Dibujuk Ansar, Denyz Saprianto Bertahan di PSM
Editor Bolanet | 17 Oktober 2012 20:40
- Kiper kedua PSM Makassar musim lalu, Denyz Saprianto, memutuskan untuk menolak pinangan Persiba Balikpapan. Keputusan ini sekaligus mematahkan ancamannya belakangan ini yang ingin hengkang jika manajemen tidak juga memperjelas kontrak pemain secepatnya.
Padahal, kiper pemilik jersey nomor 25 di PSM itu akan dihargai sekitar Rp 400 juta per musim. Meski nilai tersebut dianggap cukup bagus, tapi penjaga gawang asal Padang, Sumatera Barat, mengaku ingin bertahan di PSM musim depan jika memang dipertahankan.
Keputusan Denyz bertahan di PSM, tak lepas dari peran Ansar Abdullah. Asisten pelatih tersebut memberi keyakinan masa depan Denyz di skuad Pasukan Ramang.
Saya masih ingin tetap di PSM. Saya sudah putuskan akan memperkuat PSM musim depan karena sudah betah di Makassar. Saya senang sekali dilatih oleh pelatih-pelatih yang sangat baik dan profesional seperti coach Ansar Abdullah, ujar Denyz.
Apalagi, ia melihat manajemen sudah mulai membuka jalur komunikasi yang positif kepada pemain. Ia sudah mengetahui jika CEO Rully Habibie menemui para pemain di Makassar hari ini, Rabu (17/10).
Tapi, karena masih berada di Padang, Denyz belum sempat bertemu Rully. Ia mengaku masih menunggu panggilan manajemen dan pelatih. Kalau sudah dipanggil, saya akan ke Makassar, katanya. (nda/dzi)
Padahal, kiper pemilik jersey nomor 25 di PSM itu akan dihargai sekitar Rp 400 juta per musim. Meski nilai tersebut dianggap cukup bagus, tapi penjaga gawang asal Padang, Sumatera Barat, mengaku ingin bertahan di PSM musim depan jika memang dipertahankan.
Keputusan Denyz bertahan di PSM, tak lepas dari peran Ansar Abdullah. Asisten pelatih tersebut memberi keyakinan masa depan Denyz di skuad Pasukan Ramang.
Saya masih ingin tetap di PSM. Saya sudah putuskan akan memperkuat PSM musim depan karena sudah betah di Makassar. Saya senang sekali dilatih oleh pelatih-pelatih yang sangat baik dan profesional seperti coach Ansar Abdullah, ujar Denyz.
Apalagi, ia melihat manajemen sudah mulai membuka jalur komunikasi yang positif kepada pemain. Ia sudah mengetahui jika CEO Rully Habibie menemui para pemain di Makassar hari ini, Rabu (17/10).
Tapi, karena masih berada di Padang, Denyz belum sempat bertemu Rully. Ia mengaku masih menunggu panggilan manajemen dan pelatih. Kalau sudah dipanggil, saya akan ke Makassar, katanya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alfredo Vera Ingatkan Dampaknya Jika Kompetisi Berhenti Lebih Lama
Bola Indonesia 27 November 2020, 01:30
-
Alfredo Vera: Maradona Membuka Jalan Bagi Pemain dan Pelatih dari Argentina
Bola Indonesia 26 November 2020, 18:20
-
Muncul Rencana Liga 2 Keluar dari PT LIB dan Ganti Dikelola PT LIM
Bola Indonesia 3 Juni 2020, 18:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













