Blatter Lengser, Ini Harapan Tim Transisi
Editor Bolanet | 3 Juni 2015 16:51
- Tim Transisi memiliki asa dengan mundurnya Sepp Blatter dari singgasana presiden FIFA. Mereka berharap Blatter mau blak-blakan terkait sepakbola, termasuk hubungannya dengan sepakbola Indonesia.
Harapan kami, Sepp Blatter juga mau bicara jujur dan terbuka mengenai persoalan-persoalan sepakbola semasa kepemimpinannya, termasuk misalnya hubungannya dengan Indonesia, ujar salah seorang anggota Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono, pada .
Kami paham ini akan sulit buat dia. Tapi, demi kebaikan sepakbola ke depannya, kejujuran dan transparansi adalah hal penting, sambungnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden FIFA pada Selasa (02/06). Keputusan itu nampaknya tak lepas dari berbagai kecaman yang dialamatkan kepadanya terkait skandal korupsi masif yang terjadi dalam tubuh FIFA.
Lebih lanjut, Cheppy juga berbicara mengenai pengganti Blatter sebagai nakhoda FIFA. Ia berharap, pada masa mendatang, FIFA dipimpin orang yang bisa melihat persoalan secara komprehensif dan tidak hanya mendengar dari satu pihak.
Perlu juga ada revisi statuta FIFA dalam beberapa aspek, misalnya soal campur tangan pemerintah. Di bagian ini, FIFA diminta bisa lebih obyektif dalam melihat persoalan. Mereka juga tak bisa menutup mata terhadap hukum negara yang bersangkutan, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Harapan kami, Sepp Blatter juga mau bicara jujur dan terbuka mengenai persoalan-persoalan sepakbola semasa kepemimpinannya, termasuk misalnya hubungannya dengan Indonesia, ujar salah seorang anggota Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono, pada .
Kami paham ini akan sulit buat dia. Tapi, demi kebaikan sepakbola ke depannya, kejujuran dan transparansi adalah hal penting, sambungnya.
Sebelumnya, Sepp Blatter resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden FIFA pada Selasa (02/06). Keputusan itu nampaknya tak lepas dari berbagai kecaman yang dialamatkan kepadanya terkait skandal korupsi masif yang terjadi dalam tubuh FIFA.
Lebih lanjut, Cheppy juga berbicara mengenai pengganti Blatter sebagai nakhoda FIFA. Ia berharap, pada masa mendatang, FIFA dipimpin orang yang bisa melihat persoalan secara komprehensif dan tidak hanya mendengar dari satu pihak.
Perlu juga ada revisi statuta FIFA dalam beberapa aspek, misalnya soal campur tangan pemerintah. Di bagian ini, FIFA diminta bisa lebih obyektif dalam melihat persoalan. Mereka juga tak bisa menutup mata terhadap hukum negara yang bersangkutan, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- FBI Investigasi Sepp Blatter
- Tim Transisi Terkejut Sepp Blatter Lengser
- 'Mundurnya Blatter Pelajaran Bagi FIFA dan Federasi Sepakbola'
- Kemenpora Sambut Positif Mundurnya Blatter
- Blatter Mundur, Figo Sebut Ini Hari Baik Bagi FIFA & Sepakbola
- Platini Puji Keputusan Mundur Blatter
- Pemilihan Presiden Baru FIFA Paling Cepat Digelar Desember 2015
- Pernyataan Lengkap Pengunduran Diri Blatter Dari FIFA
- Sepp Blatter Mundur Dari Kursi Presiden FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Geger! Muncul di Daftar Hitam FIFA, Athletic Bilbao Terancam Embargo Transfer
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 14:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
















