Bonek Anggap Djanur Memang Layak Dilepas Persebaya
Gia Yuda Pradana | 12 Agustus 2019 11:54
Bola.net - Persebaya Surabaya melepas Djadjang Nurdjaman dari jabatan pelatih kepala, Sabtu (10/8/2019). Di kalangan suporter Persebaya, Bonek, keputusan ini ditanggapi berbeda. Ada yang menyayangkan, tapi ada pula yang mendukungnya.
Keputusan ini masih mengejutkan sejumlah pihak. Beberapa pemain Persebaya bahkan baru tahu kabar itu pada Minggu (11/8/2019).
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu gagal membawa Persebaya meraih kemenangan setelah ditahan 2-2 oleh Madura United, Sabtu (10/8/2019). Dia tercatat hanya memberi satu kemenangan untuk Persebaya dalam tujuh laga terakhir di Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar.
Suporter Persebaya, Bonek, ramai membicarakan hengkangnya pelatih berusia 60 tahun itu lewat akun media sosial. Banyak yang menyayangkan manajemen Persebaya karena menilai Djanur sudah berjasa buat Bajul Ijo.
Di sisi lain, muncul pula suara Djanur memang sudah pantas dilepas karena Persebaya selama ini mengalami penurunan performa. Koordinator Bonek Gate 21, Erik Wicaksono, termasuk orang berpendapat begitu.
"Menurut saya, coach Djanur seharusnya sudah dilepas setelah Persebaya imbang 0-0 melawan Semen Padang. Di pertandingan itu, Persebaya makin tampil buruk. Semua tahun Semen Padang tim juru kunci, tapi hasilnya hanya imbang tanpa gol," kata Erik kepada Bola.com, Minggu.
Bonek Ingin Persebaya Bangkit

Setelah pertandingan itu, manajemen Persebaya memberi peringatan kepada Djanur agar segera membawa timnya bangkit. Beruntung, Bajul Ijo menang 1-0 atas Persipura (2/8/2019). Namun, kegagalan meraih tiga poin tak berhasil dihindarkan saat menjamu Madura United.
Bonek ingin Persebaya bisa bangkit dan menjadi klub yang secara konsisten meraih kemenangan di Shopee Liga 1 2019. Koordinator Bonek Tribune Kidul, Sinyo Devara, tidak bisa menilai apakah keputusan manajemen itu memang tepat.
"Dalam dunia sepak bola, pergantian pelatih itu sudah biasa. Dalam sejarahnya, Persebaya juga sudah berkali-kali mengalami pergantian pelatih. Manajemen pasti punya alasan sendiri soal itu," kata Sinyo kepada Bola.com.
"Yang jelas, kami berharap Persebaya bisa bangkit dan bersaing lagi di Liga 1. Siapapun yang menangani Persebaya, harus memberi prestasi. Bonek ingin Persebaya bisa bermain bagus dan mendapat kemenangan," imbuhnya.
Pengganti Djanur

Sebelumnya, manajer Persebaya, Candra Wahyudi, menyebutkan menurunnya penampilan Ruben Sanadi dkk. menjadi latar belakang melepas Djanur. Persebaya tercatat melewati tujuh laga terakhir dengan hasil satu menang, empat seri, dan dua kalah.
Djanur total telah menangani Persebaya dengan melewati 13 pertandingan Shopee Liga 1 2019. Dia hanya membawa Persebaya empat menang, enam seri, dan tiga kalah. Bajul Ijo kini menduduki peringkat ketujuh dengan 18 angka.
Sebagai pengganti, manajemen Persebaya telah menunjuk asisten pelatih Bejo Sugiantoro sebagai pelatih caretaker. Tim asal Kota Pahlawan itu akan berada di bawah arahannya saat melawat ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (15/8/2019).
Sumber: Bola.com/Aditya Wany - Ditulis pada 12 Agustus 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






