Arema IPL: Jadwal Padat Tidak Manusiawi Bagi Pemain
Editor Bolanet | 7 Juni 2012 22:15
- Manajemen Arema Indonesia IPL keluhkan jadwal kompetisi yang padat. Mereka merasa kelelahan pemain bisa berdampak buruk bagi karir pemain, karena membuat pemain rentan cedera.
“Bertanding tiga hari sekali selama 18 hari berturut-turut, sama saja menyuruh pemain terus berlari selama sembilan jam. Belum lagi ditambah 12 jam latihan per hari. Total pemain Arema rata-rata harus bergerak dan berlari selama 27 jam dalam waktu 18 hari. Apakah ini manusiawi untuk ukuran seorang atlet profesional,” tanya Brillyanes Sanawiri, Manajer Arema Indonesia.
Lebih lanjut, Brilly -sapaan karib Brillyanes- mengatakan bahwa padatnya jadwal sudah kerap dikeluhkan pelatih dan pemain Arema Indonesia.
”Kita dipaksa menjalani laga demi laga dengan jadwal super ketat, tidak hanya di IPL maupun Piala Indonesia. Sepertinya LPIS lupa bahwa Arema juga bermain di AFC Cup, berjuang untuk Indonesia,” lanjut dia.
Tak ingin padatnya jadwal berimbas negatif pada tim mereka, manajemen Arema Indonesia tak tinggal diam. Mereka telah mengirimkan surat permohonan perubahan jadwal pertandingan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi Liga Primer Indonesia.
Kita hanya berharap LPIS juga punya misi menyelamatkan karir pemain, tandas Brilly. (den/dzi)
“Bertanding tiga hari sekali selama 18 hari berturut-turut, sama saja menyuruh pemain terus berlari selama sembilan jam. Belum lagi ditambah 12 jam latihan per hari. Total pemain Arema rata-rata harus bergerak dan berlari selama 27 jam dalam waktu 18 hari. Apakah ini manusiawi untuk ukuran seorang atlet profesional,” tanya Brillyanes Sanawiri, Manajer Arema Indonesia.
Lebih lanjut, Brilly -sapaan karib Brillyanes- mengatakan bahwa padatnya jadwal sudah kerap dikeluhkan pelatih dan pemain Arema Indonesia.
”Kita dipaksa menjalani laga demi laga dengan jadwal super ketat, tidak hanya di IPL maupun Piala Indonesia. Sepertinya LPIS lupa bahwa Arema juga bermain di AFC Cup, berjuang untuk Indonesia,” lanjut dia.
Tak ingin padatnya jadwal berimbas negatif pada tim mereka, manajemen Arema Indonesia tak tinggal diam. Mereka telah mengirimkan surat permohonan perubahan jadwal pertandingan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi Liga Primer Indonesia.
Kita hanya berharap LPIS juga punya misi menyelamatkan karir pemain, tandas Brilly. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review IPL: Diwarnai Mogok, Arema Bekuk Persebaya
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 17:24
-
Persebaya ke Stadion Gajayana Naik Taksi
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 14:51
-
Persebaya Tak Permasalahkan Tiadanya Jajal Lapangan Gajayana
Bola Indonesia 22 Juni 2013, 13:20
-
Lawan Arema, Persebaya Tanpa Jusmadi
Bola Indonesia 21 Juni 2013, 21:20
-
Lawan Arema, Ibnu Fokus Benahi Belakang dan Tengah
Bola Indonesia 20 Juni 2013, 12:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









