BRI Super League: Musim Hujan dan Dampaknya pada Latihan Persik Kediri
Gia Yuda Pradana | 13 November 2025 17:26
Bola.net - Bulan November tahun ini, musim hujan mulai mencapai puncaknya di berbagai wilayah Indonesia. Bagi Persik Kediri, kondisi ini menjadi tantangan untuk menjaga konsistensi latihan tanpa terganggu cuaca.
Kompetisi BRI Super League 2025/26 memang tengah rehat cukup panjang karena agenda FIFA Matchday pada 10-18 November. Namun, skuad Macan Putih tetap berlatih agar performa tetap stabil saat liga kembali bergulir.
Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, sudah menyiapkan langkah antisipatif. Ia berencana mengubah jam latihan agar tidak berbenturan dengan intensitas hujan di Kota Kediri yang makin sering turun.
Persik Atur Ulang Jadwal Latihan

Ong Kim Swee menjelaskan bahwa tim memiliki waktu sekitar sepuluh hari untuk mempersiapkan diri sebelum laga tandang Liga 1 melawan Persija Jakarta. Menurutnya, penyesuaian waktu latihan penting agar program berjalan maksimal.
"Kita punya waktu sekitar sepuluh hari sebelum tandang lawan Persija. Ini pertandingan penting yang harus disiapkan matang. Tentu saja kaitannya dengan waktu latihan. Saya ingin majukan jam latihan agar tak terganggu hujan," ujar Ong, dikutip dari ileague.id.
Pelatih asal Malaysia itu menilai latihan di tengah hujan deras bukan hanya menghambat kualitas sesi, tetapi juga bisa memengaruhi kesehatan pemain.
"Berlatih di bawah guyuran hujan punya dampak banyak. Selain program tak bisa berjalan ideal juga kemungkinan hujan berakibat pemain yang mengalami sakit," katanya.
Fokus pada Kebugaran dan Kondisi Tim Persik

Bagi Ong, menjaga kebugaran dan suasana tim sama pentingnya dengan taktik. Ia ingin semua pemain tetap fit, fokus, dan bersemangat menjelang laga berat melawan Persija.
"Kita butuh semua pemain dalam kondisi fit. Kita akan diskusi dan memutuskan apakah latihan dilakukan pagi hari atau tetap sore. Kita akan amati prakiraan cuaca harian Kota Kediri. Waktu mana yang cocok untuk latihan," ujarnya.
Usai hasil imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya di Gresik, para pemain sempat diliburkan selama tiga hari untuk memulihkan tenaga. Keputusan itu terbukti membawa dampak positif bagi suasana tim.
"Saya lihat semua pemain tampak fresh habis libur. Kita harus atur kondisi fisik dan psikis pemain agar terus bugar serta gembira di latihan dan pertandingan. Apalagi kita akan menghadapi tim kuat Persija," tutur Ong.
Dengan rencana latihan yang lebih fleksibel, Persik berharap bisa menjaga performa terbaiknya meski harus beradaptasi dengan cuaca yang tak menentu selama musim hujan.
Sumber: ileague.id
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- FIFA Matchday November 2025: 5 Pemain Asing BRI Super League yang Dapat Panggilan Timnas
- Madura United Resmi Tunjuk Carlos Parreira sebagai Pelatih Baru, Siap Bertarung di BRI Super League
- BRI Super League: Beckham Putra Tak Mau Kehilangan Momentum, Fokus Laga Persib Bandung Lawan Dewa United
- Frans Putros Merespon Isu Bojan Hodak Bakal Latih Timnas Indonesia: Saya Harap Dia Tetap di Persib
- BRI Super League: Persib Panen Efek Positif dari Panggung Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
LATEST UPDATE
-
Misteri Sosok Misterius di Kamp Latihan Bosnia: Benarkah Mata-Mata Italia?
Piala Dunia 31 Maret 2026, 09:59
-
Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
Piala Dunia 31 Maret 2026, 09:45
-
Mari Memuji Performa Calvin Verdonk di FIFA Series 2026
Tim Nasional 31 Maret 2026, 08:35
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 31 Maret 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56













