BRI Super League: Mauricio Souza Bocorkan Kronologi Bersitegang dengan Gabi dan Marcos Santos usai Persija Dihabisi Arema FC

Gia Yuda Pradana | 9 Februari 2026 08:54
BRI Super League: Mauricio Souza Bocorkan Kronologi Bersitegang dengan Gabi dan Marcos Santos usai Persija Dihabisi Arema FC
Aksi Mauricio Souza pada laga Persib vs Persija pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Bola.net - Kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/26 diwarnai insiden keributan setelah pertandingan berakhir. Pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza, memberikan penjelasan terbuka terkait situasi yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/2).

Persija tampil sebagai tuan rumah pada laga Liga 1 tersebut dan harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dari Arema FC. Dua gol tim tamu dicetak oleh Gabriel Silva pada menit ke-82 dan menit ke-90+11.

Advertisement

Insiden terjadi tidak lama setelah wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Souza terlihat terlibat adu argumen dengan Gabriel Silva, yang akrab disapa Gabi, serta pelatih Arema FC, Marcos Santos.

Souza menjelaskan bahwa pertandingan sejatinya berjalan normal sebelum situasi memanas di menit-menit akhir. Menurutnya, tensi meningkat setelah gol kedua Arema FC tercipta.

"Pertandingan sebenarnya berjalan normal, mempertemukan dua tim besar yang berada dalam situasi berbeda di klasemen," ujar Souza kepada wartawan.

"Namun, saat mereka mencetak gol kedua, Gabriel melakukan tindakan yang tidak pantas. Ia menoleh ke arah saya dan bangku cadangan sambil merayakan gol dengan ekspresi mengejek," katanya menambahkan.

1 dari 3 halaman

Semakin Tersinggung

Semakin Tersinggung

Gabriel Silva, pemain asing baru Arema FC di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Souza mengaku semakin tersinggung karena memiliki hubungan masa lalu dengan Gabriel Silva. Juru taktik berumur 50 tahun itu pernah menangani Gabi saat melatih Flamengo U-20 pada periode 2017-2018.

"Bagi saya, itu adalah tindakan yang tidak menghormati, apalagi dia pernah menjadi pemain saya di tim U-20," ucap Souza.

Situasi tersebut membuat Souza bereaksi dengan meminta bantuan pemain lain untuk menenangkan keadaan. Ia telah meminta Dalberto Luan Belo untuk menegur rekan senegaranya tersebut.

"Saya bahkan langsung memanggil Dalberto dan meminta agar Gabriel diingatkan untuk menghormati lawan karena hal seperti itu tidak perlu dilakukan," kata Souza.

2 dari 3 halaman

Berdebat dengan Marcos Santos

Berdebat dengan Marcos Santos

Duel antarpemain di laga BRI Super League Persija Jakarta vs Arema FC 8 Februari 2026 (c) Bola/Abdul Aziz

Keributan tidak berhenti sampai di situ karena Souza juga terlibat perdebatan dengan pelatih Arema FC, Marcos Santos. Ia mengaitkan insiden tersebut dengan kejadian serupa yang pernah terjadi pada putaran pertama kompetisi.

"Kami sempat berdebat. Ia mengatakan tidak melakukan apa yang saya tuduhkan, sementara saya melihat jelas kejadian itu. Ia hanya perlu mengakuinya, tetapi tidak mau," tutur Souza.

"Kemudian Marcos Santos juga menunjukkan sikap sok berani, sama seperti yang pernah ia lakukan sebelumnya saat kami bermain di kandang Arema FC, ketika seluruh ofisial mereka mendatangi bangku cadangan kami."

"Saat itu, ia memaki asisten saya, Italo, dengan berbagai kata kasar. Namun, tidak masalah, semua itu bagian dari dinamika pertandingan. Selamat kepada Arema FC atas kemenangannya," imbuh Souza.

LATEST UPDATE