Arema Minta Wasit Sulistyoko Dipecat
Editor Bolanet | 13 Mei 2012 22:31
- Arema Indonesia IPL masih sakit hati dengan hasil imbang 1-1 saat melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (12/5). Klub asal Kota Malang ini merasa, kemenangan mereka dicuri oleh wasit yang memimpin pertandingan, yaitu Sulistyoko.
Arema memang memimpin lebih awal di menit 30 melalui Andrew Barisic. Namun, kegembiraan Arema terhenti saat memberikan penalti kontroversi ke tuan rumah yang akhirnya mengubah hasil pertandingan menjadi 1-1.
Tim Singo Edan pun melayangkan surat protes kepada PSSI dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS). Arema tidak segan-segan meminta PT LPIS selaku operator Indonesian Premier League (IPL) memecat Sulistyoko.
Kami protes keras. Wasit Sulistyoko ini sudah berkali-kali memimpin pertandingan Arema dan selalu membuat keputusan yang kontroversial,” kata manajer Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan.
“ Keputusan saat melawan PSM itu sangat merugikan Arema dan sudah kelewatan. Makanya, kami akan protes, lanjutnya.
Keputusan kontroversi Sulistyoko itu diprotes kubu Arema karena dinilai Andi Oddang yang dijatuhkan masih jauh dari areal terlarang Arema. Bahkan pelatih Dejan Antonic mengaku berani sumpah bahwa kejadian itu berada 1 meter dari kotak penalti.
Mendapat protes di lapangan yang disertai dorongan beberapa pemain Arema, Sulistyoko sempat mengubah keputusannya. Akibatnya, ia kembali mendapat hujan protes dari pemain PSM Makasasr.
“Kami protes karena wasit tidak boleh mengubah keputusan yang sudah ditetapkan,” kata bek PSM, Satrio Syam.
Sulistyoko pun akhirnya kembali pada keputusan awal dan tetap memberikan penalti kepada PSM. Spaso yang bertindak jadi algojo berhasil memperdaya kiper Dennis Romanovs.
Noor menyebutkan bahwa Arema mengajukan tiga hal dalam surat protesnya. Pihak Arema meminta agar PSSI dan PT LPIS melakukan investigasi menyeluruh terhadap pertandingan PSM kontra Arema.
Arema juga meminta agar secepatnya menganulir keputusan wasit yang dinilai tidak fair tersebut. Dan permintaan ketiga adalah sedapatnya mungkin memberikan hak serta keputusan yang benar kepada Arema FC. (nda/dzi)
Arema memang memimpin lebih awal di menit 30 melalui Andrew Barisic. Namun, kegembiraan Arema terhenti saat memberikan penalti kontroversi ke tuan rumah yang akhirnya mengubah hasil pertandingan menjadi 1-1.
Tim Singo Edan pun melayangkan surat protes kepada PSSI dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS). Arema tidak segan-segan meminta PT LPIS selaku operator Indonesian Premier League (IPL) memecat Sulistyoko.
Kami protes keras. Wasit Sulistyoko ini sudah berkali-kali memimpin pertandingan Arema dan selalu membuat keputusan yang kontroversial,” kata manajer Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan.
“ Keputusan saat melawan PSM itu sangat merugikan Arema dan sudah kelewatan. Makanya, kami akan protes, lanjutnya.
Keputusan kontroversi Sulistyoko itu diprotes kubu Arema karena dinilai Andi Oddang yang dijatuhkan masih jauh dari areal terlarang Arema. Bahkan pelatih Dejan Antonic mengaku berani sumpah bahwa kejadian itu berada 1 meter dari kotak penalti.
Mendapat protes di lapangan yang disertai dorongan beberapa pemain Arema, Sulistyoko sempat mengubah keputusannya. Akibatnya, ia kembali mendapat hujan protes dari pemain PSM Makasasr.
“Kami protes karena wasit tidak boleh mengubah keputusan yang sudah ditetapkan,” kata bek PSM, Satrio Syam.
Sulistyoko pun akhirnya kembali pada keputusan awal dan tetap memberikan penalti kepada PSM. Spaso yang bertindak jadi algojo berhasil memperdaya kiper Dennis Romanovs.
Noor menyebutkan bahwa Arema mengajukan tiga hal dalam surat protesnya. Pihak Arema meminta agar PSSI dan PT LPIS melakukan investigasi menyeluruh terhadap pertandingan PSM kontra Arema.
Arema juga meminta agar secepatnya menganulir keputusan wasit yang dinilai tidak fair tersebut. Dan permintaan ketiga adalah sedapatnya mungkin memberikan hak serta keputusan yang benar kepada Arema FC. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
-
Kaleidoskop Sepakbola Nasional 2013
Editorial 24 Desember 2013, 20:37
-
Komdis PSSI Buktikan Adanya Mafia Sepak Bola di IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 22:41
-
Komdis PSSi Panggil CEO PSM Terkait Pengaturan Skor di Playoff IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 19:04
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



