David da Rocha Bantah Dipecat dari PSM Makassar
Editor Bolanet | 3 April 2012 04:05
- Setelah tidak berkostum PSM Makassar, gelandang David da Rocha ini telah resmi berlabuh di klub Persija Jakarta IPL. David yang awalnya bungkam soal pengunduran dirinya dari PSM akhirnya mau buka mulut.
Pemain asal Brasil tersebut risih disebut-sebut sebagai pemain yang terbuang di PSM dan membantah telah dipecat oleh manajemen PSM. Menurutnya, Ia pergi atas permintaannya sendiri. Alasan utama, PSM kurang peduli padanya.
Saya yang minta keluar. Jika saya dianggap jelek pasti sudah lama saya tidak dipakai. Tapi, saya kecewa karena saat saya sakit, saya tidak pernah dipahami. Tidak pernah dijenguk, makanya saya keluar, ungkapnya.
Manajemen PSM mencoret David karena dinilai tidak mampu menunjukkan kualitasnya. Bahkan ia disebut-sebut kalah bersaing dengan pemain lokal PSM Makassar. Namun, anggapan itu langsung dibantah oleh David.
Kalau saya jelek, kenapa bisa langsung dapat klub? Saya belum habis, teman, ujarnya.
David bercerita bahwa saat mengajukan pengunduran diri, rekan-rekannya di PSM, Manajemen, sampai CEO PSM, Rully Habibie sempat menahannya. Ia juga menuding pelatih Petar Segrt, tidak pernah memahami kondisinya.
Saat mengungkapkan bahwa dirinya sedang cedera dan butuh waktu penyembuhan serta dimotivasi, malah Petar tidak mempedulikannya. Karena tidak cocok lagi dengan pelatih. Lagipula, kalau PSM pecat saya, ada uang untuk membayar sisa kontrak saya sampai Oktober, tegas David.
Kegalauan David akhirnya terobati karena telah menjadi bagian dari skuad Persija Jakarta. Bahkan jasanya bisa langsung dimanfaatkan kala tim asal ibu kota itu menghadapi pertandingan pertama putaran kedua IPL. (nda/dzi)
Pemain asal Brasil tersebut risih disebut-sebut sebagai pemain yang terbuang di PSM dan membantah telah dipecat oleh manajemen PSM. Menurutnya, Ia pergi atas permintaannya sendiri. Alasan utama, PSM kurang peduli padanya.
Saya yang minta keluar. Jika saya dianggap jelek pasti sudah lama saya tidak dipakai. Tapi, saya kecewa karena saat saya sakit, saya tidak pernah dipahami. Tidak pernah dijenguk, makanya saya keluar, ungkapnya.
Manajemen PSM mencoret David karena dinilai tidak mampu menunjukkan kualitasnya. Bahkan ia disebut-sebut kalah bersaing dengan pemain lokal PSM Makassar. Namun, anggapan itu langsung dibantah oleh David.
Kalau saya jelek, kenapa bisa langsung dapat klub? Saya belum habis, teman, ujarnya.
David bercerita bahwa saat mengajukan pengunduran diri, rekan-rekannya di PSM, Manajemen, sampai CEO PSM, Rully Habibie sempat menahannya. Ia juga menuding pelatih Petar Segrt, tidak pernah memahami kondisinya.
Saat mengungkapkan bahwa dirinya sedang cedera dan butuh waktu penyembuhan serta dimotivasi, malah Petar tidak mempedulikannya. Karena tidak cocok lagi dengan pelatih. Lagipula, kalau PSM pecat saya, ada uang untuk membayar sisa kontrak saya sampai Oktober, tegas David.
Kegalauan David akhirnya terobati karena telah menjadi bagian dari skuad Persija Jakarta. Bahkan jasanya bisa langsung dimanfaatkan kala tim asal ibu kota itu menghadapi pertandingan pertama putaran kedua IPL. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Uruguay vs Cape Verde: Kevin Pina
Piala Dunia 22 Juni 2026, 07:20
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













