Noah Sadiki dan Arthur Masuaku Siap Lanjutkan Misi RD Kongo Saat Tantang Kolombia

Noah Sadiki dan Arthur Masuaku Siap Lanjutkan Misi RD Kongo Saat Tantang Kolombia
Noah Sadiki dan Arthur Masuaku (c) Official Sunderland

Bola.net - Republik Demokratik Kongo datang ke matchday kedua Grup K Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang jauh lebih besar dibandingkan saat turnamen dimulai. Setelah dianggap sebagai tim underdog, Leopards berhasil mencuri perhatian lewat hasil imbang 1-1 melawan Portugal, salah satu favorit di grup ini.

Hasil tersebut bukan sekadar tambahan satu poin. Bagi RD Kongo, itu adalah poin pertama dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia sekaligus penanda bahwa mereka mampu bersaing melawan tim-tim elite dunia.

Kini tantangan berikutnya sudah menanti. Pada laga kedua Grup K, RD Kongo akan menghadapi Kolombia dalam duel yang digelar Rabu (24/6/2026) pukul 09.00 WIB.

Kolombia datang dengan modal kemenangan 3-1 atas Uzbekistan, sementara RD Kongo berusaha menjaga momentum setelah hasil bersejarah kontra Portugal.

Di tengah persiapan menghadapi wakil Amerika Selatan tersebut, perhatian kembali tertuju pada dua pemain Sunderland, Noah Sadiki dan Arthur Masuaku.

Keduanya memberikan kontribusi penting saat menghadapi Portugal dan diperkirakan kembali menjadi bagian penting dalam rencana Sebastien Desabre.

Noah Sadiki Bawa Energi Baru dari Bangku Cadangan

Noah Sadiki (c) Official SunderlandNoah Sadiki (c) Official Sunderland

Noah Sadiki tidak tampil sejak menit pertama saat RD Kongo menghadapi Portugal. Namun ketika diturunkan pada babak kedua, gelandang berusia 21 tahun itu mampu memberikan tambahan energi di lini tengah.

Masuknya Sadiki membantu RD Kongo mempertahankan intensitas permainan ketika Portugal terus berusaha mencari gol kemenangan. Kehadirannya membuat lini tengah Leopards tetap mampu bersaing dalam duel-duel penting pada fase akhir pertandingan.

Peran seperti itu bukan hal baru bagi pemain Sunderland tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Sadiki berkembang menjadi salah satu gelandang muda paling menjanjikan yang dimiliki RD Kongo.

Kemampuannya menjaga bola, membantu transisi, dan bermain di bawah tekanan membuatnya menjadi salah satu opsi penting bagi Desabre.

Arthur Masuaku Tunjukkan Pengaruh Besarnya

Arthur Masuaku (c) Official SunderlandArthur Masuaku (c) Official Sunderland

Jika Sadiki memberikan energi dari lini tengah, Arthur Masuaku menunjukkan pengaruhnya melalui pengalaman dan kualitas yang dimilikinya di sisi kiri lapangan.

Bek Sunderland tersebut memainkan peran penting dalam momen bersejarah RD Kongo saat menghadapi Portugal. Umpan silangnya berhasil dimaksimalkan Yoane Wissa menjadi gol penyeimbang yang sekaligus menjadi gol pertama RD Kongo dalam sejarah Piala Dunia.

Kontribusi itu kembali menegaskan pentingnya Masuaku bagi skuad Leopards. Pada usia 32 tahun, ia tetap menjadi salah satu pemain yang paling berpengalaman dalam tim.

Selain kontribusi teknis, Masuaku juga memiliki peran sebagai pemimpin di dalam skuad. Kehadirannya membantu menjaga ketenangan tim ketika menghadapi situasi sulit, seperti yang terlihat saat Portugal unggul lebih dulu pada laga pembuka.

Kolombia Jadi Ujian Berikutnya bagi Leopards

Meski sukses menahan Portugal, pekerjaan RD Kongo masih jauh dari selesai. Grup K tetap terbuka dan hasil pertandingan melawan Kolombia bisa sangat menentukan peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur.

Kolombia saat ini berada dalam posisi yang lebih nyaman setelah mengawali turnamen dengan kemenangan atas Uzbekistan. Tim asuhan Nestor Lorenzo bahkan berpeluang mengamankan tiket ke babak berikutnya lebih cepat apabila mampu meraih hasil positif pada laga ini.

Meski begitu, performa RD Kongo saat menghadapi Portugal membuat mereka tidak lagi dipandang sebagai peserta pelengkap. Organisasi pertahanan yang disiplin serta efektivitas serangan balik menjadi modal yang bisa kembali merepotkan lawan.