BOPI Tanggapi Datar Rencana Aksi Demo MPSI
Editor Bolanet | 21 Februari 2015 12:30
- Rencana aksi yang telah disampaikan Masyarakat Pecinta Sepak Bola Indonesia (MPSI), ditanggapi datar oleh Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Noor Aman.
MPSI bertekad membawa massa dengan jumlah besar-besaran untuk mendatangi kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (23/2). Hal tersebut, untuk mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, supaya segera mengeluarkan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Biasa lah itu, Presiden saja di demo, kata Noor Aman.
Kompetisi ISL musim 2015, nantinya baru bisa digelar hingga batas waktu yang sudah ditetapkan, yakni 4 Maret mendatang. Namun, dengan catatan jika PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub sudah mampu memenuhi persyaratan yang diminta BOPI secara keseluruhan.
Dilanjutkan Noor Aman, jika BOPI berkepentingan memastikan kompetisi sepak bola profesional, benar-benar berjalan profesional. Misalnya saja, terkait dokumen laporan penyelesaian utang kepada pemain dan ofisial, kontrak kerja pemain lokal dan asing, termasuk dengan keterangan izin tinggal atau Kitas.
Kami tidak meminta persyaratan dipenuhi secara mendadak, melainkan sudah sejak tahun 2014. Jadi, jangan diartikan yang macam-macam, pungkasnya (esa/mri)
MPSI bertekad membawa massa dengan jumlah besar-besaran untuk mendatangi kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (23/2). Hal tersebut, untuk mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, supaya segera mengeluarkan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Biasa lah itu, Presiden saja di demo, kata Noor Aman.
Kompetisi ISL musim 2015, nantinya baru bisa digelar hingga batas waktu yang sudah ditetapkan, yakni 4 Maret mendatang. Namun, dengan catatan jika PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub sudah mampu memenuhi persyaratan yang diminta BOPI secara keseluruhan.
Dilanjutkan Noor Aman, jika BOPI berkepentingan memastikan kompetisi sepak bola profesional, benar-benar berjalan profesional. Misalnya saja, terkait dokumen laporan penyelesaian utang kepada pemain dan ofisial, kontrak kerja pemain lokal dan asing, termasuk dengan keterangan izin tinggal atau Kitas.
Kami tidak meminta persyaratan dipenuhi secara mendadak, melainkan sudah sejak tahun 2014. Jadi, jangan diartikan yang macam-macam, pungkasnya (esa/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Audisi Umum Bulu Tangkis Resmi Berlanjut, Tanpa Nama dan Logo Djarum
Bulu Tangkis 12 September 2019, 13:48
-
Menpora Imam Nahrawi Soal Audisi Djarum: Mestinya Jalan Terus
Bulu Tangkis 8 September 2019, 20:17
-
BOPI dan PT LIB Evaluasi Liga 1: Hukuman Pengurangan Poin Diwacanakan
Bola Indonesia 6 September 2019, 22:16
-
Minta Maaf ke Malaysia, Menpora Minta Kepolisian Mengusut Kerusuhan Suporter
Tim Nasional 6 September 2019, 15:04
-
Rebut Medali Emas, Ahsan/Hendra Raih Bonus dari Kemenpora
Bulu Tangkis 29 Agustus 2019, 08:52
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









