Arif - Doni Optimistis Penuihi Syarat Untuk Jadi Ketum PSSI
Serafin Unus Pasi | 30 September 2019 19:47
Bola.net - Pasangan bakal calon ketua dan wakil ketua umum PSSI periode 2019-2023, Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi mendatangi Kantor PSSI yang terletak di FX Sudirman, Jakarta, Senin (30/9/2019). Kedatangan keduanya untuk menyerahkan berkas kepada Komite Pemilihan.
Sebelumnya, keduanya telah lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai pasangan bakal calon ketum dan waketum PSSI dengan menggunakan slogan ABDI untuk PSSI 2.0. ABDI merupakan singkatan dari Arif Bersama Doni Independen.
Mengenai syarat-syarat untuk maju pada Kongres Pemilihan 2 November nanti, pasangan ini meyakini sudah memenuhinya. Termasuk harus atau telah aktif dalam sepak bola sekurang-kurangnya lima tahun.
"Saya bersama Doni sudah pelajari, dari statuta di tulis harus mempunyai pengalaman minimal lima tahun dalam koridor PSSI. Saya lihat Doni juga bergerak di bidang sepak bola amatir yang sebenarnya di bawah naungan PSSI, terus saya juga bergerak banyak dengan anggota klub PSSI. Saya bekerja sama dengan Mitra Kukar, Arema, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Bali United, dan sebagainya. Jadi banyak klub atau anggota PSSI yang kita kelola, termasuk timnas. Jadi saya lihat sebenarnya tidak ada rintangan di situ," ujar Arief.
"Nah saya dengan Arif selama ini lebih dari lima tahun, kami bergerak di dunia amatir. Setiap kegiatan kami selalu direkomendasikan sama PSSI, jadi kami tidak mungkin menggelar event-event amatir kami kalau tidak ada rekomendasi PSSI. Nah dengan statuta tadi memang apa yang sudah kami lakukan itu sudah ada di koridor PSSI. Artinya bahwa selama ini ya kami memang diakui oleh PSSI di dunia amatir," timpal Doni.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Konsentrasi Arif - Doni
Bila nantinya terpilih, pasangan ini sudah memiliki tugas masing-masing. Mulai dari masalah kompetisi hingga organisasi bakal menjadi perhatiannya.
"Nah memang salah satu program saya pribadi kalau Arif konsen ke hubungan internasionalnya, saya lebih konsen ke internal," tutur Doni.
"Bagaimana mengelola liga dengan baik dan benar, transparansi keuangan, kemudian bagaimana cara mengelola suporter supaya tidak jadi kerusuhan, kemudian ada independesi wasit, kemudian akan adanya kasta keempat di Indonesia yaitu kasta liga amatir, kemudian ada pengembangan usia dini itu memang saya dengan Arif sudah bagi tugas," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











