Beri Toleransi pada Klub, Piala Kemerdekaan Kembali Diundur?
Editor Bolanet | 28 Juli 2015 16:16
- Waktu kick-off Piala Kemerdekaan yang menjadi produk dari Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dikabarkan bakal kembali mengalami pengunduran.
Hal tersebut, menyusul saran yang dikeluarkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) agar Piala Kemerdekaan diundur hingga 15 Agustus mendatang.
Sebelumnya, turnamen ini dijadwalkan bergulir pada 1 Agustus, namun diundur sehari menjadi 2 Agustus akibat adanya Muktamar Nahdlatul Ulama.
Bopi menyarankan diundur karena adanya data yang belum dilengkapi klub. Terutama soal daftar pemain. Sejauh ini, dari 24 klub, tercatat baru 14 yang baru melengkapi data hingga Senin (27/7). Klub ternyata butuh persiapan yang cukup. Bahkan banyak yang baru memulai latihan, termasuk seleksi, dan segala macamnya. Bisa jadi mereka belum punya pemain, kata anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono.
Kami harus mempelajari karena memang harus jujur. BOPI melihat klub belum menyerahkan daftar pemain. Ini belum jadi keputusan resmi. Memang kalau mau konsisten perbaikan tata kelola, harus konsisten aturan main dan jangan memberikan toleransi. Kalau bicara peluang dimundurkan, lebih besar dari 50 persen, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Hal tersebut, menyusul saran yang dikeluarkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) agar Piala Kemerdekaan diundur hingga 15 Agustus mendatang.
Sebelumnya, turnamen ini dijadwalkan bergulir pada 1 Agustus, namun diundur sehari menjadi 2 Agustus akibat adanya Muktamar Nahdlatul Ulama.
Bopi menyarankan diundur karena adanya data yang belum dilengkapi klub. Terutama soal daftar pemain. Sejauh ini, dari 24 klub, tercatat baru 14 yang baru melengkapi data hingga Senin (27/7). Klub ternyata butuh persiapan yang cukup. Bahkan banyak yang baru memulai latihan, termasuk seleksi, dan segala macamnya. Bisa jadi mereka belum punya pemain, kata anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono.
Kami harus mempelajari karena memang harus jujur. BOPI melihat klub belum menyerahkan daftar pemain. Ini belum jadi keputusan resmi. Memang kalau mau konsisten perbaikan tata kelola, harus konsisten aturan main dan jangan memberikan toleransi. Kalau bicara peluang dimundurkan, lebih besar dari 50 persen, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Persebaya Tolak Piala Kemerdekaan karena Alasan Non-Teknis
- Persebaya Tak Akan Lepas Pemain ke Peserta Piala Kemerdekaan
- Tim Transisi Upayakan Piala Kemerdekaan Dibuka Jokowi
- Tim Transisi Desak Peserta Piala Kemerdekaan Selesaikan Data Yang Diperlukan
- Muktamar NU Akibatkan Pembukaan Piala Kemerdekaan Diundur
- Piala Kemerdekaan Molor, Ini Kata Menpora Imam Nahrawi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
















