Cerita Hari Pertama Joko Susilo di PSG Pati: Dari Dirtek Jadi Pelatih, Tidak Punya Asisten
Asad Arifin | 15 Oktober 2021 11:19
Bola.net - Joko Susilo mengungkapkan kejadian yang dialami pada hari pertamanya bekerja di PSG Pati. Eks pelatih Persik Kediri itu mengalami beberapa momen unik, salah satunya adalah harus melatih tanpa didampingi satu pun asisten.
Saat pertama kali menangani klub milik youtuber Atta Halilintar ini pekan lalu, Joko Susilo mengaku kaget. Betapa tidak, eks arsitek Persik ini harus bekerja seorang diri.
Pasalnya, pelatih kepala dan para asisten telah mengundurkan diri dari tim berjulukan Java Army ini. Mereka antara lain Ibnu Grahan (pelatih kepala), Aris Rinaldi (pelatih kiper), Slamet Bachtiar, dan Satyo Husodo (asisten).
"Saya benar-benar terkejut saat latihan pertama untuk persiapan lawan Persijap. Pelatih dan asisten yang saya kenal telah mundur. Ya sudah, karena saya komitmen melatih PSG. Saya harus penuhi janji itu," kata Joko Susilo.
Awalnya Dirtek, Lalu Jadi Pelatih
Pria yang akrab disapa Getuk ini mengungkapkan komitmen awal masuk ke PSG sebagai Direktur Teknik (Dirtek). Itu pun atas ajakan Ibnu Grahan. Namun, skenario kemudian berubah di tengah jalan.
"Terus terang saya ke sini diajak dan diminta sahabat saya, Ibnu Grahan. Saya tak tahu apa alasan mereka mundur, karena tidak ada pelatih, saya terpaksa harus turun tangan," tutur Joko Susilo.
Mengerahkan Segenap Kemampuan
Getuk mengaku bingung. Saat kondisi kritis ini, dia pun mengeluarkan segala kemampuannya untuk menyiapkan tim melawan Persijap Jepara pada 11 Oktober lalu, di mana laga berakhir imbang 2-2 dan menjadi poin pertama bagi PSG Pati.
"Praktis saya hanya sehari melatih. Setelah itu saya tinggal ke Kediri, karena saya sudah ada janji memberi kursus singkat untuk pelatih Askot PSSI Kediri," ujar Joko Susilo.
Beban pikiran Getuk makin berat. Dalam dua laga awal PSG kalah melulu. Minggu (10/10/2021) malam, Getuk pun mengutak-atik komposisi pemain untuk menghadapi anak asuh Jaya Hartono.
"Ada beberapa pemain yang saya sudah kenal, dan ada yang belum tahu. Akhirnya saya susun komposisi terbaik. Alhamdulillah skema jalan dan kami dapat satu poin pertama. Bagi saya ini momen sangat berat. Tapi, saya pantang menyerah," ucapnya.
Disadur dari Bola.com: Gatot Susetyo/Benediktus Gerendo, 14 Oktober 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Link Live Streaming Seri Kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Vidio Pekan Ini, 15-17 Oktober 2021
Prediksi BRI Liga 1: PSS Sleman vs Barito Putera 15 Oktober 2021
Prediksi BRI Liga 1: PSIS Semarang vs Persik Kediri 15 Oktober 2021
Jadwal dan Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini, Jumat 15 Oktober 2021
Iwan Setiawan: Choirul Huda Lambang Loyalitas dan Komitmen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
6 Pelajaran Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Ferran Torres Jadi Pahlawan
Piala Dunia 20 Juli 2026, 10:29
-
Jurgen Klopp Konfirmasi Bakal Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 20 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
-
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Italia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 12:18
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











