BASRI Matangkan Kompetisi LIDI 2014
Editor Bolanet | 13 November 2013 14:08
- Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI) kembali membuat gebrakan. Setelah tahun lalu mendatangkan legenda sepakbola asal Argentina, Diego Armando Maradona, kini menggulirkan pertandingan sepak bola Liga Desa Indonesia (LIDI).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus BASRI Pusat, Maxi DJ A Hayer, mengatakan jika LIDI ditujukan bagi klub-klub yang berada di Desa-Desa atau Kelurahan di seluruh Indonesia.
LIDI dilaksanakan secara bertingkat, mulai dari Kecamatan lanjut ke Kabupaten/Kota kemudian tingkat Provinsi sampai nasional.
Bertempat di 1800 Kecamatan, bila rata-rata diikuti sebanyak 12 klub per Desa, maka jumlah peserta diperkirakan bisa mencapai 21.600 klub, dengan jumlah pemain 648000 orang. Kemudian, memainkan sebanyak 243.817 jumlah pertandingan, dimulai pada Januari hingga Agustus 2014.
Babak final, akan kami gelar di Senayan. Karena itu, LIDI musim 2014 bertajuk dari Kampung Menuju ke Senayan. Nantinya, kami berharap banyak muncul bibit-bibit pemain dari usia 17 hingga maksimal 30 tahun, terangnya.
Dilanjutkannya, juara di tingkat Kecamatan akan menjadi wakil di tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi sampai tingkat nasional. Setelah itu, akan dipilih pemain-pemain terbaik untuk bergabung dalam tim LIDI nasional dan dikirim berlatih ke luar negeri.
Kami terus matangkan agenda ini dengan para peserta dan perangkat-perangkat pertandingan. Peserta LIDI adalah klub Desa yang berstatus amatir dan belum atau bukan klub anggota Liga Indonesia. Sedangkan pemain muda berbakat, akan di promosikan kepada klub-klub Liga Indonesia, pungkasnya. (esa/pra)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus BASRI Pusat, Maxi DJ A Hayer, mengatakan jika LIDI ditujukan bagi klub-klub yang berada di Desa-Desa atau Kelurahan di seluruh Indonesia.
LIDI dilaksanakan secara bertingkat, mulai dari Kecamatan lanjut ke Kabupaten/Kota kemudian tingkat Provinsi sampai nasional.
Bertempat di 1800 Kecamatan, bila rata-rata diikuti sebanyak 12 klub per Desa, maka jumlah peserta diperkirakan bisa mencapai 21.600 klub, dengan jumlah pemain 648000 orang. Kemudian, memainkan sebanyak 243.817 jumlah pertandingan, dimulai pada Januari hingga Agustus 2014.
Babak final, akan kami gelar di Senayan. Karena itu, LIDI musim 2014 bertajuk dari Kampung Menuju ke Senayan. Nantinya, kami berharap banyak muncul bibit-bibit pemain dari usia 17 hingga maksimal 30 tahun, terangnya.
Dilanjutkannya, juara di tingkat Kecamatan akan menjadi wakil di tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi sampai tingkat nasional. Setelah itu, akan dipilih pemain-pemain terbaik untuk bergabung dalam tim LIDI nasional dan dikirim berlatih ke luar negeri.
Kami terus matangkan agenda ini dengan para peserta dan perangkat-perangkat pertandingan. Peserta LIDI adalah klub Desa yang berstatus amatir dan belum atau bukan klub anggota Liga Indonesia. Sedangkan pemain muda berbakat, akan di promosikan kepada klub-klub Liga Indonesia, pungkasnya. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Tuan Rumah LIDI 2016, BASRI Tetapkan Persyaratan Ketat
Bola Indonesia 6 Agustus 2015, 10:50
-
'Liga Desa Bikin Pesepakbola Amatir Bergairah'
Bola Indonesia 6 Agustus 2015, 10:44
-
Bidik Tuan Rumah LIDI 2016, Maluku Utara Bakal Renovasi Enam Stadion
Bola Indonesia 6 Agustus 2015, 10:33
-
Buka Seleksi, Tim Maluku Utara Dipersiapkan Tampil di Piala Gubernur
Bola Indonesia 5 Agustus 2015, 17:07
-
Selesaikan Gaji Pemain, Maluku Utara Optimis Juara LIDI 2015
Bola Indonesia 5 Agustus 2015, 16:41
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















