Bomber Persebaya Diminta Lebih Fokus dan Tenang
Editor Bolanet | 2 Juni 2014 11:40
- Banyak peluang tapi hanya satu gol yang tercipta. Itulah gambaran pertandingan kontra tuan rumah Perseru Serui, akhir pekan lalu. Bercermin pada hasil pertandingan itu, manager-coach Rahmad Darmawan meminta pasukannya lebih fokus dan tenang.
Dengan kondisi striker utama Emmanuel Kenmogne yang belum 100 persen pulih, Persebaya bertumpu pada Greg Nwokolo untuk membongkar pertahanan tim berjuluk Cendrawasih Jingga tersebut. Hasilnya, Greg tak mampu menciptakan sebiji gol pun.
Penyerang asal Nigeria yang sudah mengantongi paspor Indonesia ini mendapat mendapat lebih dari lima peluang emas yang harusnya gol. Termasuk satu peluang yang terjadi pada masa injury time babak kedua.
Menerima sodoran dari Kenmogne, Greg sebenarnya tinggal berhadapan dengan gawang yang kosong. Apalagi posisi kiper Perseru, Teguh Amiruddin sudah jauh dari Greg. Namun apa mau dikata, sepakan kapten Persebaya ini justru membentur tiang, lalu memantul menjauhi gawang.
Memang benar kami mendapat begitu banyak peluang saat menghadapi Perseru. Tapi hanya beberapa yang menjadi gol. Inilah sepakbola, tutur RD.
Kelengahan bisa datang sepersekian detik. Makanya saya ingatkan untuk fokus, lanjut mantan pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini. Menurut Rahmad, segala aspek yang terjadi saat melawan Perseru akan dianalisa oleh tim pelatih.
Untuk kemudian menjadi bahan evaluasi, sekaligus materi untuk menjemput pertandingan selanjutnya melawan Persiba Balikpapan, Minggu (8/5) mendatang di Stadion Gelora 10 Nopember. Saya kira pemain harus lebih tenang. Utamanya ketika di depan gawang, timpal asisten pelatih, Amran Said Ali. [initial]
(faw/pra)
Dengan kondisi striker utama Emmanuel Kenmogne yang belum 100 persen pulih, Persebaya bertumpu pada Greg Nwokolo untuk membongkar pertahanan tim berjuluk Cendrawasih Jingga tersebut. Hasilnya, Greg tak mampu menciptakan sebiji gol pun.
Penyerang asal Nigeria yang sudah mengantongi paspor Indonesia ini mendapat mendapat lebih dari lima peluang emas yang harusnya gol. Termasuk satu peluang yang terjadi pada masa injury time babak kedua.
Menerima sodoran dari Kenmogne, Greg sebenarnya tinggal berhadapan dengan gawang yang kosong. Apalagi posisi kiper Perseru, Teguh Amiruddin sudah jauh dari Greg. Namun apa mau dikata, sepakan kapten Persebaya ini justru membentur tiang, lalu memantul menjauhi gawang.
Memang benar kami mendapat begitu banyak peluang saat menghadapi Perseru. Tapi hanya beberapa yang menjadi gol. Inilah sepakbola, tutur RD.
Kelengahan bisa datang sepersekian detik. Makanya saya ingatkan untuk fokus, lanjut mantan pelatih Arema Cronus dan Persija Jakarta ini. Menurut Rahmad, segala aspek yang terjadi saat melawan Perseru akan dianalisa oleh tim pelatih.
Untuk kemudian menjadi bahan evaluasi, sekaligus materi untuk menjemput pertandingan selanjutnya melawan Persiba Balikpapan, Minggu (8/5) mendatang di Stadion Gelora 10 Nopember. Saya kira pemain harus lebih tenang. Utamanya ketika di depan gawang, timpal asisten pelatih, Amran Said Ali. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persija Jakarta vs Persebaya
Bola Indonesia 11 April 2026, 15:14
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari ini, 11 April 2026
Bola Indonesia 11 April 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












