Asprov DKI Jakarta Nilai PSSI Sewenang-Wenang
Editor Bolanet | 7 Oktober 2015 19:49
- Kekesalan Asprov PSSI DKI Jakarta karena tidak menjadi tuan rumah Pra PON, masih belum reda. Sekjen Asprov PSSI DKI, Muchlas Rowi, bahkan kembali mengeluarkan kekecewaannya kepada .
Dituturkannya, hal tersebut diungkapkan dalam tiga poin yang menjadi pernyataan sikap Asprov DKI. Apa yang dilakukan pihaknya, karena merasa PSSI bersikap sepihak dalam menunjuk tuan rumah dan tidak memberi tahu lebih dulu.
Pertama, penunjukan tuan rumah. Dimulai Jawa Timur, yang kemudian mengundurkan diri kami tidak pernah diundang untuk membicarakan menyangkut masalah kerugian dan yang lainnya. Kami juga tidak tahu alasan Jawa timur mundur. Tiba-tiba menunjuk Jawa Tengah, padahal DKI sudah menyatakan diri untuk menjadi tuan rumah, ungkapnya.
Karena itu, kami meminta PSSI untuk menarik surat penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Pra PON XIX/2015. Kemudian, dilanjutkannya, menyayangkan sikap Kesewenang-wenangan PSSI yang tidak merespon permintaan anggotanya tentang penunjukan tuan rumah Pra PON tanpa proses terbuka dan benar, imbuhnya.
Selanjutnya, diutarakannya lagi, ia bakal segera mengundang Asprov zona Jawa untuk membicarakan terkait penunjukan tuan rumah dan pergantian kerugian diakibatkan mundurnya Jawa Timur secara sepihak dan penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah tanpa prosedur dan Bidding.
Selain itu, Muchlas Rowi juga memaparkan bahwa pihaknya tidak menerima apabila Asprov PSSI DKI tidak mengirimkan surat pengajuan permohonan menjadi tuan rumah.
Itu terbantahkan saat saya bertemu dengan Sekjen PSSI. Bahwa lapangan di DKI itu tidak ada yang layak, itu terbantahkan dengan laporan dari teman-teman yang ke Semarang. Mereka menjelaskan di sana dijemput dengan Kopaja, tukasnya. [initial]
(esa/asa)
Dituturkannya, hal tersebut diungkapkan dalam tiga poin yang menjadi pernyataan sikap Asprov DKI. Apa yang dilakukan pihaknya, karena merasa PSSI bersikap sepihak dalam menunjuk tuan rumah dan tidak memberi tahu lebih dulu.
Pertama, penunjukan tuan rumah. Dimulai Jawa Timur, yang kemudian mengundurkan diri kami tidak pernah diundang untuk membicarakan menyangkut masalah kerugian dan yang lainnya. Kami juga tidak tahu alasan Jawa timur mundur. Tiba-tiba menunjuk Jawa Tengah, padahal DKI sudah menyatakan diri untuk menjadi tuan rumah, ungkapnya.
Karena itu, kami meminta PSSI untuk menarik surat penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Pra PON XIX/2015. Kemudian, dilanjutkannya, menyayangkan sikap Kesewenang-wenangan PSSI yang tidak merespon permintaan anggotanya tentang penunjukan tuan rumah Pra PON tanpa proses terbuka dan benar, imbuhnya.
Selanjutnya, diutarakannya lagi, ia bakal segera mengundang Asprov zona Jawa untuk membicarakan terkait penunjukan tuan rumah dan pergantian kerugian diakibatkan mundurnya Jawa Timur secara sepihak dan penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah tanpa prosedur dan Bidding.
Selain itu, Muchlas Rowi juga memaparkan bahwa pihaknya tidak menerima apabila Asprov PSSI DKI tidak mengirimkan surat pengajuan permohonan menjadi tuan rumah.
Itu terbantahkan saat saya bertemu dengan Sekjen PSSI. Bahwa lapangan di DKI itu tidak ada yang layak, itu terbantahkan dengan laporan dari teman-teman yang ke Semarang. Mereka menjelaskan di sana dijemput dengan Kopaja, tukasnya. [initial]
Baca Juga:
Tim Kalimantan Meminta Tim Transisi Tanggung Jawab
Kemenpora Akan Ganti Kerugian Cabor Sepak Bola Pra PON
Pra PON Batal, Asprov PSSI DKI Jakarta Akui Rugi Dua Kali
Tim Transisi Ajak KONI Satu Persepsi Dengan Kemenpora
Ketua KONI Khawatir PON Tanpa Sepakbola
Tim Transisi Sebabkan Kualifikasi Pra PON di Bali Tak dapat Izin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Tim Futsal Kalsel, Jateng Gagal Lolos ke PON
Bola Indonesia 18 Oktober 2015, 18:52
-
Kalah Lagi, Jateng Terpuruk di Pra PON Futsal
Bola Indonesia 17 Oktober 2015, 23:35
-
Kalahkan Kalsel, Jatim Raih Kemenangan Kedua di Pra PON Futsal
Bola Indonesia 17 Oktober 2015, 17:35
-
Kalahkan NTB, Tim Futsal Kalsel Hadapi Jatim di pra-PON
Bola Indonesia 16 Oktober 2015, 21:50
-
Start Sempurna, Tim Futsal Jatim Gulung Tim Jateng di pra-PON
Bola Indonesia 16 Oktober 2015, 19:19
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




