Bambang Suryo Bantah Tuduhan Komdis PSSI
Editor Bolanet | 20 Oktober 2015 16:20
Menurut Bambang, ia memang pernah meminta waktu tiga hari sampai sepekan pada Komdis sebelum membeber kasus pengaturan pertandingan.
Tapi, mereka sama sekali tak pernah menghubungi lagi, tukasnya.
Mereka juga bilang saya menghilang. Kata siapa? Saya selalu bisa dihubungi. Sampeyan saja bisa menghubungi saya kan? Bambang menambahkan.
Sebelumnya, dalam sidangnya di Kantor PSSI, Senin (19/10), Komisi Disiplin PSSI menghukum Bambang seumur hidup tak boleh beraktivitas dalam sepakbola. Menurut Komdis PSSI, yang diketuai Ahmad Yulianto, keputusan ini diambil karena Bambang dianggap berbohong.
Katanya mau membantu PSSI untuk mengungkapkan judi dan rantai match fixing dan lain-lain. Namun hingga saat ini tidak membantu, tutur Yulianto.
Lebih lanjut, Bambang mempertanyakan legitimasi PSSI, yang menjatuhkan hukuman padanya. Ia tak habis pikir dengan hukuman tersebut, sementara PSSI masih dalam status tak diakui aktivitasnya.
Yang menghukum ini siapa, Tim Transisi atau PSSI yang dibekukan? Kalau PSSI yang dibekukan, wong mereka sendiri dibekukan, kok mau menghukum orang, ia menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















