BOPI Bongkar Borok PT Liga Indonesia
Editor Bolanet | 18 Februari 2015 16:35
- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tetap mendesak klub peserta Indonesia Super League (ISL) 2015 dan PT Liga Indonesia untuk segera memberikan laporan yang diminta.
Misalnya saja, terkait dokumen laporan penyelesaian utang kepada pemain dan ofisial, kontrak kerja pemain lokal dan asing, termasuk dengan keterangan izin tinggal atau Kitas.
Ketua Umum BOPI, Noor Aman menegaskan jika permintaan tersebut tidak dilakukan secara mendadak. Melainkan, jauh sebelum ISL musim 2015 bergulir.
Jangan diartikan kami ingin mengganjal kompetisi dengan memberikan persyaratan secara mendadak. Sebab sebelumnya, kami sudah sampaikan semuanya ke PT Liga Indonesia sejak tahun lalu, tapi sama sekali tidak direspon. Dipanggil berkali-kali, tapi juga tidak datang. PT Liga Indonesia membiarkan informasi yang kami berikan dan tidak disampaikan lagi ke klub peserta, tegas Noor Aman.
PT Liga Indonesia mengabaikan persyaratan yang kami minta. Mungkin, itu karena mereka merasa memiliki kerajaan sendiri. Setelah saya baca di media-media bahwa mereka akan menjalankan kompetisi pada 20 Februari, kami langsung bertindak cepat. Sebab, kelengkapan data yang kami minta sangat penting, imbuhnya.
Akibat kelalaian tersebut, dilanjutkan Noor Aman, klub peserta ISL memahami persoalan yang sesungguhnya terjadi. Mereka mengerti jika BOPI berkepentingan memastikan kompetisi sepakbola profesional benar-benar berjalan profesional.
Lebih jauh dipaparkan Noor Aman, terdapat peristiwa memalukan saat BOPI bertemu dengan PT Liga Indonesia dan 18 klub ISL musim 2015, di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (17/2) kemarin malam.
Semalam, PT Liga Indonesia juga dimaki-maki klub. Sebab, informasi ini sudah sejak tahun lalu kami berikan, tapi tidak disampaikan. Jadi, bukan BOPI yang mendesak-desak. Kami justru yang didesak. Dalam empat hari, kami diminta segera mengeluarkan rekomendasi bergulirnya ISL, tukasnya.
Kick-off ISL 2015 sendiri dipastikan ditunda, setidaknya selama dua pekan dari jadwal semula, seperti yang diumumkan Menpora Imam Nahrawi. [initial]
[initial]
(esa/pra)
Misalnya saja, terkait dokumen laporan penyelesaian utang kepada pemain dan ofisial, kontrak kerja pemain lokal dan asing, termasuk dengan keterangan izin tinggal atau Kitas.
Ketua Umum BOPI, Noor Aman menegaskan jika permintaan tersebut tidak dilakukan secara mendadak. Melainkan, jauh sebelum ISL musim 2015 bergulir.
Jangan diartikan kami ingin mengganjal kompetisi dengan memberikan persyaratan secara mendadak. Sebab sebelumnya, kami sudah sampaikan semuanya ke PT Liga Indonesia sejak tahun lalu, tapi sama sekali tidak direspon. Dipanggil berkali-kali, tapi juga tidak datang. PT Liga Indonesia membiarkan informasi yang kami berikan dan tidak disampaikan lagi ke klub peserta, tegas Noor Aman.
PT Liga Indonesia mengabaikan persyaratan yang kami minta. Mungkin, itu karena mereka merasa memiliki kerajaan sendiri. Setelah saya baca di media-media bahwa mereka akan menjalankan kompetisi pada 20 Februari, kami langsung bertindak cepat. Sebab, kelengkapan data yang kami minta sangat penting, imbuhnya.
Akibat kelalaian tersebut, dilanjutkan Noor Aman, klub peserta ISL memahami persoalan yang sesungguhnya terjadi. Mereka mengerti jika BOPI berkepentingan memastikan kompetisi sepakbola profesional benar-benar berjalan profesional.
Lebih jauh dipaparkan Noor Aman, terdapat peristiwa memalukan saat BOPI bertemu dengan PT Liga Indonesia dan 18 klub ISL musim 2015, di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (17/2) kemarin malam.
Semalam, PT Liga Indonesia juga dimaki-maki klub. Sebab, informasi ini sudah sejak tahun lalu kami berikan, tapi tidak disampaikan. Jadi, bukan BOPI yang mendesak-desak. Kami justru yang didesak. Dalam empat hari, kami diminta segera mengeluarkan rekomendasi bergulirnya ISL, tukasnya.
Kick-off ISL 2015 sendiri dipastikan ditunda, setidaknya selama dua pekan dari jadwal semula, seperti yang diumumkan Menpora Imam Nahrawi. [initial]
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Minimalisir Persebaran Virus Corona, Ini Imbauan BOPI
Olahraga Lain-Lain 18 Maret 2020, 02:30
-
BOPI dan PT LIB Evaluasi Liga 1: Hukuman Pengurangan Poin Diwacanakan
Bola Indonesia 6 September 2019, 22:16
-
PT LIB Anggap Panggilan BOPI sebagai Keharmonisan Hubungan
Bola Indonesia 1 Agustus 2019, 01:34
-
Diwarnai Banyak Kisruh, BOPI Belum akan Cabut Rekomendasi Liga 1
Bola Indonesia 31 Juli 2019, 20:09
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








