sukses Raih Kemenangan Pertama
Bola Indonesia 17 Mei 2017, 17:20
-
Arema Indonesia Target Raih Kemenangan Perdana
Bola Indonesia 16 Mei 2017, 21:37
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














