Bandar Judi Incar Klub-klub dalam Kesulitan Keuangan
Editor Bolanet | 25 Juni 2015 15:46
- Sebuah asumsi muncul dalam bocoran kasus pengaturan skor pada kompetisi di Indonesia. Dari kasus-kasus yang terjadi, pengaturan skor kerap melibatkan klub yang mengalami kesulitan keuangan.
Pada pengaturan skor pertandingan sebuah klub di Jawa Tengah, runner memberikan uang tunai sekitar Rp 350-400 juta rupiah pada tiap laga. Menurut BS -yang menjadi runner bandar asal Malaysia- manajemen klub tersebut bersedia mengalah dan menerima tawaran bandar demi membayar gaji pemain.
Sang Runner menyebut bahwa klub ini telah empat bulan menunggak gaji pemain. Sementara, gaji pemain klub tersebut berkisar antara Rp 1,5-2,5 juta per bulan.
Asumsi ini diperkuat pengakuan salah seorang pelatih klub Divisi Utama asal Jawa Tengah. Menurutnya, ketika tim besutannya mengalami kesulitan keuangan, saat itulah kaki tangan bandar judi menawarkan pada timnya untuk mengatur pertandingan mereka.
Setiap main, kami dapat Rp 350-400 juta. Totalnya ada sekitar 9 pertandingan yang diatur, ujarnya.
Hampir 75 persen tim ikut dalam permainan ini. Rata-rata karena kesulitan keuangan, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Pada pengaturan skor pertandingan sebuah klub di Jawa Tengah, runner memberikan uang tunai sekitar Rp 350-400 juta rupiah pada tiap laga. Menurut BS -yang menjadi runner bandar asal Malaysia- manajemen klub tersebut bersedia mengalah dan menerima tawaran bandar demi membayar gaji pemain.
Sang Runner menyebut bahwa klub ini telah empat bulan menunggak gaji pemain. Sementara, gaji pemain klub tersebut berkisar antara Rp 1,5-2,5 juta per bulan.
Asumsi ini diperkuat pengakuan salah seorang pelatih klub Divisi Utama asal Jawa Tengah. Menurutnya, ketika tim besutannya mengalami kesulitan keuangan, saat itulah kaki tangan bandar judi menawarkan pada timnya untuk mengatur pertandingan mereka.
Setiap main, kami dapat Rp 350-400 juta. Totalnya ada sekitar 9 pertandingan yang diatur, ujarnya.
Hampir 75 persen tim ikut dalam permainan ini. Rata-rata karena kesulitan keuangan, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketua PSSI Erick Thohir Siap Ganyang Wasit yang Terlibat Match Fixing
Open Play 10 April 2023, 12:56
-
Omzet Judi Olahraga Meroket, Kasus Match Fixing Dicurigai Melonjak
Bolatainment 5 Maret 2022, 14:41
-
45 Pemain Laos Kena Sanksi Larangan Bermain Seumur Hidup Karena Match Fixing
Tim Nasional 12 Januari 2022, 14:36
-
PSSI: Pelaku Pengaturan Skor Siap-siap Kariernya Habis
Bola Indonesia 29 Oktober 2021, 08:56
-
La Liga Diguncang Pengaturan Skor, Dua Eks Pemain Divonis Bersalah
Liga Spanyol 25 April 2020, 04:55
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









