Di Balik Sanksi Maskot Persebaya, Manajer: Hanya Tuhan dan Komdis yang Tahu
Ari Prayoga | 20 Mei 2018 08:30
Bola.net - - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk pertama kalinya menjatuhi sanksi terhadap maskot sebuah tim. Maskot yang mendapat sanksi tersebut adalah milik Persebaya Surabaya yang lebih dikenal dengan sebutan Jojo dan Zoro.
Jojo merepresentasikan buaya, sedangkan Zoro mewakili ikan hiu. Buaya dan Hiu merupakan hewan yang identik dengan Kota Surabaya.
Jojo dan Zoro mendapat sanksi larangan masuk stadion sebanyak 4 kali pertandingan dengan dakwaan telah mengacungkan jari kepada pemain Arema FC.
Adanya hukuman terhadap Jojo dan Zoro ini terbilang aneh, sebab untuk pertama kalinya ada maskot yang disanksi komdis. Apalagi kejadian tersebut tidak dijelaskan secara rinci di dalam regulasi.
Saya merasa hanya Tuhan dan komdis yang tahu, ungkap Manajer Persebaya, Chairul Basalama menanggapi hukuman terhadap Jojo dan Zoro.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Abud ini berusaha untuk berfikir positif atas sanksi terhadap maskot timnya. Bahkan ia menganggap hukumab untuk Jojo dan Zoro adalah bukti bahwa maskot Persebaya diperhatikan.
Saya berharap Jojo dan Zoro tetap semangat, karena sanksi dan sebagainya adalah pelajaran, kalau tidak begini kita tidak tahu, imbuh Abud.
Jojo dan Zoro keren juga jadi perhatian nasional. Tapi mungkin bagus Jojo dan Zoro mengawali, nanti maskot yang lain jadi tidak bandel, sambungnya.
Dikatakan Abud, kehadiran Jojo dan Zoro di stadion sebenarnya sebagai ice breakers, yang kemudian mendapat sambutan positif dari semua pihak. Dan apa yang dilakukan pada laga kontra Arema FC lebih karena terbawa situasi pertandingan yang tegang.
Kalau kemarin memang tensinya luar biasa, apalagi pertandingan kemarin sudah lama tidak ketemu, kita juga memahami keadaan kemarin berbeda, jelasnya.
Ia pun meyakini pada pertandingan-pertandingan berikutnya melawan Arema FC kondisi itu tidak akan terulang. Apalagi belakangan banyak muncul koreo-koreo suporter yang bagus dan juga psywar yang semakin keren.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



