Bayu Pradana, Seorang Milanisti Sejati
Asad Arifin | 27 Agustus 2020 15:33
Bola.net - Gelandang Barito Putera, Bayu Pradana, mengakui bahwa dirinya adalah Milanisti sejati. Sejak kecil, hingga kini berusia 29 tahun, Bayu Pradana mengaku tidak pernah berpaling dari AC Milan.
Satu di antara bukti bahwa ia merupakan seorang Milanisti adalah, putra pertamanya yang punya nama seperti mantan pemain AC Milan, Rui Costa Pradana. Anaknya sudah berusia 3,5 tahun.
Bayu memiliki alasan memberikan nama kepada anak pertamanya dengan nama itu. Manuel Rui Costa sendiri adalah gelandang flamboyan yang pernah membela AC Milan pada tahun 2001 hingga 2006, atau sejak diboyong dari Fiorentina.
Rui Costa dikenal sebagai jenderal lapangan tengah yang punya kekuatan di kaki kanan. Selain piawai mengatur tempo permainan dan pembagi bola handal, Rui Costa kerap menjadi pemecah kebuntuan dari tendangan jarak jauh atau bola mati.
"Kalau bicara target atau mimpi suatu saat ingin di main mana, sebenarnya mengalir saja. Tapi kalau boleh memilih ya main di AC Milan. Itu impian saya sejak kecil," kata Bayu Pradana dengan nada canda kepada Bola.com, Rabu (26/8/2020).
"Jadi dulu sejak mengenal sepak bola luar, sering nonton Liga Italia di televisi dan langsung jatuh hati dengan AC Milan. Waktu itu Milan masih jaya-jayanya, ada Andriy Shevchenko, Pippo Inzaghi, dan Rui Costa, sampai sekarang dengan Milan yang tidak menang-menang," kelakarnya.
Harapan untuk AC Milan
Hanya, yang ia sayangkan adalah prestasi klub berjulukan Rossoneri tersebut yang belum kunjung kembali. AC Milan masih kesulitan kembali sebagai tim tradisi juara dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak faktor tertutama perihal keuangan klub yang membuat Milan sulit bangkit. Milan yang dulu adalah pesaing terberat Juventus maupun Inter Milan, sudah lama tertinggal jauh, terutama dari Juventus yang mampu memenangi sembilan juara Liga Italia beruntun.
Bayu Pradana mengaku sudah lama ingin melihat kedigdayaan Milan sebagai tim terbaik di negeri Pizza. Dengan gelar juara Serie A hingga 18 kali, ditambah wakil Italia tersukse di Liga Champions dengan koleksi tujuh trofi, setidaknya membuat Milan harus bangkit.
"Saya ikut mendambakan kekuatan dan kejayaan Milan yang seperti dulu. Semoga saja bisa bangkit sebagai tim besar seperti dulu lagi yang sering juara Liga Champions," jelas pemain asal Salatiga.
AC Milan kini ditangani oleh Stefano Pioli dengan menjalani musim 2019-2020 yang sebenarnya cukup mengesankan. Sempat terseok-seok di awal musim, Milan tancap gas di putaran kedua, hingga akhirnya finis di peringkat enam klasemen akhir.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Vincentius Atmaja/Editor: Wiwig Prayugi, 27 Agustus 2020)
Baca Ini Juga:
- Sambut Musim Baru, Alessio Romagnoli Ingin AC Milan Ulangi Performa Akhir Musim Lalu
- Zlatan Ibrahimovic Dikabarkan Sepakati Kontrak Baru di AC Milan, Mino Raiola: Hoax!
- Kesepakatan Diraih, Milan dan Ibrahimovic Masih Akan Bersama-sama Musim Depan
- Target Milan di Awal Musim 2020-21: Start yang Kuat!
- Fantasi: Messi di Inter, Ronaldo di Juventus, Ibrahimovic di Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12














