Bos Persebaya Sesalkan Cara Bonek Sampaikan Aspirasi
Serafin Unus Pasi | 16 Agustus 2019 19:30
Bola.net - Aksi Bonek Mania mengepung kantor marketing Persebaya Surabaya, Kamis (15/8) malam dikecam presiden klub Persebaya, Azrul Ananda. Azrul menyesalkan cara suporter menyampaikan aspirasi kepada manajemen.
Alasannya, kata Azrul, karena suporter menyampaikan masukannya dengan cara-cara yang kurang elegan. Bahkan, ada salah satu karyawan yang menjadi sasaran kemarahan suporter.
”Tadi malam ada karyawan Persebaya yang dipukul dan handphone-nya dirampas, saya sampaikan kepada mereka, saya tidak suka,” kata Azrul Ananda, Jumat (16/8).
”Karena saya percaya suporter Persebaya yang itu tidak seperti itu, saya sudah melihat betul bagaimana suporter berevolusi,” sambungnya.
Dikatakan Azul, penyampaian pesan yang tujuannya baik seharunya dilakukan dengan cara yang baik pula. Bukan dengan cara-cara yang negatif.
”Kalau mengklaim suporter paling maju maka cara-caranya harus yang paling maju,” tegas anak kandung mantan menteri BUMN, Dahlan Iskan tersebut.
Kendati demikian, Azrul berterima kasih karena pada akhirnya ponsel milik karyawannya dikembalikan oleh suporter.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Bertanggung Jawab
Azrul juga menyampaikan kenapa dia tetap kukuh untuk tidak meninggalkan lokasi hingga harus diamankan kepolisian. Tidak lain karena dia merasa paling bertanggung jawab atas semuanya.
”Kalau terjadi apa-apa sama karyawannya, saya yang tanggung jawab, bukan koordinator suporter, bukan kepolisian,” Azrul menambahkan.
”Makanya tadi malam saya bersikeras tidak mau pulang kalau mereka tidak mau pulang,” jelasnya.
Soal adanya tarikan dan dorongan oleh suporter hingga mobil yang diangkutnya dipukul. Kata Azrul itu wajar karena suporter butuh pelampiasan.
”Saya sadar mereka punya keinginan yang harus dilampiaskan, tapi saya tetap kukuh, saya orangnya punya prinsip, saya harus melindungi orang-orang yang bekerja untuk Persebaya,” papar Azrul.
Manajemen Kecewa
Lebih lanjut, Azrul menegaskan, bukan hanya suporter yang sedih dengan situasi yang dihadapi Persebaya saat ini. Tetapi manajemen dan seluruh elemen juga ikut bersedih dan kecewa.
”Yang sedih bukan hanya suporter, siapa pun yang ada di Persebaya sangatlah sedih, siapa ingin seperti itu, tidak ada,” lanjut Azrul.
”Tapi untuk membuat keputusan terbaik tidak boleh dengan emosi,” mantan CEO Jawa Pos Grup tersebut menambahkan.
Namun, Azrul tidak terkejut dengan tekanan demi tekanan dari suporter. Karena hal yang sama sudah dialami sejak Persebaya mentas pada kompetisi Liga 2 2017.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:15
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














